Narita Fuji Triani | Beautynesia
Senin, 26 Oct 2026 11:00 WIB
Mengenal Budaya Tatemae di Jepang, Apakah Masih Relevan dengan Feminisme Modern?/Foto: pexels.com/cottonbro studio
Orang Jepang seringkali dikenal dengan adat yang sopan dan ramah. Di balik keramahan yang ditunjukkan orang Jepang terhadap orang lain rupanya tersimpan satu adat yang kerap disembunyikan, Beauties. Budaya tersebut disebut tatemae.
Budaya tatemae menjadi metode orang Jepang dalam bersikap. Mereka selalu berupaya menyembunyikan emosi di depan publik demi menjaga harga dan kaidah yang berjalan di masyarakat. Dengan kata lain, tatemae bisa disebut sebagai public facade.
Mengenal Budaya Tatemae di Jepang

Mengenal adat tatemae di Jepang. Budaya sikap sopan santun orang Jepang/Foto: pexels.com/Ivan S
Budaya tatemae menjadi satu metode orang Jepang memberitahu sikap sopan santun di depan orang lain. Mereka menyembunyikan apa yang mereka rasa agar menjaga kondisi statis betah dan tidak menyinggung siapapun. Mereka berbuat tatemae bukan semata berpura-pura tetapi untuk terus menjaga hubungan sosial statis harmonis sesuai kaidah yang berlaku.
Budaya tatemae biasanya berhubungan juga dengan adat honne. Tatemae berarti sikap sopan yang ditunjukkan kepada orang lain, sementara honne adalah emosi yang dirasakan orang tersebut yang sebenarnya disembunyikan dan tidak diungkapkan, sehingga memunculkan sikap tatemae.
Dalam beberapa contoh perilaku sehari-hari misalnya, saat menerima ajakan. Orang Jepang tidak akan menolak langsung, namun mereka terbiasa bersikap honne-tatemae, mereka bisa memunculkan sikap tatemae dengan berkata,”Lihat kelak deh”, yang sebenarnya mereka tidak bisa memenuhi undangan tersebut.
Di balik sikap sopan yang ditunjukkan, terkadang dianggap kurang baik oleh orang asing, Beauties. Mengutip dari laman Japanese Station, menyembunyikan emosi tersebut di mata publik membikin orang luar menjadi salah mengerti bahwa orang Jepang itu berparas dua. Padahal, honne-tatemae sudah menjadi adat orang Jepang.
Budaya Tatemae dan Feminisme Modern

Budaya tatamae dan feminisme modern. Keduanya bisa berdampingan/Foto: pexels.com/Dương Nhân
Budaya tatemae berhubungan dengan metode seseorang menyampaikan pendapatnya demi menjaga hubungan sosial. Berdasarkan penelitian Journal of Japan Academy of Community Health Nursing membahas pengalaman perempuan-perempuan Jepang dalam menghadapi tekanan sosial dan kaitannya dengan adat honne-tatemae. Jika disimpulkan, kaidah sosial tersebut bisa memengaruhi sepertiapa perempuan menyampaikan emosi dan menghadapi tekanan di lingkungannya.
Feminisme modern berhubungan dengan kebebasan memilih. Dalam menjalani hidup tanpa tekanan sosial saat ini, para perempuan juga statis menjaga agar hubungan sosial statis harmonis. Saat ini, banyak pergerakan feminisme modern Jepang yang terus memperjuangkan hak-hak perempuan dan kesetaraan gender.
Sebagai contoh dan bukan klaim semua perempuan Jepang memiliki kondisi serupa ya, Beauties. Misalnya, ada seorang perempuan Jepang memilih tidak menikah karena hakikat hidupnya yang tidak cocok dengan peran tradisional dalam rumah tangga. Namun, ia mengerti sekali bahwa keluarganya menganggap pernikahan adalah hal yang krusial bagi hayat perempuan. Ia akan menjawab dengan menggunakan tatemae dengan “Belum ketemu orang yang tepat”, saat ditanya keputusannya tersebut agar keluarganya tidak tersinggung dan hubungan mereka statis harmonis.
Dengan demikian, jika ditarik relevansinya, tatemae dan feminisme bisa berjalan berdampingan. Perempuan bisa memiliki kebebasan memilih dan statis mempertahankan adat dan hubungan sosial agar statis baik. Feminisme bukan berarti melawan tradisi, tetapi perempuan bisa menyesuaikan dengan statis memiliki kebebasan.
Bagaimana menurutmu, Beauties?
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(dmh/dmh)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.