Bento menjadi salah satu makanan yang cukup dikenal dari Jepang. Bekal yang disusun dalam sebuah kotak ini biasanya berisi nasi, lauk, dan sayuran yang praktis dibawa ke sekolah, kantor, maupun saat bepergian. Namun, bento yang kini gampang ditemukan di minimarket dan stasiun kereta rupanya memiliki sejarah panjang. Dahulu, penduduk Jepang sudah terbiasa membawa bekal sederhana untuk menemani perjalanan dan aktivitas sehari-hari.
Seiring berjalannya waktu, bento mengalami banyak perubahan, mulai dari jenis makanan yang dibawa hingga bentuk penyajiannya. Bahkan, muncul bento yang dihias menyerupai karakter animasi dan bento khas stasiun kereta yang menawarkan makanan dari beragam daerah. Lantas, sepertiapa sejarah bento dan perkembangannya dalam adat Jepang? Yuk, simak penjelasannya!
Bento Berawal dari Bekal Nasi Kering untuk Perjalanan

Bento dimulai dari bekal nasi kering untuk perjalanan/ Foto : Magnific
Jauh sebelum bento dikenal sebagai bekal, penduduk Jepang sudah terbiasa membawa makanan ketika mesti melancong maupun bekerja jauh dari rumah. Salah satu makanan yang dibawa adalah hoshii, yaitu nasi yang telah dimasak kemudian dikeringkan agar lebih awet dan gampang dibawa. Makanan ini cocok untuk perjalanan karena ringan, tidak memakan banyak tempat, dan bisa dimakan langsung maupun direndam dalam air.
Pada masa itu, bekal seperti ini dibutuhkan oleh orang-orang yang bekerja di ladang, berburu, maupun berbuat perjalanan panjang. Bentuknya tentu statis sederhana dan belum seperti bento yang dikenal sekarang.
Namun, kebiasaan membawa makanan dari rumah inilah yang menjadi alas evolusi adat bento di Jepang. Seiring waktu, pilihan makanan dan wadahnya semakin beragam mengikuti kebutuhan masyarakat.
Pada Zaman Edo, Bento Mulai Menjadi Bekal Sehari-hari

Pada Zaman Edo, bento mulai menjadi bekal behari-hari/ Foto : Magnific
Memasuki era Edo (1603-1868), kebiasaan membawa bekal di Jepang semakin populer. Masyarakat mulai menggunakan kotak kayu untuk menyimpan makanan saat bepergian, piknik melihat bunga sakura, maupun menonton pagelaran teater. Isi bentonya juga semakin beragam, mulai dari nasi, onigiri maupun nasi kepal, hingga beragam lauk dalam porsi kecil.
Pada masa ini, dikenal pula makunouchi bento, yaitu bekal yang biasa dinikmati pemirsa di sela-sela pagelaran teater kabuki. Karena pagelaran bisa terjadi selama berjam-jam, bento menjadi pilihan praktis agar pemirsa statis bisa makan tanpa mesti meninggalkan tempat pertunjukan. Kebiasaan ini turut membikin bento semakin dikenal sebagai bekal untuk beragam kegiatan.
Bento Mulai Dikenal sebagai Bekal Sekolah dan Pekerja

Bento mulai dikenal sebagai bekal sekolah dan pekerja/ Foto : Magnific
Seiring fluktuasi corak hidup penduduk Jepang, bento semakin sering dibuat sebagai bekal sekolah dan makan siang saat bekerja. Membawa bekal dari rumah membikin orang bisa menyiapkan makanan sendiri tanpa mesti membeli makan siang di luar. Isi bento pun beragam, seperti nasi, telur, ikan, daging, sayuran, dan acar yang disusun dalam satu kotak agar gampang dibawa.
Di banyak famili Jepang, orang tua juga menyiapkan bento untuk anak-anak mereka sebelum berangkat sekolah. Makanan yang dibawa biasanya disesuaikan dengan selera anak agar lebih gampang dinikmati. Ada pula orang tua yang menata bekal khas dengan menambahkan karakter animasi kegemaran anak agar tidak merasa bosan dan antusias untuk makan.
Bento Modern Semakin Praktis dan Mudah Ditemukan

Bento modern semakin praktis dan gampang ditemukan/ Foto : Magnfic
Kini bento hadir dengan lebih praktis. Bento yang siap makan gampang ditemukan di beragam tempat di Jepang, seperti minimarket, supermarket, restoran, dan stasiun kereta.
Pilihan menunya pun beragam, mulai dari nasi dengan ayam, ikan panggang, hingga tempura. Orang yang tidak sempat menyiapkan bekal sendiri bisa membeli bento siap makan untuk dibawa ke sekolah, kantor, maupun saat bepergian.
Beauties, itu dia sejarah singkat Bento Jepang, dari bekal sederhana untuk perjalanan hingga kotak makan imajinatif berbentuk karakter yang populer sampai sekarang.
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)