Beda Gaya Liburan Gen Z, Milenial, hingga Generasi Booomer

Portal Kesehatan Ibu dan Anak Aug 23, 2026 02:25 AM 57

Liburan sama seperti keseimbangan dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi. Setiap generasi mempunyai caranya sendiri dalam mendefinisikan liburan dan langkah menikmati waktu liburan tersebut. Bagi beberapa orang liburan tidak hanya mengunjung letak wisata terbaru, tetapi bisa juga menjadi langkah untuk melepas penat dari kehidupan pekerjaan yang melelahkan

Setiap orang mempunyai prioritas, kebiasaan, dan fase generasi yang berbeda dalam menanggapi waktu luang. Baik dalam memilih kegiatan, destinasi, alias membikin perancangan anggaran perjalanan.

 Perbedaan ini semakin terlihat ketika membandingkan style liburan Gen Z, Milenial, hingga generasi Boomer. Perkembangan teknologi menjadi salah satu aspek yang membikin pengalaman libur menjadi lebih beragam. Generasi Z yang tumbuh berbareng teknologi mungkin mempunyai lebih banyak pilihan dalam mengisi waktu liburan.


Perbedaan style liburan Gen Z, Milenial, hingga Generasi Boomer

Dikutip dari Your Tango, perbedaan style liburan Gen Z, Milenial, hingga Generasi Boomer.

Gen Z memandang liburan sebagai style hidup

Banyak dari Generasi Z bakal berinvestasi dalam pengalaman dan menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Merencanakan perjalanan menjadi salah satu langkah menikmati akhir pekan. Namun, beberapa Gen Z juga memandang perjalanan bukan sebuah pencapaian, tetapi sebagai langkah untuk bersantai ialah dengan melakukan perihal lain seperti beristirahat alias sekedar menikmati suasana

Gen Z lebih banyak memilih untuk tidak menabung dan menggapai pencapaian besar seperti mempunyai rumah alias berkeluarga. Kebanyakan dari generasi ini memilih untuk menjadikan liburan sebagai style hidup. 

Mereka tidak segan untuk mengeluarkan duit demi secangkir kopi premium, barang-barang mewah, alias makan ‘cantik’ di restoran ternama daripada menghabiskan duit untuk liburan di satu perjalanan panjang. Mereka apalagi rela menjadwalkan libur dalam jangka waktu yang pendek untuk kebutuhan pribadi.

Generasi Z menginvestasikan duit mereka dalam corak pengalaman dan kenangan. Beberapa Gen Z senang untuk mengunjungi tempat yang kurang terkenal dikarenakan mereka mau perjalanan terasa lebih personal. Selain mencari pengalaman baru, Generasi Z juga senang mengekspresikan diri dengan tetap mengutamakan kenyamanan dan kualitas hidup.

Generasi Milenial mudah meluangkan waktu untuk liburan yang santuy dan menyenangkan

Generasi Milenial mempunyai komitmen yang kuat dalam keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Mereka lebih nyaman ketika melakukan perjalanan santuy yang rutin sepanjang tahun, dibanding satu liburan panjang.

Kesejahteraan mental seringkali menjadi argumen besar mereka menggunakan waktu untuk liburan, apalagi di kondisi sakit pun. Mereka sering mencari pengalaman yang tidak didapatkan di rumah, entah itu mencari tempat sewa yang menarik alias berpergian berbareng teman-teman.

Generasi Milenial banyak mengeksplorasi dan meneliti tempat yang terbaik untuk dikunjungi dan mengandalkan media sosial untuk membikin keputusan. Selain itu, mereka bakal menjadwalkan perjalanan sesuai dengan kondisi kesehatan mereka alias bisa jadi menjadikan perjalanan upaya sebagai liburan singkat mereka.

Generasi X memandang liburan berakar pada rehat dan relaksasi

Generasi X lebih sering merencanakan liburan di setiap tahun. Jika generasi muda lebih senang liburan dengan kegiatan santuy dan spontan, berbeda dengan generasi X yang lebih memilih untuk menginvestasikan uangnya pada liburan yang kondusif dan nyaman.

Mereka lebih jarang berpergian, tetapi ketika liburan mereka lebih banyak menghabiskan duit dibanding yang lainnya. Hal tersebut lantaran mereka memandang bahwa liburan adalah kegiatan setahun sekali yang perlu dilakukan. Mereka rela menelurusi ulasan alias forum untuk mencari penginapan terbaik.

Mereka menganggap liburan sebagai pelarian penuh dari tanggung jawab perkerjaan. 

Generasi Boomer memandang liburan sebagai corak tradisi dan momen berkumpul berbareng keluarga 

Generasi Boomer bakal memilih dan menikmati waktu libur di waktu yang berkualitas. Ketika mendapat waktu libur, mereka condong secara penuh meninggalkan pekerjaan dan datang untuk family mereka.

Generasi Boomer sering menggunakan pemasok perjalanan untuk menghindari sesuatu yang rumit. Mereka konsentrasi pada perjalanan yang santuy dan tenang, seperti liburan dengan kapal pesiar alias menginap di suatu resor.

Bagi mereka, mengambil libur bukanlah perihal yang biasa. Alih-alih mengambil libur untuk beberapa hari, mereka lebih senang mengambil libur dengan lama yang panjang. Loyalitas terhadap perusahaan antara generasi Boomer dan Generasi Z terlihat kontras di sini. 

Itulah perbedaan style liburan antara Gen Z, Milenial, hingga Boomer. Semoga membantu, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Selengkapnya
Beda Gaya Liburan Gen Z, Milenial, hingga Generasi Booomer
InMotion Shared Hosting
CloudWays Cloud Hosting