Bukan hanya Perasaan, Menyusui Terbukti Secara Medis Memang Melelahkan

Portal Kesehatan Ibu dan Anak Aug 22, 2026 08:55 PM 20

Jakarta -

Menyusui merupakan agenda yang cukup menguras daya para Bunda di luar sana. Bahkan, bukan hanya perasaan, menyusui secara medis memang membikin tubuh Bunda jadi lebih lelah.

Bagi Bunda baru, rutinitas setelah melahirkan mungkin terasa lebih menantang. Selain mengurus bayi, agenda menyusui yang cukup padat rupanya bisa juga membikin mereka kelelahan.

Tidak saja lantaran kurang istirahat, tetapi keadaan yang mengharuskan Bunda stand by terus menerus menjaga bayinya, serta dibarengi pemulihan pasca melahirkan, membikin kelelahan susah terhindarkan ya, Bunda.


Belum lagi, agenda menyusui yang cukup banyak dalam 1x24 jam membikin waktu tidur Bunda sangat minim. Bahkan, tak jarang makan pun jadi telat, mengurus diri tak lagi sempat, dan beragam perihal lainnya yang terpaksa tersingkirkan.

Mengapa menyusui membuat Bunda sangat lelah?

Menurut Dr Nikki Ramskill, seorang master umum dan pendiri The Female Health Doctor Clinic bahwa tubuh Bunda melakukan pekerjaan besar di kembali layar. 

Seperti diketahui bahwa prolaktin, hormon yang bertanggung jawab atas produksi susu, secara alami mempunyai pengaruh menenangkan dan mengantuk, dan kadar susu meningkat semalam seperti dikutip dari laman Huffpost.

"Memproduksi ASI juga memerlukan daya ekstra, sekitar 300-500 kalori per hari, pada saat tubuh Bunda tetap dalam proses pemulihan dari kehamilan dan kelahiran." 

Ditambahkan Dr Ramskill bahwa tidur yang terganggu juga mempunyai peran di dalamnya. "Tidak selalu soal berapa jam total yang Anda dapatkan. Jika Bunda bangun setiap beberapa jam untuk menyusu, Bunda tentunya berulang kali terbangun dari tahap tidur yang lebih dalam," jelasnya.

Secara teknis, ibu menyusui hanya bisa tidur enam alias tujuh jam dalam satu malam dan tetap bangun dengan emosi betul-betul melelahkan. Di sisi lain, kehilangan nutrisi yang menjadi akibat juga perlu dipertimbangkan.

Seorang mahir gizi, Charlotte Grand mengatakan bahwa tubuh Bunda mengutamakan bayi di atas segalanya. Sementara, menyusui secara aktif mengambil mikronutrien penting, termasuk vitamin B, vitamin D, seng, dan unsur besi, langsung dari persediaan jaringan Bunda untuk memastikan ASI seimbang sempurna.

"Karena kehilangan nutrisi yang terus-menerus ini menguras persediaan internalnya, perihal ini dapat dengan sigap menyebabkan penurunan sistemik dan kelelahan mendalam jika vitamin-vitamin tersebut tidak aktif diisi kembali."

Selain aspek di atas, ada juga aspek lainnya yang mungkin bisa memicu kelelahan ibu menyusui. Misalnya saja cuaca panas seperti yang terjadi di Jepang ketika cuaca panas melanda. 

"Selama gelombang panas, tubuh Bunda kudu bekerja jauh lebih keras untuk menjaga suhu inti tetap dalam rentang yang aman," kata Dr Ginni Mansberg, seorang master umum dan salah satu pendiri ESK.

Tak hanya itu, dengan kondisi panas juga artinya bakal mengalihkan darah ke kulit, meningkatkan keringat dan membikin jantungmu bekerja sedikit lebih keras. Belum lagi, saat cuaca panas melanda, ibu menyusui juga berisiko terkena dehidrasi.

Sementara, menyusui memerlukan cairan yang cukup. Ketika ibu menyusui kurang minum, tentunya bakal lebih mudah bagi busui mengalami dehidrasi.  Dr Ramskill mencatat bahwa apalagi dehidrasi ringan dapat membikin ibu menyusui merasa lelah, sakit kepala, dan secara umum lelah.

Cara mengatasi kelelahan saat menyusui

Kelelahan selama menjalani status ibu menyusui menjadi perihal normal yang dialami semua Bunda. Sehingga, perihal tersebut hanya perlu dinikmati saja sembari mencari langkah masing-masing agar bisa beradaptasi dengan kondisi tersebut.

Berikut ini beberapa langkah mengatasi kelelahan saat menyusui agar ibu menyusui tetap fit:

1. Minum setelah menyusui

Siapkan sebotol air selalu dan setiap kali usai menyusui, pastikan segera memenuhi kebutuhan cairan dengan baik. Selain itu, pastikan juga Bunda mengonsumsi makanan yang cukup. "Saya lebih memilih makan mini dan teratur alias camilan yang mengandung protein dan unsur besi daripada berupaya menjaga diri tetap berfaedah dengan kafein dan camilan manis," tambah Dr Ramskill.

2. Konsumsi suplemen 

Kelelahan yang dialami busui terkadang bikin tubuh lemas dan enggan mengerjakan kegiatan lainnya. Untuk itu, agar tubuh tetap fit dan nutrisi tetap terpenuhi, pastikan menambahkan suplemen guna menggantikan mikronutrien yang mulai habis.

3. Menyelaraskan rehat dengan agenda menyusui

Prolaktin secara alami dapat menyebabkan kantuk saat menyusui ya, Bunda. Karenanya, sebaiknya Bunda berupaya menyelaraskan rehat dengan agenda menyusui bayi jika memungkinkan. Bahkan, rehat sejenak usai makan pagi dapat membantu mengatur ulang sistem saraf.

4. Masukkan makanan kaya unsur besi

Kehilangan  darah pasca melahirkan, dikombinasikan dengan tuntutan unsur besi saat menyusui, membikin kekurangan unsur besi subklinis menjadi penyebab utama kelelahan. Untuk itu, perbanyak makanan kaya unsur besi (seperti daging tanpa lemak, lentil, dan sayuran hijau) berbareng vitamin C (yang mengoptimalkan penyerapan unsur besi).

Pada akhirnya, memahami bahwa kelelahan merupakan akibat yang dialami para Bunda usai persalinan dan mengurus bayinya, bukan berfaedah perihal ini kudu dihindari ya, Bunda.

Sebaiknya, jangan sungkan meminta support dari circle orang terdekat untuk mendukung peran Bunda selama menyusui. Jika rasa capek terasa luar biasa, semakin parah dan bukannya membaik meski telah dibawa istirahat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan master ya, Bunda.

"Gejala seperti sesak napas, pusing, palpitasi, perubahan berat badan yang signifikan, merasa sangat panas alias dingin, alias perdarahan berat alias berkepanjangan juga layak untuk diselidiki," kata Dr. Ramskill.

Nah, pastikan segera menemui master jika Bunda mengalami beragam indikasi tersebut. Bun. Penanganan yang lebih sigap dapat membantu Bunda pulih lebih sigap juga tentunya. Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya
Bukan hanya Perasaan, Menyusui Terbukti Secara Medis Memang Melelahkan
InMotion Shared Hosting
CloudWays Cloud Hosting