Bukan Arab Saudi, Ternyata Ini Negara Terkaya Di Timur Tengah

Jul 25, 2026 04:35 PM - 13 jam yang lalu 630

Jakarta -

Saat mendengar negara terkaya di Timur Tengah, sebagian besar Bunda mungkin langsung terlintas Arab Saudi. Namun faktanya, negara tersebut bukan yang menempati posisi teratas.

Kawasan Timur Tengah telah lama dikenal sebagai daerah yang kaya bakal sumber daya alam dan mempunyai perekonomian yang kuat. Bahkan, banyak orang berjuluk crazy rich berasal dari negara-negara ini.

Berbagai negara di area ini bisa memanfaatkan kekayaan alam, investasi, serta kebijakan ekonomi untuk mendorong pertumbuhan finansial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


5 Negara terkaya di Timur Tengah

Dilansir Sudanese American Physicians Association, beberapa negara terkaya di Timur Tengah terus menonjol bukan hanya lantaran kekayaan minyak mereka, tetapi juga keberhasilannya dalam membangun ekonomi modern dan terdiversifikasi yang menarik investasi global.

Lantas, negara mana yang terkaya di Timur Tengah? Simak daftar selengkapnya berikut ini:

1. Qatar

Qatar menempati posisi pertama yang memimpin kemakmuran per kapita di Timur Tengah. Dalam pemetaan Prospek Ekonomi Dunia IMF pada April 2025, PDB per kapita (PPP) Qatar adalah USD121.610 alias Rp1,98 miliar per orang.

Negara ini adalah pengekspor utama gas alam dan LNG. Banyak kajian ekonomi Qatar mencatat bahwa ekspor daya mendominasi pendapatan ekspor dan pendapatan negara. Misalnya, dalam profil ekonomi negara global, pendapatan daya merupakan pilar krusial dari model fiskal Qatar.

Karena populasinya yang relatif mini dan hasil sumber daya yang tinggi, pendapatan per kapita Qatar sangat luar biasa. Qatar banyak berinvestasi kembali di bagian infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan sektor-sektor yang berorientasi masa depan.

2. Uni Emirat Arab (UEA)

Uni Emirat Arab (UEA) menempati posisi kedua sebagai negara terkaya di Timur Tengah berkah keberhasilannya mendiversifikasi perekonomian dan menerapkan kebijakan yang berorientasi pada masa depan.

Menurut proyeksi ekonomi Reuters, ekonomi UEA diperkirakan tumbuh 4,9 persen pada 2025, didorong oleh sektor migas maupun non-migas.

Berdasarkan profil ekonomi UEA, produk domestik bruto (PBD) per kapita berasas purchasing power parity (PPP) diperkirakan mencapai USD82.000 alias Rp1,34 miliar per orang.

Sementara itu, PDB per kapita nominal tercatat sekitar USD51.290 alias setara dengan Rp836 juta per orang.

Keberhasilan UEA tidak hanya berjuntai pada minyak. Negara ini juga sukses mengembangkan beragam sektor non-migas, seperti pariwisata, penerbangan, perdagangan, jasa keuangan, properti, dan teknologi yang sekarang menjadi penyumbang besar bagi perekonomian.

Selain itu, UEA juga mendorong investasi melalui area ekonomi bebas, kepemilikan asing yang lebih fleksibel, serta menarik perusahaan multinasional untuk memperkuat daya saingnya di tingkat global.

3. Arab Saudi

Arab Saudi menempati posisi ketiga sebagai negara terkaya di Timur Tengah. Berdasarkan informasi IMF pada April 2025, PDB per kapita berasas PPP negara ini mencapai USD61.920 alias Rp1.01 miliar per orang.

Selain mengandalkan minyak, Arab Saudi juga terus mendorong diversifikasi ekonomi melalui program Vision 2030 dengan mengembangkan sektor pariwisata, teknologi, dan daya terbarukan, serta membangun proyek besar seperti NEOM, The Red Sea, dan Qiddiya.

4. Kuwait

Kekuatan Kuwait berasal dari kekayaan minyak yang besar dan pengelolaan tersebut melalui aset negara. Dalam informasi IMF April 2025, PDB per kapita (PPP) Kuwait adalah USD50.960 alias setara dengan Rp831 juta per orang.

Model Kuwait yang telah lama diterapkan melibatkan pengalokasian sebagian besar pendapatan minyak kepada Otoritas Investasi Kuwait (KIA), yang berinvestasi secara dunia untuk mengurangi volatilitas pendapatan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kuwait menghadapi tekanan untuk mempercepat diversifikasi dan mengurangi ketergantungan negara pada minyak. 

Dengan demikian, meskipun Kuwait mungkin tertinggal dari negara-negara Teluk lainnya dalam perihal diversifikasi, pedoman sumber daya dan prasarana pengelolaan kekayaannya membantunya mempertahankan status per kapita yang tinggi di antara negara-negara Timur Tengah terkaya.

5. Bahrain

Bahrain telah lama mengejar model ekonomi yang kurang berjuntai pada minyak, yang membantunya mempertahankan posisinya di antara negara-negara Arab terkaya.

Pada kuartal pertama tahun 2024, PDB riil Bahrain tumbuh sebesar 3,3 persen secara tahunan, dan sektor non-minyaknya, yang menyumbang sekitar 85,9 persen dari PDB, juga tumbuh sebesar 3,3 persen  pada periode tersebut.

Nah, itulah lima teratas negara terkaya di Timur Tengah yang dapat Bunda ketahui. Semoga info ini bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/rap)

Selengkapnya