9 Tanda Awal Gagal Ginjal, Kenali Gejala Dan Cara Menghindarinya

May 13, 2026 12:40 PM - 1 bulan yang lalu 41177

Jakarta -

Penyakit kandas ginjal sering kali berkembang secara perlahan tanpa disadari. Karena itu, krusial untuk mengenali tanda-tanda awalnya agar dapat segera ditangani dengan perawatan yang lebih sigap dan tepat.

Gagal ginjal terjadi ketika kedua ginjal tidak lagi berfaedah dengan baik untuk menjaga tubuh tetap prima. Di lain waktu, ini merupakan akibat dari penyakit ginjal kronis jangka panjang yang mematikan.

Banyak orang tidak mengalami indikasi selama tahap awal penyakit ginjal. Biasanya, tanda-tanda muncul ketika terjadi kandas ginjal, dan gejalanya juga dapat bervariasi, Bunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


9 Tanda awal kandas ginjal

Meski jarang muncul, ada beberapa tanda umum yang tanpa disadari menunjukkan adanya kandas ginjal. Berikut di antaranya:

1. Tidak nafsu makan

Nafsu makan yang memburuk mungkin termasuk karakter yang sangat umum. Namun, penderita penyakit ginjal dapat mengalami penurunan nafsu makan.

Hal ini terjadi lantaran penumpukan racun akibat berkurangnya kegunaan ginjal. Jika merasa bahwa nafsu makan semakin memburuk, perhatikan perihal ini lantaran dapat menjadi tanda penyakit ginjal.

2. Merasa lebih lelah

Penumpukan racun dan kotoran di dalam darah juga dapat menyebabkan Bunda merasa lelah, lemah, dan susah berkonsentrasi. Selain itu, komplikasi penyakit ginjal ialah anemia dapat menyebabkan kelemahan dan kelelahan.

3. Sulit tidur

Ketika ginjal tidak menyaring darah dengan baik, racun tetap berada di dalam darah dan tidak keluar dari tubuh melalui urine. Hal ini dapat membikin Bunda susah tidur, yang akhirnya menyebabkan obesitas dan sleep apnea.

4. Lebih sering buang air kecil

Jika lebih sering buang air kecil, terutama pada malam hari, ini dapat menjadi tanda awal kandas ginjal.

Ketika filter ginjal rusak, ini dapat menyebabkan peningkatan kemauan untuk buang air kecil. Terkadang perihal tersebut bisa menjadi tanda jangkitan saluran kemih alias adanya rasa sakit di bagian uretra pada perempuan.

5. Urine berbusa

Gelembung yang berlebihan dalam urine, terutama yang mengharuskan Bunda membilasnya beberapa kali sebelum hilang, menunjukkan adanya protein dalam urine.

Bisa ini mungkin seperti busa yang dilihat saat mengaduk telur lantaran protein yang umum ditemukan dalam urine, albumin, adalah protein yang sama ditemukan dalam telur.

6. Kulit kering dan gatal

Ginjal berfaedah menghilangkan limbah dan cairan ekstra dari tubuh, membantu membikin sel darah merah, menjaga tulang tetap kuat, dan bekerja untuk menjaga jumlah mineral yang tepat dalam darah.

Kulit kering dan gatal dapat menjadi tanda penyakit ginjal, perihal ini terjadi ketika ginjal tidak lagi bisa menjaga keseimbangan mineral dan nutrisi dalam darah.

7. Muncul darah dalam urine

Ginjal yang sehat biasanya menjaga sel-sel darah dalam tubuh ketika menyaring limbah dari darah untuk menghasilkan urine. Namun, ketika filter ginjal telah rusak, sel-sel darah ini dapat mulai bocor ke dalam urine.

8. Mengalami bengkak terus-menerus di sekitar mata

Protein dalam urine merupakan tanda awal bahwa filter ginjal telah rusak, sehingga memungkinkan protein bocor ke dalam urine.

Bengkak di sekitar mata disebabkan oleh kebenaran bahwa ginjal mengeluarkan sejumlah besar protein melalui urine, bukan menyimpannya di dalam tubuh. Hal ini menimbulkan bengkak pada area di sekitar mata.

9. Pergelangan pada area kaki mengalami bengkak

Penurunan kegunaan ginjal juga dapat menyebabkan retensi natrium, sehingga menyebabkan pembengkakan pada area kaki dan pergelangannya.

Pembengkakan pada ekstremitas bawah juga bisa menjadi tanda penyakit jantung, penyakit hati, dan masalah vena kaki kronis. Jika mengalami pembengkakan area kaki dan pergelangannya, waspadai perihal ini lantaran dapat menjadi tanda awal kandas ginjal.

Cara menghindari penyakit kandas ginjal

Dilansir dari laman healthline, lantaran tekanan hipertensi dan glukosuria adalah penyebab paling umum kandas ginjal, banyak langkah menghindari risikonya yang dapat Bunda lakukan. Berikut beberapa di antaranya:

1. Mengelola tekanan hipertensi dan kadar gula darah

Diabetes dan tekanan hipertensi dapat meningkatkan akibat penyakit jantung serta kandas ginjal. Oleh lantaran itu, Bunda disarankan untuk mengendalikan keduanya dalam pemisah normal.

2. Konsumsi makanan yang menyehatkan jantung

Pola makan yang menyehatkan jantung, ialah pola makan rendah gula dan kolesterol serta tinggi serat, seperti biji-bijian utuh, buah-buahan, dan sayuran, membantu mencegah penambahan berat badan.

Selain itu, Bunda juga disarankan untuk mengurangi asupan garam lantaran konsumsi yang terlalu banyak dikaitkan dengan tekanan darah tinggi.

3. Minum air yang cukup

Dehidrasi mengurangi aliran darah ke ginjal, yang dapat merusaknya. Pastikan Bunda setidaknya minum sebanyak 2 liter setiap harinya.

4. Mengurangi stres

Mengurangi stres dan kekhawatiran dapat menurunkan tekanan darah, yang baik untuk kesehatan ginjal Bunda.

5. Berolahraga secara teratur

Olahraga, seperti berenang, melangkah kaki, dan berlari, dapat membantu mengurangi stres, mengelola glukosuria dan tekanan darah tinggi, serta menjaga berat badan yang sehat.

Nah, itulah beberapa tanda awal kandas ginjal hingga langkah menghindari risikonya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Selengkapnya