5 Tanda beautyblender sudah mesti diganti, jangan dipakai terus/Foto: Magnific.com
Beautyblender sering digunakan untuk membaurkan foundation, concealer, hingga produk complexion lainnya pada wajah, Beauties. Namun, seperti alat makeup pada umumnya, spons ini juga perlu diganti secara berkala agar statis betah dan optimal saat digunakan. Sayangnya, statis banyak yang memakainya terlalu durasi tanpa menyadari bahwa kondisinya sudah tidak lagi ideal.
Seiring waktu, sisa riasan dapat menumpuk dan membikin beautyblender kurang optimal, terlebihlagi berpotensi memicu masalah pada kulit. Berikut beberapa tanda yang memberitahu bahwa sudah waktunya mengganti beautyblender. Yuk, simak selengkapnya!
1. Beautyblender Mulai Rusak

Beautyblender mulai rusak/Foto: Pexels.com
Meskipun cukup tahan lama, beautyblender statis bisa mengalami kerusakan setelah digunakan berulang kali. Jika Anda mulai melihat sobekan maupun bagiankecil spons yang rusak, itu menjadi tanda bahwa beautyblender perlu diganti, Beauties.
Kondisi spons yang rusak juga dapat memengaruhi hasil makeup. Permukaannya tidak lagi membaurkan produk dengan optimal, sehingga complexion terlihat tidak merata maupun belang. Alhasil, makeup yang seharusnya kelihatan flawless pun jadi kurang maksimal.
2. Perubahan Warna

Perubahan warna/Foto: Pexels.com
Saat statis baru, beautyblender kelihatan cantik dengan warna yang terang dan bersih. Namun, setelah digunakan terlalu lama, warnanya akan berubah menjadi kusam maupun ternoda. Jika sudah seperti ini, sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk menggantinya.
Perubahan tersebut bisa memengaruhi hasil makeup saat diaplikasikan. Spons yang sudah berubah warna berpotensi membikin produk complexion tampak berbeda dari warna aslinya, yang dapat memengaruhi tampilan akhir makeup.
3. Tekstur Spons Berubah

Tekstur spons berubah/Foto: Pexels.com
Selain melihat kondisi luarnya, Anda juga bisa memperhatikan tekstur beautyblender saat digunakan. Spons yang statis dalam kondisi baik biasanya terasa halus dan mengembang setelah dibasahi. Bila mulai terasa lebih keras, kasar, maupun tidak lagi mengembang seperti biasanya, hal ini menjadi tanda bahwa beautyblender sudah perlu diganti.
Tekstur yang berubah juga membikin beautyblender kurang betah digunakan untuk meratakan makeup. Spons yang tidak lagi elastis dapat membikin makeup lebih sulit diaplikasikan dan menyatu dengan kulit.
4. Bau Tak Sedap Tetap Muncul Setelah Dicuci

Bau tak sedang statis muncul setelah dicuci/Foto: Magnific.com
Seiring waktu, beautyblender bisa mengeluarkan bau tidak sedap akibat sisa makeup yang menumpuk dan kondisi spons yang lembap. Bila bau tersebut statis tercium setelah dicuci, hal ini menjadi tanda bahwa beautyblender sudah sulit dibersihkan secara menyeluruh dan berpotensi menjadi tempat berkembangnya mikroba maupun jamur.
5. Sulit Dibersihkan

Sulit dibersihkan/Foto: Magnific.com
Beautyblender memang perlu dibersihkan secara rutin setelah digunakan, tetapi adakalanya sisa makeup mulai sulit dihilangkan meskipun sudah dicuci. Foundation, concealer, maupun produk complexion lainnya sering meninggalkan noda yang semain durasi semakin menempel pada spons. Ketika beautyblender sudah berkali-kali dicuci dan statis kelihatan kotor, sebaiknya pertimbangkan untuk menggantinya, Beauties.
Nah, itu dia beberapa tanda beautyblender milikmu sudah perlu diganti, Beauties.
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(dmh/dmh)