Ciri Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Sikap dan Kebiasaannya

Portal Kesehatan Ibu dan Anak Aug 22, 2026 07:30 PM 22

Orang yang mempunyai keahlian emosional yang tinggi berangkaian dengan kebiasaan bisa mengelola dan memahami emosi diri secara baik. Ada beragam perihal yang mengindikasikan orang mempunyai kepintaran emosional alias EQ yang tinggi.

Beberapa karakter orang yang mempunyai EQ tinggi dapat dilihat dari sikap dan kebiasaannya, Bunda. Apabila Bunda penasaran dengan ciri-ciri orang EQ tinggi berasas sikapnya, yuk simak tulisan berikut.

Ini dia 7 karakter orang EQ tinggi yang terlihat dari sikap dan kebiasaannya 

Berikut ini karakter seseorang mempunyai EQ yang tinggi berasas sikap dan kebiasaannya. Beberapa karakter ini disampaikan oleh psikolog.


1. Menetapkan batas yang tegas

Ciri orang yang mempunyai EQ tinggi salah satunya adalah bisa menetapkan batas yang tegas. Bagi sebagian orang, mengatakan “tidak” terhadap suatu permintaan dinilai egois alias dingin. Namun, psikolog Jordan Fiorillo Scotti menyampaikan bahwa orang yang pandai secara emosional biasanya bisa memasang batas yang jelas. Ini krusial dilakukan agar tidak terlalu menghabiskan daya dalam hubungan.

"Batasan interpersonal ini menentukan seberapa banyak kontak yang kita miliki dengan orang lain, jenis kontak apa yang kita miliki dengan mereka, berapa banyak yang kita berikan dan berapa banyak yang kita minta dalam hubungan kita, berapa banyak waktu yang kita luangkan untuk orang lain, dan berapa banyak waktu yang kita sisihkan untuk diri sendiri," ujarnya.

2. Tidak ikut bergosip

Orang yang mempunyai kepintaran emosional condong memilih untuk menghindari gosip. Meskipun tidak jarang perihal ini dianggap tidak acuh, tetapi menghindari rumor dapat menjaga integritas diri dari percakapan yang terasa bertentangan dengan nilai diri.

Terapis Hannah Rose mengatakan bahwa saat bergosip, kita bisa saja memberi pikiran dengan toksisitas dan penilaian. Sehingga, kita bakal lebih mengawasi diri sendiri saat kita sibuk mengawasi orang lain. Ini dapat berakibat pada emosi rentan terhadap rasa takut dan obsesi bahwa orang lain bakal bergosip tentang kita.

Selain itu, kegiatan bergosip terkadang memicu info yang salah, apalagi menambah drama. Apabila tidak dikendalikan secara baik, seseorang dapat terluka dengan adanya kegiatan ini.

3. Cenderung menjadi pengamat dibanding bereaksi berlebihan

Ciri orang yang mempunyai EQ tinggi selanjutnya adalah tidak langsung bereaksi untuk segala situasi yang terjadi. Orang dengan keahlian emosional yang baik tidak mau memperparah keadaan. Selain itu, dia juga bukan jenis orang yang dikenal bereaksi impulsif saat menghadapi ketegangan alias bentrok apapun. 

Sebaliknya, orang dengan EQ tinggi condong lebih memilih mengawasi terlebih dahulu, lampau memberi waktu untuk memproses info dan memahami konteksnya sebelum bereaksi.

Psikolog Bernard Golden menyampaikan bahwa, "Dengan bisa berakhir sejenak dan merespons, bukan bereaksi, Anda mungkin paling tepat digambarkan sebagai kuat dalam 'fleksibilitas psikologis.' Waktu jarak Anda memberi Anda waktu dan keterbukaan psikologis untuk menilai gimana emosi Anda terhadap situasi tersebut dan untuk berbincang tentang apa yang terbaik untuk Anda."

4. Menolak meminta maaf secara berlebihan

Meminta maaf merupakan perbuatan yang baik. Namun, meminta maaf secara berlebihan alias apalagi meminta maaf atas sesuatu yang bukan salah kita sejak awal sebaiknya dihindari.

Orang yang pandai secara emosional hanya meminta maaf ketika mereka betul-betul merasa itu pantas. Mengutip laman Your Tango, meminta maaf secara berlebihan dapat mengurangi nilai dari tindakan tersebut.

5. Bersuara atas keadilan

Orang yang mempunyai kepintaran emosional yang baik biasanya tidak bisa hanya tak bersuara saat ketidakadilan yang terjadi di depan mata.

Dengan bicara secara langsung saat memandang ketidakadilan, seseorang dapat mencegah situasi menjadi lebih jelek dan memastikan perilaku itu tidak terulang lagi. Individu yang pandai secara emosional tahu bahwa ketidakadilan dapat memengaruhi begitu banyak orang sekaligus.

6. Tidak berpura-pura tertarik

Bagi orang dengan EQ tinggi, berpura-pura tertarik dalam percakapan dapat menjadi perihal yang melelahkan. Mereka dapat memfokuskan perhatian pada percakapan yang dianggap krusial bagi mereka.

Dengan jujur tentang toleransi dan soal ketertarikan, mereka yang mempunyai EQ tinggi bisa membentuk hubungan yang jauh lebih dalam dan krusial bagi mereka.

7. Menjauhi perdebatan

Orang yang mempunyai kepintaran emosional yang baik bisa mempunyai peda percakapan mana yang kudu mereka libatkan. Apabila tidak produktif, orang dengan EQ tinggi umumnya bakal meninggalkan percakapan tersebut.

Kadang-kadang emosi terlalu memuncak ketika berdebat hanya bakal menambah drama. Menjauhi perdebatan bisa membantu seseorang mencegah mengatakan sesuatu yang mungkin nantinya bakal disesali. 

Orang yang pandai secara emosional tidak pernah lari dari konflik, tapi mereka juga pandai memilih pertempuran mereka. 

Itu dia karakter orang dengan EQ tinggi yang bisa dilihat dari sikapnya. Ciri ini hanyalah beberapa aspek sikap, tetap banyak lagi karakter yang menunjukkan seseorang mempunyai kepintaran emosi yang baik.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Selengkapnya
Ciri Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Sikap dan Kebiasaannya
InMotion Shared Hosting
CloudWays Cloud Hosting