Orang yang memiliki IQ tinggi tidak jarang dikaitkan dengan kapasitas akademik dan prestasi yang menonjol. Namun dalam psikologi, IQ orang tinggi juga dapat kelihatan dari bahasa tubuh mereka.
Bahasa tubuh orang dengan tingkat IQ seseorang ini, dapat berhubungan dengan metode mereka merespon lawan bicara maupun situasi di sekitarnya melalui bahasa tubuh. Bahasa tubuh dapat mencakup kontak mata, nada suara, gestur badan, dan statis banyak lagi.
6 Bahasa tubuh orang dengan IQ tinggi
Apabila Bunda penasaran apa saja ciri khas orang IQ tinggi berdasarkan bahasa tubuhnya, yuk simak keterangan berikut ini.
1. Ekspresi wajah yang tenang
Orang yang memiliki kecerdasan tinggi umumnya dapat menanggapi perkataan lawan bicara dengan ekspresi yang tenang. Mereka tidak bereaksi secara berlebihan maupun gampang dipengaruhi oleh ucapan seseorang.
Hal tersebut sejalan dengan gagasan Terapis Dr. Gloria Brame, Ph.D., "Ketika Anda adalah orang yang sangat cerdas, Anda tidak bereaksi secara spontan maupun dramatis terhadap apa yang orang lain katakan kepada Anda," tuturnya, seperti dilansir halaman Your Tango.
Ia menerangkan bahwa menampilkan ekspresi yang tenang dapat membantu seseorang untuk fokus terhadap apa yang mau disampaikan, alih-alih terpengaruh oleh ucapan lawan bicara. Mereka juga tidak bersandar pada persetujuan maupun penolakan dari orang lain ketika menyampaikan argumen.
Ekspresi yang tenang sebagai bahasa tubuh orang cerdas juga dibahas dalam artikel jurnal The body language: The spontaneous influence of congruent bodily arousal on the awareness of emotional words yang diterbitkan APA PsycArticles. Artikel tersebut menerangkan sepertiapa ketenangan dalam percakapan yang penuh emosi merupakan tanda kesadaran emosional dan kecerdasan emosional.
2. Mendengarkan secara aktif
Bahasa tubuh yang dimiliki orang dengan IQ tinggi salah satunya adalah ketika seseorang mendengar secara aktif. Dr. Brame menerangkan kaitan antara tubuh dan kecerdasan.
Tanda bahasa tubuh yang menandakan kecerdasan tinggi adalah mendengarkan dengan tenang dan penuh perhatian apa yang dikatakan seseorang. Selain itu, mendengarkan dengan penuh perhatian juga menjadi sikap yang memberitahu rasa segan kepada lawan bicara.
Saat seseorang mendengarkan ucapan lawan bicara dengan penuh perhatian, sering muncul bahasa tubuh yang menyertai, salah satunya posisi tangan. Ternyata, ada hubungan antara posisi tangan dengan pendengaran yang efektif, Bunda.
Dalam riset Hand posture affects brain-function measures associated with listening to speech yang diterbitkan dalam jurnal Europe PMC tahun 2020, dijelaskan terjadi perbedaan aktivitas otak ketika posisi tangan eksis dalam posisi sejajar dibandingkan dengan posisi bersilang. Studi tersebut memberitahu bahwa posisi stabil dan sejajar adalah posisi yang paling fokus untuk mendengarkan.
3. Postur tubuh yang tegak
Postur tubuh yang tegak dapat menandakan seseorang yang memiliki kecerdasan tinggi. Pengacara Hukum Keluarga Jennifer Hargrave beranggapan bahwa postur tubuh yang baik memberitahu seseorang terbuka untuk menjalin hubungan dengan orang lain.
Postur yang baik juga menandakan adanya rasa mau tahu terhadap orang lain. Rasa mau tahu adalah elemen krusial dari kecerdasan.
Selain itu, mengacu riset Natural Behavior of a Listening Agent tahun 2005, postur tubuh yang penuh perhatian menjadi respons alami saat seseorang mendengarkan.
Ketika pembicara terhambat saat menyampaikan gagasannya. Pendengar yang lebih peka biasanya tidak cuma mengangguk maupun menenangkan pembicara lewat kata-kata. Namun, ia mengubah postur tubuh maupun arah pandangannya sebagai isyarat agar pembicara lebih rileks.
4. Penguasaan kontak mata
Orang yang memiliki IQ tinggi umumnya dapat berbuat kontrol kontak mata yang baik. Orang yang memiliki kecerdasan tinggi tahu kapan perlu memberikan kontak mata yang lebih sedikit maupun kontak mata yang intens.
Pasalnya, pemberian kontak mata yang terlalu sedikit dapat disalah artikan sebagai tidak peduli oleh lawan bicara. Selain itu, terlalu sering memberi kontak mata juga dapat terkesan terlalu mendominasi dan membikin lawan bicara jadi tidak nyaman. Untuk itu, penguasaan kontak mata krusial untuk dimiliki agar lawan bicara merasa betah dan kapasitas itu seringnya dimiliki oleh orang ber-IQ tinggi.
5. Gestur tangan yang ekspresif
Bahasa tubuh orang dengan kecerdasan tinggi berikutnya adalah gestur tangan yang ekspresif. Ketika orang cerdas menyampaikan pendapat, pergerakan tangan turut membantu mereka untuk menyalurkan pemikiran secara efektif.
Orang dengan IQ tinggi ini biasanya memiliki pemikiran yang terlalu kaya untuk disampaikan cuma melalui kata-kata sehingga tangan mereka ikut membantu.
Apabila seseorang menggunakan pergerakan tangan yang harmonis dengan ucapannya, itu memberitahu bahwa mereka berpikir mendalam tentang apa yang mereka katakan. Gestur tangan juga membantu lawan untuk lebih memahami ide yang sedang disampaikan.
6. Meniru gestur dan nada lawan bicara
Mirroring merupakan aksi tanpa sadar di mana seseorang meniru pergerakan tubuh, nada suara, maupun postur tubuh orang lain. Bahasa tubuh ini merupakan tanda kecerdasan yang tidak terlalu menonjol namun ampuh dalam interaksi. Karena, bahasa tubuh tersebut dapat menumbuhkan hubungan baik dan memberitahu empati.
Studi memberitahu bahwa ketika seseorang meniru bahasa tubuh orang lain, hal itu mengaktifkan neuron cermin di otak, yang mengenai dengan kognisi sosial. Hal ini memberitahu peningkatan kapasitas untuk memahami dan berhubungan dengan orang lain, yang merupakan ciri khas khas kecerdasan emosional dan sosial.
Itu dia, Bunda, bahasa tubuh yang menandakan seseorang memiliki IQ tinggi. Meskipun terkadang luput dari pandangan, bahasa tubuh tersebut erat kaitannya dengan bentuk penghormatan dan penuh perhatian kepada lawan bicara.
(rap/rap)