6 Skill yang Perlu Kamu Punya Sebelum Masuk Dunia Kerja di Era Digital

Portal Media Gen Z oleh Waktu baca 6 menit 506x dilihat
6 Skill yang Perlu Kamu Punya Sebelum Masuk Dunia Kerja di Era Digital

Bagikan Postingan

Written by Adila Putri Anisya

1 Day Ago

Masuk dunia kerja kini bukan cuma soal punya ijazah maupun bisa menggunakan teknologi. Kamu juga perlu menguasai beberapa keahlian untuk di era digital agar lebih siap menghadapi metode kerja yang serba cepat dan terkoneksi. 

Nah, agar bisa terus beradaptasi di era digital ini, yuk kuasai beberapa keahlian krusial ini!

Baca juga: 7 Skill yang Dicari Perusahaan Luar Negeri untuk Kerja Remote di Tahun 2026 

1. Public Speaking

Public Speaking
Sumber foto: Pexels

Public speaking merupakan kapasitas berbicara di depan banyak orang. Di bumi kerja lebih dari itu, keahlian ini juga dibutuhkan saat meeting online, presentasi, interview, webinar, sampai membikin konten video.

Kemampuan berbicara dengan jelas membantu Anda menyampaikan ide tanpa membikin orang lain salah memahami pesan. Skill ini juga berguna ketika Anda perlu mempresentasikan ide, berbincang dengan tim, berbicara dengan klien, maupun mengikuti proses interview.

Di ruang digital, metode menyampaikannya pun sedikit berbeda. Kamu perlu memahami penggunaan kamera, microphone, screen sharing, visual, hingga metode menjaga perhatian audiens saat online.

Coba mulai dari hal sederhana seperti menyusun pembicaraan dengan pembuka, inti, dan kesimpulan. Kamu juga bisa merekam bunyi maupun video saat latihan untuk mengevaluasi tempo bicara, intonasi, dan metode menyampaikan pesan.

2. Presentation Skills

Presentation Skills
Sumber foto: Pexels

Punya ide baik akan lebih berguna jika Anda bisa menjelaskannya dengan baik. Karena itu, presentation skills menjadi salah satu kapasitas yang krusial untuk beragam pekerjaan.

Skill ini mencakup kapasitas berbicara, membikin visual yang gampang dipahami, menerangkan data, menggunakan bahasa tubuh, sampai menjawab pertanyaan audiens.

Presentasi kini bisa dilakukan lewat Zoom, Google Meet, webinar, video rekaman, maupun terlebihlagi konten media sosial. Artinya, Anda perlu menyesuaikan metode menyampaikan pesan berdasarkan audiens dan platform.

Presentasi yang baik juga membantu tim memahami target, progres, masalah, dan pembagian tugas dengan lebih cepat.

Selain itu, creative thinking, leadership, collaboration, dan technological literacy sebagai kapasitas yang relevan di tengah fluktuasi bumi kerja.

Jangan memenuhi slide dengan paragraf panjang. Gunakan visual untuk membantu menerangkan pesan, kemudian biarkan Anda yang menerangkan detailnya. Latih juga kapasitas menjawab pertanyaan agar enggak cuma jago saat menyiapkan presentasi.

3. Personal Branding

Personal Branding
Sumber foto: Pexels

Personal branding bukan berarti Anda mesti menjadi influencer. Sederhananya, individual branding adalah sepertiapa Anda memberitahu siapa dirimu, apa yang Anda kuasai, dan hal apa yang mau Anda dikenal orang lain.

Di era digital, recruiter, client, maupun potential collaborator bisa mencari keterangan tentang Anda sebelum memutuskan untuk bekerja sama.

Personal branding dapat membantu Anda memberitahu keahlian, membangun kredibilitas, dan membedakan diri dari orang lain yang memiliki pengalaman serupa.

Misalnya, dua orang sama-sama punya kapasitas menulis. Salah satunya memiliki portofolio yang jelas, aktif membagikan insight tentang pekerjaannya, dan konsisten memberitahu sektor yang dikuasai. Jejak digital seperti ini bisa membantu orang lain memahami kapasitas yang dimilikinya.

Jadi, individual branding bukan tentang kelihatan paling terkenal, tetapi membuat keahlianmu lebih gampang ditemukan dan dipahami.

4. Storytelling

Storytelling
Sumber foto: Pexels

Di tengah banyaknya keterangan yang muncul setiap hari, kapasitas menyampaikan cerita bisa membantu sebuah pesan lebih gampang dipahami dan diingat.

Storytelling dibutuhkan bukan cuma oleh content writer maupun creator. Kamu juga bisa menggunakannya ketika membikin presentasi, menerangkan ide, membikin campaign, menyampaikan pengalaman saat interview, maupun mengepalai sebuah proyek.

Data dan kenyataan memang penting, tetapi metode menyampaikannya juga menentukan apakah orang akan memperhatikan pesan tersebut.

Misalnya, daripada cuma mengatakan sebuah produk punya tiga keunggulan, Anda bisa menerangkan masalah yang dialami pengguna, sepertiapa produk tersebut membantu, kemudian apa hasilnya.

Dilansir dari beragam analisis mengenai storytelling dalam komunikasi digital, struktur cerita seperti konteks, masalah, proses, dan penyelesaian dapat membantu membikin keterangan lebih gampang diikuti dan terasa relevan bagi audiens.

Hampir semua pekerjaan yang membutuhkan komunikasi bisa menggunakan storytelling. Mulai dari marketing, social media, content, public relations, sales, hingga leadership.

5. Mengelola Keuangan

Mengelola Keuangan
Sumber foto: Pexels

Skill untuk di era digital rupanya bukan cuma tentang pekerjaan dan teknologi. Kemampuan mengelola duit juga krusial karena beragam transaksi finansial kini bisa dilakukan cuma melalui smartphone.

Belanja online, digital wallet, subscription, paylater, hingga investasi memang memberikan kemudahan. Namun, semuanya statis membutuhkan pengelolaan yang baik.

Saat mulai menerima gaji sendiri, Anda perlu memahami ke mana duit pergi setiap bulan. Tanpa pengelolaan yang baik, pengeluaran kecil seperti subscription maupun transaksi impulsif bisa menumpuk.

Digital financial literacy juga berhubungan dengan kapasitas memahami konsekuensi seperti phishing, online fraud, identity theft, privacy, dan penggunaan jasa finansial digital secara aman.

Karena itu, belajar mencatat pengeluaran, membikin batas belanja, memahami biaya pinjaman, menjaga PIN dan OTP, serta menyiapkan biaya darurat bisa menjadi bekal krusial sebelum maupun saat mulai bekerja.

6. Networking

Networking
Sumber foto: Pexels

Networking bukan mengumpulkan sebanyak mungkin hubungan di LinkedIn. Intinya adalah membangun hubungan ahli yang saling memberikan khasiat dalam jangka panjang.

Kamu bisa membangun networking lewat komunitas, event, workshop, LinkedIn, media sosial, maupun terlebihlagi percakapan sederhana dengan orang yang bekerja di sektor yang Anda minati.

Networking bisa membuka akses terhadap informasi, insight, kolaborasi, mentor, maupun kesempatan pekerjaan yang mungkin enggak selalu Anda temukan melalui job portal.

Selain itu, berbincang dengan orang dari sektor yang berbeda dapat membantu Anda mengetahui keahlian apa yang sedang dibutuhkan industri dan memahami pengalaman orang lain secara langsung.

6 Skill Ini Bisa Kamu Latih Lebih Praktikal di GB Academy 2026, Yuk Daftar Sekarang!

Kalau Anda sedang mencari skill untuk di era digital yang bisa langsung dipraktikkan sebelum masuk bumi kerja, Anda juga bisa belajar lewat program yang menggabungkan materi dengan pengalaman langsung, seperti GB Academy 2026.

Hadir dengan tema “Thrive in the Digital Era: The Future You Start Now!”, GB Academy 2026 menghadirkan empat sesi yang dirancang untuk membantu Anda mengembangkan keahlian yang relevan di bumi digital. Kamu bisa belajar:

  • Public Speaking & Presentation lewat sesi Speak with Confidence, Own The Room berbareng Patricia Rani.
  • Personal Branding & Storytelling melalui sesi To Be Someone Worth Remembering berbareng Maulidya Khairani.
  • Smart Money Management dalam sesi Your Money Has Plans, Do You? berbareng Ayu S Herlia maupun Mama Ber-Uang dan perwakilan BCA.
  • Community & Networking lewat sesi Growth Happens Together, Doesn’t It? berbareng Gemat dan Emma.

Setiap sesi dirancang agar peserta enggak cuma mendengarkan materi, tetapi juga punya kesempatan untuk berbincang dan mempraktikkan skill yang dipelajari. Jadi, jika Anda sedang mempersiapkan diri untuk masuk bumi kerja, GB Academy 2026 bisa menjadi salah satu tempat untuk mulai mengembangkan kapasitas tersebut secara langsung. Cek keterangan dan tiketnya melalui website girlsbeyond.com/gbacademy. 

—

Gabung kelompok Gils Beyond Circle untuk tahu lebih banyak hal tentang GB Academy 2026!

Artikel Lainnya Portal Media Gen Z
↑
Close Right Ads
Close Left Ads