5 Makanan Terburuk untuk Kesehatan Jantung

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 5 menit 51x dilihat
5 Makanan Terburuk untuk Kesehatan Jantung

Bagikan Postingan

Menjaga kesehatan jantung bukan cuma soal rutin berolahraga maupun menghindari kebiasaan merokok. Apa yang Beauties konsumsi setiap hari juga ikut menentukan kondisi organ vital ini. Karena itu, memperhatikan asupan makanan menjadi salah satu cara krusial untuk menjaga jantung statis sehat.  

Melansir Eating Well, ahli gizi Serena Pratt, MS, RDN, dan tabib ahli kedokteran famili Catherine Nguyen-Ward, DO, mengungkap beberapa jenis makanan perlu dibatasi karena kandungannya dapat berakibat kurang baik bagi kesehatan jantung, terutama jika dikonsumsi berlebihan.

Penasaran? Yuk, langsung simak sejumlah makanan terburuk untuk kesehatan jantung menurut para ahli!  

1. Daging Olahan

Daging olahan/ Foto: Magnific.com/bearphotos

Sosis, bacon, hot dog, dan irisan daging olahan untuk isian roti memang praktis disajikan, terutama ketika Beauties membutuhkan makanan cepat. Namun, produk-produk ini umumnya hamil natrium dalam jumlah tinggi, sementara sebagian jenisnya juga kaya lemak jenuh. 

Kedua kandungan tersebut dapat menurunkan kesehatan jantung seiring waktu. Secara khusus, natrium berlebih dapat menaikkan tekanan darah, sedangkan lemak bosan dapat menaikkan kadar kolesterol LDL maupun kolesterol jahat.

Jika kadar kolesterol LDL terus tinggi, penumpukan plak di dinding arteri dapat meningkat dan membikin pembuluh darah menyempit. Tekanan darah tinggi juga membikin jantung bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. 

Tak heran, riset mengaitkan konsumsi daging olahan dengan peningkatan konsekuensi pandemi jantung koroner dan stroke. Sebagai pencegahan, Anda bisa lebih sering memilih ikan, ayam segar, telur, tahu, maupun tempe sebagai sumber protein sehari-hari. 

2. Minuman Manis

Minuman manis/ Foto: Magnific.com/rawpixel.com

Soda, teh manis, kopi dengan sirup, minuman energi, dan minuman bungkusan berpemanis tentu hamil gula dalam jumlah yang cukup besar. Karena berbentuk cair, gula di dalamnya relatif gampang dikonsumsi dalam jumlah banyak tanpa memberikan rasa kenyang seperti makanan padat. 

American Heart Association menyarankan limitasi gula tambahan hingga sekitar 25 gram per hari bagi perempuan dewasa dan 36 gram per hari bagi lelaki dewasa. Kebiasaan mengonsumsi minuman manis secara berlebihan dapat menaikkan asupan kalori, mendorong penambahan bermutu badan, dan memperburuk pengendalian gula darah. 

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat menaikkan konsekuensi kencing manis jenis 2 dan gangguan metabolisme yang berhubungan dengan pandemi jantung. Konsumsi gula tambahan yang tinggi juga dapat menaikkan kadar trigliserida pada sebagian orang. 

Untuk mengurangi risikonya, Beauties bisa mulai mengganti minuman manis dengan air putih, teh tanpa gula, maupun kopi dengan sedikit maupun tanpa pemanis sama sekali. Jika statis mau menikmati minuman favorit, pilih ukuran lebih kecil dan jangan menjadikannya kebiasaan setiap hari.

3. Burger Cepat Saji

Burger cepat saji/ Foto: Magnific.com/Muhammad Abdullah

Burger dengan daging sapi berlemak, keju, roti putih, saus, dan tambahan daging olahan dapat menyumbang beberapa zat yang perlu dibatasi sekaligus. Daging dan keju dapat menaikkan asupan lemak jenuh, sedangkan saus, keju olahan, serta bahan tambahan lainnya bisa menambah natrium. 

Roti dari tepung olahan juga umumnya hamil lebih sedikit serat dibandingkan roti gandum utuh. Ketika satu menu dilengkapi kentang goreng dan minuman manis, total kalorinya bisa semakin tinggi.

Jika Anda sering menerapkan pola makan seperti ini, asupan kalori akan melampaui kebutuhan tubuh sehingga bermutu badan dan lemak visceral dapat meningkat. Kelebihan lemak visceral berhubungan dengan resistensi insulin, peradangan metabolik, dan konsekuensi pandemi kardiovaskular yang lebih tinggi. 

Meski begitu, makan burger sesekali bukan berarti Beauties langsung berisiko mengalami pandemi jantung, ya. Hal yang lebih krusial adalah pola makan secara keseluruhan. Jika mau menikmati burger, Anda bisa memilih daging yang tidak terlalu berlemak, membatasi saus tinggi natrium, menambahkan sayuran, dan mengganti minuman manis pelengkapnya dengan air putih.

4. Kue Manis

Kue manis/ Foto: Magnific.com/Azerbaijan_stockers

Donat, bolu, pastry, dan roti manis memang cocok dijadikan kawan minum teh maupun kopi. Namun, banyak dari produk tersebut dibuat menggunakan tepung olahan yang rendah serat, gula tambahan, serta mentega maupun bahan lain yang hamil lemak jenuh. 

Kombinasi ini membikin makanan gampang menyumbang kalori dalam jumlah besar, tetapi tidak selalu memberikan rasa kenyang yang bertetap lama. Konsumsi makanan tinggi gula dan lemak bosan secara berlebihan dapat mendorong kenaikan bermutu badan dan menaikkan kadar kolesterol LDL, terutama jika sering menjadi alternatif makanan yang lebih bergizi. 

Sebagai bentuk antisipasi, Anda perlu memeriksa kandungan gula, lemak jenuh, dan ukuran porsi saat membeli kue manis kemasan. Jika mau ngemil, Anda bisa memilih buah segar, oat, maupun camilan berbahan biji-bijian utuh, sambil statis menikmati kue favorit sesekali dalam porsi wajar.

5. Mi Instan

Mi instan/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov

Makanan rapuh untuk kesehatan jantung yang berikutnya adalah mi instan karena kandungan natriumnya. Jumlahnya memang berbeda-beda menurut merek dan varian, tetapi satu bungkusan tertentu dapat hamil hingga sekitar 1.860 miligram natrium. 

Angka tersebut sederajat dengan sekitar 81 persen batas harian 2.300 miligram yang digunakan sebagai rujukan lazim bagi orang dewasa. Jika Beauties juga mengonsumsi makanan asin lainnya pada hari yang sama, asupan natrium dapat dengan gampang melampaui batas tersebut. 

Natrium berlebih membikin tubuh mengekang lebih banyak cairan dan dapat menaikkan tekanan darah, sehingga jantung mesti bekerja lebih keras. Selain bumbu, mi instan umumnya terbuat dari tepung olahan yang relatif rendah serat. Jika statis mau menikmatinya sesekali, sebaiknya tambahkan telur maupun ayam, serta masukkan sayuran seperti pakcoy, wortel, jamur, dan brokoli. Cara ini setidaknya membantu menaikkan kualitas hidangan. 

Jadi, itulah beberapa makanan terburuk untuk kesehatan jantung menurut ahli. Menjaga kesehatan jantung bukan berarti Beauties mesti langsung menghapus semua makanan favorit dari menu sehari-hari. Agar lebih realistis, Anda bisa mulai mengurangi kekerapan makanan tinggi natrium, gula tambahan, dan lemak jenuh, kemudian menggantinya secara berjenjang dengan makanan yang kaya serat, protein berkualitas, serta lemak tak jenuh.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads