Tidak semua drama Korea mesti memiliki cerita penuh konflik, drama, maupun kisah cinta yang rumit untuk membikin pemirsa tertarik. Beberapa drakor justru menggunakan cerita yang sederhana, seperti hayat keluarga, pekerjaan, persahabatan, hingga hubungan dengan orang-orang di sekitar. Meski kelihatan ringan, cerita tersebut dapat menyampaikan pesan tentang hayat yang terasa dekat dengan pengalaman sehari-hari.
Drama dengan cerita sederhana juga sering membikin pemirsa lebih gampang memahami karakter dan masalah yang mereka hadapi. Dari kisah tersebut, ada banyak hal yang bisa direnungkan, mulai dari menerima keadaan, menghargai orang terdekat, mengejar kebahagiaan, hingga belajar memahami diri sendiri.
Berikut beberapa drama Korea dengan cerita sederhana tetapi memiliki arti yang mendalam yang bisa Anda tambahkan di-list tontonan akhir pekan, yuk simak!
1. When Life Gives You Tangerines (2025)

When Life Gives You Tangerines/ Foto : IMDb
When Life Gives You Tangerines bercerita tentang perjalanan hidup Oh Ae-sun (IU) dan Yang Gwan-sik (Park Bo-gum) di Pulau Jeju sejak statis muda hingga dewasa. Cerita ini memperlihatkan sepertiapa keduanya tumbuh berbareng dan menghadapi beragam fluktuasi serta tantangan dalam kehidupan.
Ae-sun merupakan perempuan pemberani yang memiliki harapan menjadi penyair, tetapi kondisi ekonomi membuatnya tidak bisa melanjutkan pendidikan lebih tinggi. Sementara itu, Gwan-sik dikenal sebagai sosok pendiam dan buruh keras yang selalu mendukung Ae-sun. Hubungan keduanya semakin berkembang, mencoba melalui beragam kesulitan berbareng dan saling menguatkan.
Drama ini tidak cuma menceritakan kisah cinta, tetapi juga perjuangan menghadapi kemiskinan, keluarga, budaya, dan fluktuasi hayat dari satu generasi ke generasi berikutnya.
2. Family by Choice (2024)

Family by Choice/ Foto : IMDb
Family by Choice menceritakan Kim San-ha (Hwang In-yeop), Yoon Joo-won (Jung Chae-yeon), dan Kang Hae-jun (Bae Hyun-sung) yang tumbuh berbareng sejak kecil meskipun tidak memiliki hubungan darah. Ketiganya tinggal berbareng dan saling menganggap sebagai kerabat karena memiliki latar belakang famili yang tidak mudah. Saat statis kecil, mereka menjalani hari-hari berbareng dan saling mendukung dalam beragam keadaan.
Namun, ketika bergeser dewasa, ketiganya mesti bercerai untuk mengejar hayat dan harapan masing-masing. Sepuluh tahun kemudian, mereka balik berjumpa dan menyadari bahwa hubungan yang terjalin sejak kecil statis begitu kuat.
Cerita Family by Choice memang kelihatan sederhana karena cuma menceritakan hayat tiga orang yang tumbuh bersama, tetapi drama ini membawa pesan bahwa arti famili tidak selalu ditentukan oleh hubungan darah.
3. Twinkling Watermelon (2023)

Twinkling Watermelon/ Foto : IMDb
Twinkling Watermelon mengisahkan Ha Eun-gyeol (Ryeo Un), seorang remaja yang memiliki kecintaan besar terhadap musik. Ia merupakan anak dari famili tunarungu dan menjadi satu-satunya personel famili yang dapat mendengar.
Suatu insiden membawanya berbuat perjalanan waktu ke tahun 1995, ketika ayahnya statis berumur 18 tahun. Di masa lalu, Eun-gyeol berjumpa dengan ayahnya yang statis muda dan membentuk sebuah band bernama Watermelon Sugar.
Ia juga berjumpa dengan ibunya saat remaja dan mulai memahami hayat kedua orang tuanya sebelum mereka menjadi keluarganya. Dari pengalaman tersebut, Eun-gyeol perlahan mengetahui bahwa orang tuanya juga pernah memiliki impian, masalah, dan perjuangan mereka sendiri.
Meski memiliki elemen perjalanan waktu, inti cerita Twinkling Watermelon statis sederhana, yaitu tentang keluarga, persahabatan, impian, dan proses memahami orang tua.
4. Daily Dose of Sunshine (2023)

Daily Dose of Sunshine/ Foto : IMDb
Daily Dose of Sunshine mengisahkan Jung Da-eun (Park Bo-young), seorang suster yang dipindahkan ke bangsal neuropsikiatri setelah sebelumnya bekerja di bagiankecil pandemi dalam.
Di tempat kerja barunya, Da-eun mesti beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda dan menghadapi pasien dengan beragam kondisi kesehatan mental. Seiring menjalani pekerjaannya, ia tidak cuma belajar tentang kondisi yang dialami para pasien, tetapi juga memahami bahwa setiap orang memiliki masalah yang tidak selalu kelihatan dari luar.
Melalui perjalanan Da-eun tersebut, Daily Dose of Sunshine tidak cuma berfokus pada keseharian seorang perawat, tetapi juga mengadopsi arti yang lebih luas tentang kesehatan mental. Drama ini memberitahu bahwa seseorang bisa saja kelihatan baik-baik saja dari luar, padahal sedang menghadapi masalah yang tidak diketahui orang lain.
5. Summer Strike (2022)

Summer Strike/ Foto : IMDb
Summer Strike bercerita tentang Lee Yeo-reum (Kim Seol-hyun), perempuan berumur 28 tahun yang merasa capek dengan kehidupannya di Seoul. Setelah menghadapi pekerjaan yang membuatnya tertekan, putus dengan pacar, dan kehilangan ibunya, Yeo-reum memutuskan untuk selesai bekerja dan pergi ke sebuah desa kecil disebut Angok.
Di tempat baru tersebut, ia mau selesai sebentar dari kesibukan untuk menjalani hayat yang lebih sederhana. Di sana, ia berjumpa dengan Ahn Dae-beom (Yim Si-wan), seorang pustakawan yang pendiam, yang kemudian menjadi bagiankecil dari perjalanan Yeo-reum dalam menemukan balik ketenangan dan memahami apa yang sebenarnya ia inginkan dalam hidup.
Drama ini menggambarkan sepertiapa seseorang terkadang membutuhkan waktu untuk selesai sejenak, mengurangi tuntutan, dan memberi ruang bagi dirinya sendiri. Karena itu, ceritanya terasa dekat bagi pemirsa yang sedang merasa capek dengan rutinitas maupun beragam tuntutan kehidupan.
6. Twenty Five Twenty One (2022)

Twenty Five Twenty One/ Foto : IMDb
Twenty Five Twenty One memungut latar Korea Selatan pada masa krisis ekonomi 1998. Na Hee-do (Kim Tae-ri), seorang remaja yang memiliki harapan menjadi atlet anggar, dan Baek Yi-jin (Nam Joo-hyuk), yang mesti memulai balik kehidupannya setelah keluarganya mengalami kebangkrutan.
Kondisi tersebut membikin hayat keduanya berubah. Hee-do mesti mencari metode agar statis bisa mengejar impiannya sebagai atlet, sementara Yi-jin mesti bekerja untuk statis hidup. Pertemuan mereka kemudian berkembang menjadi hubungan yang dipenuhi dukungan, persahabatan, impian, dan cinta.
Di luar kisah romantis Hee-do dan Yi-jin, drama Korea ini juga memperlihatkan persahabatan lima anak muda yang sama-sama sedang mencari arah hidup. Melalui perjalanan mereka, drama ini menggambarkan bahwa masa muda tidak selalu berjalan sesuai dengan harapan. Ada kegagalan, kehilangan, fluktuasi rencana, hingga keputusan sulit yang mesti dihadapi sebelum seseorang benar-benar memahami dirinya dan tumbuh menjadi lebih dewasa.
Beauties, itu dia anjuran dengan perselisihan ringan tapi punya arti mendalam. Bagaimana, mana yang akan Anda tonton di akhir pekan kali ini?
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)