Amalan yang Dirindukan Orang Mati untuk Dekat Rasulullah SAW

Intisari Islam Ditulis oleh Diperbarui Waktu baca 1 menit 1013x dilihat
Amalan yang Dirindukan Orang Mati untuk Dekat Rasulullah SAW

Ilustrasi sujud.

Di antara semua gerakan dalam shalat, sujud menempati posisi paling istimewa; amalan yang dirindukan orang mati karena kedekatannya dengan Rasulullah SAW di akhirat. Saat seorang hamba berdiri, dia sedang beribadah.

Saat rukuk, ia memperbesarkan dan memuliakan Allah SWT. Namun pada posisi sujud, seorang hamba menempati puncak ketundukan dan penghambaan kepada Tuhan-Nya.

Sujud melambangkan kehinaan manusia di hadapan Sang Pencipta: dahi, simbol kehormatan manusia, ditempelkan ke tanah—di situlah tersimpan kemuliaan sejati.

Semakin rendah seseorang merendahkan diri di hadapan Allah, semakin tinggi pula derajat yang Allah karuniakan kepadanya.

Tidak mengherankan jika Rasulullah SAW menjadikan banyaknya sujud sebagai salah satu jalan utama menuju surga dan kedekatan dengan beliau di akhirat.

Kisah ini bermula dari seorang sahabat sederhana bernama Rabi'ah bin Ka'ab Al-Aslami RA. Ia bukan orang kaya, bukan pemilik kekuasaan, dan bukan tokoh yang punya pengaruh besar dalam masyarakat.

Ia adalah sahabat yang hidup sederhana dan mengabdikan diri untuk membantu kebutuhan Rasulullah SAW.

Rabi'ah bercerita bahwa ia sering bermalam di dekat Rasulullah SAW, menyiapkan air untuk wudhu dan membantu berbagai keperluan beliau.

Suatu hari Rasulullah SAW berbicara kepadanya, "Mintalah." Sebuah kesempatan yang sangat langka.

Artikel Lainnya Intisari Islam

Bagikan Postingan