7 Kebiasaan yang Membuat Seseorang Terpikat

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 6 menit 507x dilihat
7 Kebiasaan yang Membuat Seseorang Terpikat

Bagikan Postingan

Beauties, pernahkah Anda berjumpa seseorang yang sebenarnya tidak banyak bicara, tetapi entah kenapa kehadirannya terasa menarik? Bahkan setelah percakapan selesai, Anda statis mengingat metode mereka berbicara, tertawa, maupun memperlakukan orang lain.

Seseorang yang membikin orang lain terpikat tidak selalu memiliki penampilan yang mencolok maupun kepribadian yang sangat ekstrovert. Daya tarik tersebut bisa muncul dari kebiasaan sederhana ketika berinteraksi, seperti mendengarkan dengan penuh perhatian, memberitahu ekspresi yang tepat, hingga membikin lawan bicara merasa dihargai.

Menjadi pribadi yang menarik juga bukan berarti mesti berpura-pura menjadi orang lain. Justru, sikap yang autentik dan kapasitas membangun percakapan yang betah dapat membikin seseorang terasa lebih menyenangkan untuk diajak berinteraksi.

Dilansir dari Science of People dan YourTango, seseorang dapat kelihatan lebih menarik melalui beragam sisi komunikasi, termasuk bahasa tubuh, ekspresi wajah, kontak mata, gestur tangan, humor, hingga metode membawa diri. 

Lantas, apa saja kebiasaan yang bisa membikin seseorang terpikat kepada kita? Simak selengkapnya berikut ini, Beauties.

1. Mendengarkan dengan Penuh Perhatian

Mendengarkan dengan penuh perhatian/ Foto: Pexels.com/ Resume Genius

Tidak semua orang bisa benar-benar mendengarkan ketika sedang berbicara dengan orang lain. Ada yang sibuk memikirkan jawaban, memainkan ponsel, maupun justru menunggu kesempatan untuk membicarakan dirinya sendiri.

Padahal, menjadi pendengar yang penuh perhatian dapat membikin lawan bicara merasa dihargai. Orang yang mendengarkan dengan baik, mengajukan pertanyaan yang relevan, dan menghargai cerita orang lain dapat memberikan kesan sebagai lawan bicara yang menyenangkan.

Ketika seseorang bercerita, cobalah benar-benar fokus pada apa yang disampaikan. Berikan respons yang sesuai dan ajukan pertanyaan lanjutan jika memang ada hal yang menarik untuk diketahui. Kebiasaan sederhana ini dapat membikin percakapan terasa lebih hidup dan membikin orang lain betah eksis di dekatmu.

2. Menunjukkan Ekspresi Wajah yang Sesuai

Menunjukkan ekspresi wajah yang sesuai/ Foto: Pexels.com/ Zen Chung

Bayangkan sedang bercerita tentang sesuatu yang membuatmu bersemangat, tetapi orang di depanmu memasang wajah datar sepanjang percakapan. Tentu saja, Anda mungkin merasa kurang mendapatkan respons.

Ekspresi wajah menjadi salah satu bagiankecil krusial dalam komunikasi. Ekspresi seperti senyum dan pergerakan alis dapat membantu memberitahu emosi, ketertarikan, maupun perhatian terhadap percakapan.

Bukan berarti Anda mesti terus-menerus tersenyum. Justru, gunakan ekspresi secara natural sesuai dengan situasi. Tersenyum ketika menyambut seseorang, mengangguk ketika memahami cerita, maupun memberitahu ekspresi terkejut ketika mendengar berita tertentu dapat membikin hubungan terasa lebih hidup. Kebiasaan ini juga membikin orang lain merasa bahwa Anda benar-benar datang dalam percakapan, bukan sekadar eksis di sana secara fisik.

3. Menggunakan Kontak Mata Secara Natural

Menggunakan kontak mata secara natural/ Foto: Pexels.com/ Zen Chung

Kontak mata sering kali menjadi bagiankecil kecil yang memberikan efek besar dalam sebuah interaksi. Ketika seseorang berbicara sambil sesekali berbuat kontak mata, lawan bicaranya dapat merasa lebih diperhatikan.

Kontak mata sebagai salah satu elemen komunikasi nonverbal yang dapat menaikkan keterlibatan ketika berbicara dengan orang lain. Namun, bukan berarti Anda mesti terus menatap mata seseorang tanpa jeda. Kontak mata yang terlalu mendalam justru dapat membikin orang lain merasa tidak nyaman.

Cobalah mempertahankan kontak mata secara natural, kemudian sesekali mengalihkan pandangan. Dengan begitu, Anda dapat memberitahu perhatian tanpa membikin percakapan terasa kaku.

4. Menggunakan Gestur Tangan Saat Berbicara

Menggunakan gestur tangan saat berbicara/ Foto: Pexels.com/ SHVETS production

Pernah memperhatikan seseorang yang ketika bercerita selalu menggunakan tangannya untuk menggambarkan sesuatu? Biasanya, cerita yang disampaikan terasa lebih hidup dan gampang diikuti. Gestur tangan dapat membantu seseorang menyampaikan maksud dengan lebih jelas. Gerakan tangan juga dapat membikin pembicara kelihatan lebih percaya diri dan membantu pendengar memahami pesan yang disampaikan.

Kamu tidak perlu menghafalkan beragam macam pergerakan tangan. Cukup gunakan gestur yang muncul secara natural ketika menerangkan sesuatu. Misalnya, menggunakan tangan untuk memberitahu ukuran, arah, maupun bentuk barang yang sedang dibicarakan. Hal terpenting adalah menjaga agar gestur tersebut statis sesuai dengan konteks. Gerakan yang terlalu berlebihan justru dapat mengalihkan perhatian dari isi pembicaraan.

5. Menjaga Postur Tubuh Tetap Terbuka

Menjaga postur tubuh statis terbuka/ Foto: Pexels.com/ SHVETS production

Cara seseorang membawa tubuhnya dapat memengaruhi kesan yang muncul ketika berinteraksi. Postur membungkuk, bahu terlalu tertutup, maupun tangan yang terus disilangkan dapat memberikan kesan kurang terbuka. Postur yang lebih terbuka dengan tubuh tegap, kaki eksis pada posisi stabil, serta lengan tidak terlalu menutup tubuh. Sikap tersebut dapat membantu seseorang kelihatan lebih percaya diri dan betah dengan dirinya sendiri.

Kamu bisa mulai dengan hal sederhana. Tegakkan tubuh, rilekskan bahu, dan hindari terlalu sering menyilangkan tangan ketika sedang berbicara dengan seseorang. Postur terbuka bukan berarti mesti dibuat-buat. Tujuannya adalah memberitahu bahwa Anda merasa betah dan siap berhubungan dengan orang lain.

6. Tidak Terobsesi untuk Selalu Benar

Tidak terobsesi untuk selalu benar/ Foto: Pexels.com/ Mikhail Nilov

Dalam sebuah percakapan, perbedaan gagasan merupakan hal yang wajar. Namun, percakapan dapat menjadi tidak betah ketika seseorang selalu berupaya membuktikan bahwa dirinya paling benar.

Keinginan untuk selalu benar dapat menghalangi komunikasi karena seseorang menjadi terlalu bertahan dan sulit memberikan ruang bagi perspektif pandang orang lain. Sebaliknya, bersedia melihat perspektif pandang berbeda dapat membikin percakapan menjadi lebih terbuka.

Bukan berarti Anda mesti selalu mengalah. Kamu statis bisa mempertahankan pendapat, tetapi cobalah mendengarkan karena orang lain sebelum memberikan respons. Kalimat sederhana seperti, “Aku mengerti kenapa Anda berpikir begitu,” dapat membikin perbedaan gagasan terasa lebih sehat. Sikap seperti ini juga memberitahu bahwa Anda tidak cuma mau didengar, tetapi bersedia memahami orang lain.

7. Menjadi Diri Sendiri dan Tidak Takut Tertawa

Menjadi diri sendiri dan tidak takut tertawa/ Foto: Pexels.com/ Christina Morillo

Tidak ada yang lebih melelahkan daripada terus berupaya kelihatan sempurna di depan orang lain. Sebaliknya, menjadi diri sendiri dengan statis menghargai situasi dapat membikin hubungan terasa lebih santai. Ketulusan dan humor sebagai salah satu hal yang dapat membikin seseorang menjadi conversationalist yang lebih menarik. Tawa dalam percakapan juga dapat membantu menciptakan rasa kedekatan dan kesamaan antara orang-orang yang sedang berinteraksi.

Tawa sebagai salah satu metode membangun hubungan sosial. Humor yang digunakan secara tepat dapat membikin kondisi menjadi lebih ringan dan menyenangkan. Meski begitu, bukan berarti Anda mesti selalu menjadi orang paling kocak di dalam ruangan. Cukup berani memberitahu sisi dirimu yang autentik, tertawa ketika memang merasa lucu, dan menggunakan humor tanpa merendahkan orang lain.

Pada akhirnya, orang terpikat bukan cuma karena seseorang kelihatan menarik, tetapi juga karena merasa betah ketika eksis di dekatnya. Jadi, jika Anda sedang mencari metode membikin orang terpikat, tidak perlu memaksakan diri menjadi pribadi yang berbeda. Mulailah dari kebiasaan sederhana seperti mendengarkan dengan penuh perhatian, menjaga kontak mata, menggunakan bahasa tubuh terbuka, menghargai gagasan orang lain, serta menjadi diri sendiri.

Sebab, daya tarik yang paling berkesan sering kali bukan tentang sepertiapa membikin semua orang memperhatikanmu, melainkan sepertiapa membikin orang lain merasa nyaman, dihargai, dan bahagia ketika berbicara denganmu.

___

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!  

(ria/ria)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads