Jahe telah lama dikenal sebagai salah satu rempah yang kerap dimanfaatkan sebagai ramuan masakan maupun minuman herbal. Di kembali cita rasanya yang hangat dan khas, jahe juga menyimpan beragam faedah bagi kesehatan tubuh.
Seiring berkembangnya penelitian, beragam faedah jahe semakin didukung oleh bukti ilmiah. Rempah ini diketahui mengandung senyawa aktif yang berkarakter antioksidan, antiradang, serta antimikroba, sehingga berpotensi membantu menjaga kesehatan tubuh dan mengurangi akibat beragam gangguan.
Tak hanya meredakan mual alias membantu melancarkan pencernaan, penelitian juga menunjukkan bahwa jahe mempunyai faedah lain yang tidak kalah penting.
Berikut beberapa faedah jahe untuk kesehatan secara keseluruhan yang bisa Bunda dapatkan:
1. Mengurangi kembung dan meningkatkan pencernaan
Dilansir Medical News Today, beberapa penelitian telah menyelidiki pengaruh jahe terhadap gas kembung yang terbentuk di saluran usus selama pencernaan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa enzim dalam jahe dapat membantu memecah dan mengeluarkan gas ini, sehingga meredakan rasa tidak nyaman.
Selain itu, penelitian juga menemukan bahwa jahe dapat membantu meningkatkan pergerakan melalui saluran pencernaan, yang menunjukkan jahe dapat meringankan alias mencegah sembelit.
2. Mendukung sistem kekebalan tubuh
Banyak orang menggunakan jahe untuk membantu pemulihan dari pilek alias flu. Namun, bukti yang mendukung penggunaan ini sebagian besar berkarakter anekdot.
Studi pada 2017 menemukan bahwa konsumsi jahe setiap hari dapat mendukung sistem kekebalan tubuh. Ini dapat melindungi terhadap penyakit kronis dan mendukung pemulihan dari penyakit lain, seperti pilek alias flu.
3. Meredakan mual
Ilmu di kembali ini telah didokumentasikan baik, dengan beragam penelitian yang menyoroti bahwa jahe betul-betul mengurangi indikasi mual bagi banyak orang. Bahkan, National Health Service (NHS) menyarankan minum teh jahe untuk mengatasi mual.
“Hal ini disebabkan oleh sifat anti-inflamasinya yang kuat yang membantu mengurangi peradangan di saluran pencernaan dan dengan demikian meredakan ketidaknyamanan dan menenangkan sakit perut,” ujar mahir diet dan ahli bicara BDA, Anna Daniels, dikutip dari laman BBC.
4. Mengurangi rasa sakit dan nyeri
Jahe juga mempunyai sifat analgesik dan membantu mengurangi nyeri dan pegal pada otot. Hal ini didukung oleh penelitian yang berfokus pada nyeri otot akibat olahraga.
Efek anti-inflamasinya dapat mengurangi nyeri otot setelah kegiatan bentuk yang intens, menurut satu penelitian, sementara penelitian lain meneliti apakah peserta yang telah melakukan latihan kekuatan dapat mengurangi nyeri otot dengan mengonsumsi jahe mentah alias jahe yang telah dipanaskan.
Dilansir verywell health, kolesterol tinggi merupakan aspek akibat penyakit jantung koroner. Pola makan berkedudukan dalam mengelola kadar kolesterol.
Jahe telah diteliti untuk kesehatan jantung. Sebuah meta-analisis menemukan bahwa suplementasi jahe, dibandingkan dengan plasebo, memperbaiki profil lipid, termasuk kadar trigliserida (lemak dalam darah), kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL), dan kolesterol lipoprotein densitas tinggi (HDL).
6. Meredakan nyeri menstruasi
Nyeri kram menstruasi dikenal sebagai dismenore. Jahe dapat membantu mengurangi nyeri yang berasosiasi dengan nyeri ini.
Sebuah meta-analisis tahun 2023 menemukan bahwa suplementasi jahe lebih efektif daripada plasebo dan sama efektifnya dengan NSAID dalam mengurangi nyeri yang berasosiasi dengan dismenore.
7. Mengurangi peradangan
Sebuah tinjauan pada 2017 terhadap 16 uji klinis menyimpulkan bahwa sifat fitokimia dalam jahe dapat melawan peradangan.
Para penulis tersebut juga menyerukan penelitian lebih lanjut mengenai dosis dan jenis ekstrak jahe yang paling efektif.
Nah, itulah beberapa faedah jahe untuk kesehatan yang dapat Bunda peroleh. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·