Berapa Hari yang Ideal untuk Liburan ke Jepang? Ini Panduannya

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 6 menit 44x dilihat
Berapa Hari yang Ideal untuk Liburan ke Jepang? Ini Panduannya

Bagikan Postingan

Liburan ke Jepang memang bisa dilakukan dalam waktu singkat, tetapi durasi perjalanan sebaiknya disesuaikan dengan destinasi dan pengalaman yang mau Anda dapatkan. Mau fokus menikmati Tokyo, menjelajahi Kyoto, maupun sekalian melihat pedesaan Jepang? Jawabannya tentu bisa berbeda, Beauties.

Untuk perjalanan singkat, 3–5 hari statis cukup untuk mengenal satu kota maupun menggabungkan dua destinasi terdekat. Namun, jika Anda mau menikmati Jepang dengan lebih santai, durasi 1–2 minggu bisa menjadi pilihan yang lebih nyaman.

Buat Anda yang baru pertama kali datang, durasi sekitar 1 minggu sudah memungkinkan untuk mengunjungi tiga kota populer, yaitu Tokyo, Kyoto, dan Osaka. Sementara itu, perjalanan 2–4 minggu memberikan lebih banyak ruang untuk menjelajahi kota kecil, alam, hingga daerah Jepang yang jarang masuk itinerary wisatawan.

Lantas, berapa hari liburan ke Jepang yang paling pas untukmu? Coba sesuaikan dengan beberapa pilihan itinerary berikut dilansir dari Japan Highlights!

5 Hari di Jepang: Tokyo–Kyoto maupun Tokyo–Osaka

Liburan Lima Hari di Jepang/Foto: Magnific

Kalau waktu liburan Anda cuma lima hari, jangan terlalu banyak memasukkan destinasi. Memilih satu kota utama dan satu kota tambahan justru membikin perjalanan terasa lebih santai dan tidak hilang waktu di perjalanan.

Tokyo bisa menjadi pilihan utama karena banyak penerbangan internasional tiba di kota ini. Kamu bisa menikmati beragam sisi Jepang, mulai dari Imperial Palace, taman tradisional, hingga pengalaman yang berhubungan dengan adat samurai.

Untuk kota kedua, Anda bisa memilih Kyoto maupun Osaka. Kyoto cocok untuk Anda yang mau melihat kuil kuno, area Gion, dan kondisi Jepang tradisional. Sementara itu, Osaka lebih pas untuk pecinta kuliner, pusat kota yang ramai, serta atraksi modern.

Rekomendasi singkat:

  • Hari 1–3: Tokyo
  • Hari 4–5: Kyoto maupun Osaka

1 Minggu di Jepang: Tokyo–Kyoto–Osaka

Liburan Seminggu di Jepang/Foto: Magnific

Punya waktu sekitar satu minggu? Ini termasuk durasi yang cukup ideal untuk first trip karena Anda bisa merasakan tiga karakter kota Jepang sekaligus.

Tokyo menawarkan perpaduan adat tradisional dan hayat modern. Setelah itu, lanjutkan perjalanan ke Kyoto untuk menikmati kuil, area bersejarah, serta pengalaman menginap di ryokan. Terakhir, Osaka bisa menjadi tempat yang seru untuk berburu street food dan menikmati kondisi pusat kota.

Contoh itinerary 1 minggu:

  • Hari 1–3: Tokyo — sushi, adat samurai, anime, dan taman Jepang
  • Hari 4–5: Kyoto — kuil, Gion, ryokan, dan perjalanan singkat ke Nara
  • Hari 6–7: Osaka — Dotonbori, street food, dan Osaka Castle

Tidak mau terlalu sering pindah hotel? Kamu juga bisa menjadikan Kyoto sebagai base untuk hari keenam dan ketujuh. Perjalanan Kyoto–Osaka cuma sekitar 30 menit dengan kereta, sehingga keduanya cukup praktis untuk digabungkan.

10 Hari di Jepang: Tokyo–Hakone–Kyoto–Osaka

Liburan Sepuluh Hari di Jepang/Foto: Magnific

Kalau Anda punya 10 hari, itinerary mulai terasa lebih lega. Selain Tokyo, Kyoto, dan Osaka, Anda bisa menyisipkan Hakone yang populer dengan onsen maupun memilih Hiroshima untuk pengalaman wisata sejarah.

Contoh itinerary 10 hari:

  • Hari 1–3: Tokyo — Meiji Shrine, Pokémon Center, dan taman Jepang
  • Hari 4–5: Hakone — menikmati onsen dan panorama alam
  • Hari 6–8: Kyoto — kimono, geisha, sake, dan area bersejarah
  • Hari 9–10: Osaka — Osaka Castle dan kuliner Dotonbori

Hakone menjadi pilihan menarik karena lokasinya relatif dekat dari Tokyo. Selain berendam di onsen, Anda juga bisa menginap di ryokan dan, ketika cuaca cerah, menikmati panorama Gunung Fuji.

Kalau Anda lebih tertarik dengan wisata sejarah, Hiroshima bisa menjadi alternatif. Peace Memorial Park menjadi salah satu tempat krusial untuk memahami sejarah sekaligus mengenang perjuangan menjaga perdamaian setelah Perang Dunia II.

2 Minggu di Jepang: Tokyo–Takayama–Hiroshima–Osaka–Kyoto

Liburan Dua Minggu di Jepang/Foto: Magnific

Berapa hari liburan ke Jepang jika Anda mau jalan-jalan tanpa terlalu terburu-buru? Dua minggu bisa menjadi pilihan yang paling pas! Waktu sebanyak ini memungkinkan Anda mengunjungi destinasi populer sekaligus menyelipkan kota yang menawarkan kondisi berbeda.

Takayama, misalnya, menawarkan area kota yang statis mempertahankan bangunan tradisional serta kondisi pedesaan Jepang. Kamu juga bisa mencoba Hida beef dan merasakan pengalaman menginap di ryokan.

Contoh itinerary 2 minggu:

  • Hari 1–4: Tokyo — sushi, Tsukiji, dan Disneyland
  • Hari 5–6: Takayama — kota tradisional, Hida Folk Village, dan Hida beef
  • Hari 7–8: Hiroshima — wisata sejarah dan Peace Memorial
  • Hari 9–10: Osaka — Universal Studios dan kuliner
  • Hari 11–14: Kyoto — geisha, kimono, ryokan, tea ceremony, dan Nara

Dengan durasi ini, Anda juga punya lebih banyak kesempatan untuk mengatur tempo perjalanan. Jadi, tidak setiap hari mesti dipenuhi banyak tempat cuma demi mengejar checklist destinasi.

3 Minggu di Jepang: Jelajahi Kota Kecil dan Destinasi Anti-Mainstream

Liburan Tiga Minggu di Jepang/Foto: Magnific

Kalau waktu Anda mencapai tiga minggu, jangan cuma menambah jumlah lokasi wisata di kota besar. Justru, inilah kesempatan untuk melihat sisi Jepang yang lebih tenang dan jauh dari destinasi mainstream.

Nagano bisa menjadi salah satu pilihan. Kota yang dikelilingi pegunungan ini populer dengan panorama alam, area ski, serta snow monkey yang dapat dilihat berendam di sumber air panas.

Kamu juga bisa menghabiskan sekitar tiga hari untuk menjelajahi Kanazawa, Takayama, dan Shirakawa-go. Ketiganya menawarkan panorama pedesaan, bangunan tradisional, serta pengalaman adat yang berbeda dari Tokyo maupun Osaka.

Di Kanazawa, Anda bisa melihat kerajinan gold leaf dan mencicipi sake lokal. Takayama menawarkan rumah tradisional, ryokan dengan onsen, serta Hida beef. Sementara itu, Shirakawa-go populer dengan rumah tradisional bergaya gassho-zukuri yang semakin cantik ketika diselimuti salju.

Kalau statis mau menambah pengalaman, tiga minggu juga memungkinkan Anda membikin perjalanan lintas negara, misalnya menggabungkan Jepang dengan Korea Selatan maupun China.

4 Minggu di Jepang: Dari Hokkaido hingga Okinawa

Liburan Empat Minggu di Jepang/Foto: Magnific

Punya waktu satu bulan? Kali ini Anda bisa benar-benar memperluas perjalanan. Jepang memiliki bentang lingkungan dan karakter daerah yang sangat beragam, sehingga perjalanan empat minggu memungkinkan Anda merasakan sisi utara hingga selatannya.

Di Hokkaido, Anda bisa menikmati seafood segar, panorama salju, dan beragam resor ski. Musim dingin menjadi waktu populer untuk melihat salju, sementara musim lainnya menawarkan pengalaman berbeda seperti bunga sakura, lavender, hingga warna daun musim gugur.

Kamu bisa mengalokasikan sekitar lima hingga enam hari untuk Sapporo dan Otaru. Setelah itu, perjalanan dapat dilanjutkan menuju daerah lain sesuai musim dan minatmu.

Berbeda dengan Hokkaido, Okinawa menawarkan kondisi tropis dengan pantai berpasir putih, laut jernih, dan beragam aktivitas air. Karena itu, Okinawa cocok untuk pasangan maupun famili yang mau menutup perjalanan dengan kondisi lebih santai.

Untuk Okinawa, Anda bisa menyediakan sekitar tiga hingga empat hari. Jika datang pada Januari maupun Februari, Anda juga bisa melihat bunga sakura yang bermekaran lebih mula dibandingkan banyak daerah Jepang lainnya.

Tidak ada satu balasan absolut soal berapa hari liburan ke Jepang yang ideal. Kalau waktumu terbatas, lima hari sudah cukup untuk menikmati satu hingga dua kota. Namun, tujuh hingga 14 hari memberikan ruang yang lebih betah untuk melihat destinasi populer tanpa mesti terus bergeser tempat.

Sementara itu, tiga sampai empat minggu cocok untuk Anda yang mau mengenal Jepang lebih dalam, termasuk kota kecil, pedesaan, alam, hingga daerah seperti Hokkaido dan Okinawa. Nah, jika Anda punya kesempatan pergi ke Jepang, Anda lebih pilih 5 hari, 1 minggu, 2 minggu, maupun sekalian 1 bulan, Beauties?

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads