7 Ciri Kepribadian Orang Penyayang yang Diam-diam Membawa Kebaikan bagi Orang Lain

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 4 menit 501x dilihat
7 Ciri Kepribadian Orang Penyayang yang Diam-diam Membawa Kebaikan bagi Orang Lain

Bagikan Postingan

Seseorang yang memiliki kepribadian penyayang tidak selalu memberitahu perasaannya lewat perhatian besar. Mereka seringkali menawarkan pertolongan tanpa diminta, mengingat perasan maupun cerita orang lain, maupun sekadar datang ketika orang lain membutuhkan bantuan. 

Dikutip dari Psychology Today, rasa kasih sayang membutuhkan empati dan simpati. Empati merupakan respons terhadap emosi orang lain maupun disebut juga seseorang mencoba untuk merasakan posisi orang lain. Sementara simpati merupakan emosi menyesal atas penderitaan orang lain. Kedua hal tersebut membikin seseorang yang lebih bisa memahami, memperhatikan, dan memberi sokongan pada orang sekitar. 

Selain itu, membagi rasa sayang pada orang lain rupanya dapat berpengaruh pada kondisi tubuh. Hal ini disampaikan oleh Direktur dari Berkeley Social Interaction Laboratory David Keltner.


“Melatih rasa kasih sayang kepada orang lain melalui meditasi dapat memengaruhi aktivitas otak, terutama bagiankecil kiri yang berhubungan dengan emosi bahagia. Selain itu, meditasi juga dapat membantu menaikkan fungsi mekanisme kekebalan tubuh,” ucapnya. 

7 Ciri kepribadian orang penyayang

Orang yang penuh kasih sayang rupanya memiliki ciri khas tertentu. Berikut tujuh ciri khas kepribadian orang penyayang yang diam-diam membawa kebaikan bagi orang lain yang dikutip dari Your Tango.

1. Jujur

Mereka cenderung berani untuk mengungkapkan fakta tentang diri mereka yang sebenarnya. Mereka tidak takut dianggap lemah dan memahami bahwa kelemahan merupakan bagiankecil dari diri manusia. 

Mereka berkarakter rendah hati, terbuka, dan berempati pada kesulitan orang lain. Mereka dengan bahagia hati dan ikhlas membantu orang lain yang membutuhkan. Individu ini bisa melihat diri mereka sendiri dalam penderitaan orang lain sehingga mereka terdorong untuk peduli dan membantu orang lain. Terlebih lagi mereka membantu bukan untuk dipuji, tetapi karena mereka bisa memahami sepertiapa rasanya membutuhkan bantuan.

2. Tidak menghakimi

Mungkin bagi beberapa orang akan kesulitan untuk tidak menghakimi orang lain ketika berbuat kesalahan. Berbeda dengan orang memiliki kasih sayang, mereka tidak akan menghakimi orang lain terlebihlagi ketika orang lain tersebut berbuat kesalahan. Mereka menyadari jika setiap orang memiliki pengalaman pahitnya sendiri. Mereka juga akan lebih memahami keadaan daripada menyalahkan orang lain.

Orang yang penuh kasih sayang merupakan orang yang bisa menerima dan memahami kekurangan diri sendiri sehingga memudahkan mereka untuk memberi pemahaman dan kasih sayang pada orang sekitar. 

3. Berempati

Seorang penyayang bisa dilihat dari sepertiapa dia merespons cerita orang lain. Apakah mereka akan langsung peduli dan mencoba untuk memahami maupun malah tidak peduli?

Jika raut wajahnya dan gestur dan memberitahu kekhawatiran, ciri khas tersebut bisa menjadi penanda bahwa mereka benar-benar peduli dan emosi mereka secara otentik mencerminkan apa yang orang lain rasakan.

4. Penuh perhatian

Sulit untuk membagi rasa kasih sayang pada orang lain jika tidak bisa mengelola emosi sendiri. Orang yang kesulitan mengelola emosi akan kesulitan ketika salingberhadapan dengan emosi orang lain. Berbeda dengan orang penyayang, yang bisa memahami emosi orang lain dengan mudah.

Hal tersebut karena mereka memiliki kesadaran penuh untuk belajar merasakan dan kemudian melepaskan emosi mereka tanpa menghakimi. Sehingga memudahkan mereka untuk selalu datang terhadap kebutuhan emosional orang lain. 

5. Tangguh

Orang penyayang merupakan orang yang handal dalam menjalani pasang surut kehidupannya sendiri. Penelitian menemukan bahwa orang yang memiliki harta kemungkinan besar kurang bisa berempati dibandingkan orang yang secara ekonomi lebih sedikit. Orang yang telah banyak melewati kesulitan dan berhasil melewatinya seringkali menyadari apa yang dibutuhkan untuk hidup di tengah keterbatasan.

Hal ini membikin orang penyayang menjadi orang yang lebih gampang memahami kondisi dan emosi manusia. Selain itu, mereka memiliki hati yang besar serta keinginan untuk memberikan perhatian dan pertolongan pada orang di sekitarnya. 

6. Selalu bersyukur

Orang penyayang selalu bersyukur atas apa yang dia miliki saat ini. Rasa syukur menjadi penawar terbaik untuk sifat egois. Menurut Diana Butler Bass, penulis buku Grateful: The Subversive Practice of Giving Thanks, mendefinisikan rasa syukur sejati sebagai emosi dan respons terhadap kebaikan orang.

Orang-orang yang bersyukur melihat tantangan hidup sebagai kesempatan untuk belajar dan menghargai apa yang mereka miliki meskipun terasa sedikit. Orang penyayang bukan orang yang egois, kompetitif, dan tidak membandingkan diri sendiri.

7. Mereka sadar secara spiritual

Kesadaran spiritual adalah sumber rasa kasih sayang yang sangat penting. Orang yang sadar secara spiritual bisa melihat keterhubungan emosional dengan orang lain secara lebih luas.

Mereka melihat bahwa setiap orang merupakan bagiankecil dari hayat yang memiliki harga dan kesakralannya sendiri. Cara pandang seperti ini akan membikin mereka menjadi orang yang rela berkorban demi kebaikan orang lain.

Itulah tujuh ciri khas kepribadian orang penyayang yang diam-diam membawa kebaikan bagi orang lain. Semoga berguna ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads