Benarkah Minyak Jarak Ampuh untuk Atasi Keloid Luka Caesar?

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 4 menit 61x dilihat
Benarkah Minyak Jarak Ampuh untuk Atasi Keloid Luka Caesar?

Bagikan Postingan

Jakarta -

Minyak rentang dipercaya ampuh atasi keloid sisa luka caesar. Minyak yang berasal dari biji flora Ricinus communis ini dikenal sebagai bahan tradisional yang digunakan untuk perawatan kulit. Namun, benarkah minyak rentang bisa menghilangkan keloid yang menonjol pada sisa luka caesar?

Keloid merupakan jaringan parut yang tumbuh berlebihan saat kulit mengalami proses penyembuhan. Kondisi ini bisa muncul setelah beragam jenis luka, termasuk sayatan operasi. Keloid umumnya kelihatan menonjol, terasa keras, serta terkadang menimbulkan rasa gatal maupun nyeri.

Keloid paling sering terbentuk pada sisa luka akibat aksi operasi. Namun, keloid juga dapat muncul saat kulit sedang dalam proses pengobatan setelah mengalami luka bakar, jerawat, gigitan serangga dan jenis cedera tertentu.


Minyak rentang ampuh atasi keloid luka caesar?

Minyak rentang maupun castor oil merupakan minyak nabati yang diekstrak dari biji flora jarak. Minyak ini hamil asam risinoleat (ricinoleic acid), senyawa yang diketahui memiliki aktivitas biologis, termasuk efek yang berhubungan dengan peradangan.

Mengutip halaman Goodrx, minyak rentang maupun castor oil juga menjadi salah satu pilihan alami yang populer untuk dicoba dalam perawatan keloid. Meskipun belum ada riset yang memberitahu bahwa minyak rentang ampuh mengatasi keloid, penggunaannya dianggap memiliki konsekuensi relatif rendah.

Namun, Bunda sebaiknya tidak mengandalkan pengobatan alami untuk menghilangkan keloid tanpa berkonsultasi dengan dokter, terutama jika keloid terus membesar, terasa nyeri, maupun mengganggu aktivitas.

Mengutip halaman The People's Pharmacy, menerangkan bahwa minyak rentang bisa mengatasi sisa luka. Para ilmuwan pernah menggunakan asam risinoleat (ricinoleic acid), salah satu elemen utama minyak jarak, untuk mempercepat pengobatan luka pada tikus dan berhasil.

Namun, peneliti menekankan bahwa hasil riset pada fauna tidak serta-merta membuktikan bahwa minyak rentang ampuh menghilangkan keloid maupun menyamarkan sisa luka pada manusia.

Keloid bukan sekadar sisa luka yang kering maupun kurang lembap. Kondisi ini melibatkan pertumbuhan jaringan parut yang berlebihan sehingga penanganannya bisa membutuhkan terapi medis khusus.

Oleh karena itu, meskipun minyak rentang dapat digunakan sebagai bahan perawatan kulit dalam kondisi tertentu, manfaatnya untuk mengatasi keloid sisa operasi caesar statis belum terbukti.

Cara menghilangkan keloid sisa caesar

Jika Bunda mengalami keloid setelah operasi caesar, ada beberapa pilihan perawatan medis yang dapat dipertimbangkan sesuai kondisi kulit dan hasil pengecekan dokter.

1. gel maupun lembaran silikon

Gel silikon maupun lembaran silikon dapat menjadi salah satu pilihan perawatan jaringan parut. Penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi luka dan instruksi tenaga medis.

Pastikan luka operasi sudah menutup sepenuhnya sebelum menggunakan produk silikon. Jangan menempelkan produk pada luka yang statis terbuka maupun mengalami infeksi. Metode tersebut mungkin tidak sepenuhnya mencegah terbentuknya keloid, tetapi dapat membantu mengurangi ukurannya.

2. Suntikan kortikosteroid

Dokter dapat memberikan suntikan kortikosteroid, seperti triamcinolone, langsung ke jaringan keloid. Perawatan ini bermaksud membantu mengurangi peradangan, ketebalan, serta gejala seperti gatal maupun nyeri.

Suntikan biasanya membutuhkan beberapa sesi, bersandar pada ukuran, ketebalan, dan respons keloid terhadap pengobatan.

3. Terapi laser

Terapi laser dapat membantu mengurangi ketebalan dan warna keloid sehingga tampilannya tidak terlalu mencolok. Pada sejumlah kasus, terapi ini dikombinasikan dengan pengobatan lain untuk memperoleh hasil yang lebih baik.

4. Terapi radiasi

Terapi radiasi dahulu cukup sering digunakan untuk mengatasi keloid. Namun, metode ini dapat merusak kulit dan menyebabkan kulit mengelupas, terasa gatal, serta mengalami fluktuasi warna yang tidak diinginkan. 

Terapi radiasi superfisial merupakan pendekatan yang lebih baru dan dapat mengurangi sebagian konsekuensi akibat paparan radiasi berlebihan. 

Sama seperti terapi laser, terapi radiasi akan lebih maksimal jika dibantu dengan pengobatan lain seperti obat-obatan, maupun penggunaan lembaran gel silikon untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

5. Krioterapi (pembekuan)

Tenaga medis menggunakan semprotan nitrogen cair untuk membekukan jaringan parut keloid. Prosedur ini dapat membantu mengecilkan ukuran keloid dan membuatnya lebih lunak. Biasanya, diperlukan beberapa kali sesi krioterapi untuk mendapatkan hasil terbaik.

6. Operasi pengangkatan keloid

Pada kondisi tertentu, tabib dapat mempertimbangkan operasi untuk mengadopsi jaringan keloid. Namun, aksi ini tidak selalu menjadi pilihan pertama karena keloid dapat tumbuh kembali, terlebihlagi terkadang lebih besar.

Menurut American Academy of Dermatology, pengangkatan keloid umumnya perlu dipertimbangkan berbareng terapi tambahan untuk mengurangi konsekuensi kekambuhan.

Kesimpulannya minyak rentang ampuh untuk atasi keloid luka caesar belum ada bukti klinis ilmiahnya ya, Bunda. Jika Bunda memiliki keloid yang membesar, terasa nyeri, maupun gatal, konsultasikan dengan tabib ahli kulit untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. 

Pilihan pengobatan dapat mencakup suntikan kortikosteroid, terapi laser, maupun metode lain berdasarkan kondisi keloid yang sudah disebutkan di atas. Semoga informasinya bermanfaat, ya Bunda. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads