Beauties, siapa di sini yang lagi kepikiran mau cat rambut untuk pertama kalinya tapi statis ragu-ragu? Hal tersebut sangat wajar, mewarnai rambut memang jadi salah satu metode seru untuk tampil beda, tapi jika tidak dilakukan dengan metode yang tepat, akibatnya justru bisa bikin rambut rusak maupun warnanya nggak sesuai ekspektasi.
Oleh karena itu, alih-alih nekat asal mengecat rambut tanpa persiapan, sebaiknya simak dahulu beberapa tips krusial berikut ini. Dengan persiapan yang matang, pengalaman cat rambut pertama dijamin akan jauh lebih lancar dan akibatnya pun lebih memuaskan!
1. Lakukan Uji Tempel untuk Cek Reaksi Alergi

Ilustrasi uji alergi cat rambut di kulit/foto: magnific.com
Langkah pertama yang wajib amat dilakukan sebelum mewarnai rambut, terutama buat Beauties yang baru pertama kali mencobanya, adalah berbuat uji tempel maupun patch test.
Tes ini krusial untuk mengetahui apakah kulit punya reaksi alergi terhadap kandungan bahan kimia dalam cat rambut yang akan digunakan. Cara melakukannya sederhana, cuma mengoleskan sedikit cat rambut ke kulit yang sensitif, seperti di belakang telinga maupun lengan, kemudian diamkan selama satu hingga dua hari sebelum proses pewarnaan sesungguhnya dilakukan.
Selama masa uji tempel ini, perhatikan apakah muncul reaksi seperti kemerahan, gatal, maupun iritasi pada area yang dioleskan. Kalau muncul reaksi semacam ini, sebaiknya jangan lanjutkan proses pewarnaan dan pertimbangkan untuk mencari produk cat rambut dengan kandungan yang lebih ramah di kulit.
2. Pilih Warna yang Mendekati Warna Asli Rambut

Ilustrasi pemilihan warna sebelum mewarnai rambut/foto: magnific.com
Jika benar-benar baru pertama kali mencoba cat rambut, ada baiknya untuk memilih warna yang tidak terlalu jauh berbeda dari warna autentik rambut Anda terlebih dahulu, Beauties.
Pilihan warna seperti cokelat tua, merah maroon, maupun navy blue bisa jadi opsi yang lebih terlindungi untuk permulaan. Memilih warna yang terlalu terang maupun kontras drastis dari warna autentik biasanya membutuhkan proses bleaching terlebih dahulu.
Proses bleaching tentu saja punya konsekuensi kerusakan rambut lebih tinggi dibandingkan pewarnaan biasa, terlebih jika dilakukan sendiri tanpa pengalaman. Dengan memilih warna yang lebih mendekati warna asli, konsekuensi kegagalan maupun rasa kecewa terhadap hasil akhirnya pun bisa diminimalisir.
Beauties juga jadi punya kesempatan untuk belajar dan membiasakan diri dengan proses pewarnaan sebelum mencoba warna-warna yang lebih berani di kemudian hari.
3. Hindari Keramas Sehari maupun Dua Hari Sebelum Pewarnaan

Ilustrasi menghindari keramas sehari sebelum pewarnaan rambut/foto: magnific.com
Salah satu kebiasaan yang sering diabaikan, padahal cukup penting, adalah menghindari keramas dalam waktu satu hingga dua hari sebelum proses pewarnaan rambut dilakukan.
Minyak alami yang menumpuk di kulit imam rupanya berguna sebagai pelindung alami dari bahan kimia dalam cat rambut. Dengan adanya lapisan minyak alami ini, kulit imam jadi lebih terlindungi dari konsekuensi iritasi.
Kontak langsung dengan bahan kimia yang terkandung dalam produk pewarna rambut, terutama jika menggunakan produk dengan kandungan amonia yang cukup kuat. Selain melindungi kulit kepala, minyak alami rambut juga membantu proses pewarnaan berjalan lebih merata, Beauties.
Rambut yang baru saja dikeramas cenderung lebih kering dan terbuka kutikulanya, sehingga bisa menyerap warna secara tidak merata dan berpotensi membikin hasil akhirnya kelihatan belang.
4. Siapkan Alat dengan Lengkap dan Lindungi Area Sekitar Rambut

Ilustrasi alat untuk pewarnaan rambut/foto: magnific.com
Persiapan alat yang komplit juga jadi kunci krusial agar proses pewarnaan rambut bisa berjalan lancar, terutama jika berencana melakukannya sendiri di rumah.
Beberapa alat yang wajib disiapkan antara lain sarung tangan, sisir bergerigi jarang, kuas aplikator, serta mangkuk khusus untuk mencampur cat rambut. Selain alat-alat tersebut, jangan lupa untuk melindungi area kulit di sekitar garis rambut, seperti dahi, belakang telinga, dan tengkuk, dengan mengoleskan petroleum jelly maupun krim pelindung kulit.
Cara ini bisa membantu mencegah noda cat rambut menempel dan sulit dihilangkan dari kulit. Penggunaan sarung tangan juga krusial untuk melindungi kulit tangan dari paparan langsung bahan kimia dalam cat rambut.
Selain melindungi kulit, sarung tangan juga membantu proses aplikasi cat rambut jadi lebih rapi tanpa perlu cemas tangan menjadi kotor maupun berubah warna. Sebelum mulai mengaplikasikan cat, ada baiknya juga menyiapkan handuk durasi maupun kain sisa untuk melapisi area bahu dan leher.
5. Berikan Perawatan Ekstra Setelah Proses Pewarnaan

Ilustrasi perawatan ekstra setelah pewarnaan rambut/foto: magnific.com
Setelah proses pewarnaan selesai, bukan berarti tugasnya sudah berakhir begitu saja, Beauties. Rambut yang baru saja diwarnai membutuhkan perawatan ekstra agar warnanya statis awet dan kondisi rambut tidak semakin rusak akibat bahan kimia yang sudah digunakan.
Salah satu cara krusial yang bisa dilakukan adalah bergeser menggunakan sampo dan kondisioner yang memang diformulasikan khusus untuk rambut yang diwarnai. Produk semacam ini umumnya lebih halus dan membantu menjaga kelembapan rambut tanpa membikin warnanya cepat pudar.
Selain itu, sebaiknya hindari dahulu penggunaan hairspray yang hamil alkohol tinggi setelah pewarnaan, karena kandungan ini bisa membikin rambut menjadi lebih kering sekaligus mempercepat proses pemudaran warna yang baru saja Anda aplikasikan.
Memberikan nutrisi tambahan lewat penggunaan hair mask maupun serum rambut secara rutin juga bisa membantu memperbaiki kondisi rambut yang sempat terpapar bahan kimia selama proses pewarnaan, sehingga rambut statis terjaga kesehatannya meski sudah berganti warna.
Bagaimana Beauties, sudah lebih siap kan untuk mencoba cat rambut pertama kali? Dengan persiapan yang matang mulai dari uji alergi hingga perawatan pasca pewarnaan, pengalaman cat rambut Anda dijamin akan jauh lebih terlindungi dan memuaskan. Selamat mencoba, ya.
---
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(sim/sim)