Lupa tanggal ulang tahun alias momen krusial rupanya tidak selalu berangkaian dengan rasa tidak peduli. Bagi sebagian pria, tanggal tertentu memang bukan sesuatu yang mudah melekat dalam ingatan.
Kebiasaan tersebut juga bisa muncul lantaran langkah seseorang memandang sebuah seremoni alias menunjukkan perhatian kepada orang lain. Ada yang tidak terlalu memikirkan tanggal, tetapi tetap menganggap orang dan momennya berarti.
Meski begitu, perilaku ini kerap membikin pasangan bertanya-tanya, terutama ketika tanggal yang terlupakan dianggap penting. Lantas, apa penyebab laki-laki sering lupa tanggal-tanggal penting? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Alasan laki-laki sering lupa ulang tahun dan tanggal penting
Dilansir Medium, bagi anak-anak, hari ulang tahun mungkin terasa penting. Ini adalah salah satu dari sedikit hari dalam setahun yang tampak sepenuhnya berpusat pada kita. Namun, bagi banyak anak laki-laki, emosi itu tidak memperkuat selamanya.
Kehidupan perlahan menggantikan seremoni dengan tanggung jawab, sekolah berubah menjadi tempat kerja, mimpi menjadi kewajiban, waktu senggang menjadi terbatas, dan kegembiraan yang dulu menyelimuti hari ulang tahun perlahan memudar.
Pada akhirnya, ulang tahun berikutnya terasa kurang seperti sebuah peristiwa dan lebih seperti pengingat bahwa waktu terus melangkah maju. Bagi sebagian pria, makna emosionalnya lenyap begitu saja. Bukan lantaran mereka tidak senang lantaran mereka sudah konsentrasi pada hal-hal lain.
Sebagian laki-laki belajar untuk tidak berambisi terlalu banyak
Banyak laki-laki yang mengabaikan hari ulang tahun mereka tumbuh di lingkungan di mana acara-acara spesial tidak dianggap terlalu istimewa.
Mungkin memang terhalang masalah finansial, kehidupan family yang rumit, alias ada masalah lebih besar yang memerlukan perhatian. Seiring waktu, orang beradaptasi dengan apa pun yang menjadi normal.
Ketika tidak ada yang merayakan ulang tahun secara besar-besaran selama bertahun-tahun, akhirnya mereka berakhir menganggapnya sebagai perihal yang besar. Harapan itu perlahan menghilang, dan kekecewaan pun ikut sirna.
Apa yang tampak seperti ketidakpedulian dari luar terkadang hanyalah kebiasaan yang terbentuk selama bertahun-tahun.
Dilansir Medical News Today, sebuah studi menemukan bahwa laki-laki lebih pelupa daripada perempuan, terlepas dari usianya.
Tim peneliti, yang dipimpin oleh Prof. Jostein Holmen dari Universitas Sains dan Teknologi Norwegia, mempublikasikan temuan studi tersebut di jurnal BMC Psychology.
Untuk mencapai kesimpulannya, para peneliti menganalisis 37.405 laki-laki dan wanita berumur 30 tahun ke atas yang merupakan bagian dari studi kesehatan populasi longitudinal di Norwegia, yang disebut Hunt3.
Para peserta penelitian mendapatkan sembilan pertanyaan tentang ingatannya. Ini mencakup apakah ingatan mereka telah berubah sejak tetap muda, dan apakah mereka mengalami kesulitan mengingat tanggal alias peristiwa yang terjadi beberapa hari alias tahun yang lalu.
Hasilnya menunjukkan bahwa sekitar separuh dari peserta melaporkan masalah ingatan. Dari jumlah tersebut, 1,2 persen adalah perempuan, sedangkan 1,6 persen adalah laki-laki.
Untuk delapan dari sembilan pertanyaan, laki-laki melaporkan masalah paling banyak. Secara keseluruhan, para peneliti menemukan bahwa masalah ingatan meningkat seiring bertambahnya usia.
Namun, di semua golongan usia, laki-laki melaporkan lebih banyak masalah ingatan daripada perempuan. Selain itu, para peneliti terkejut menemukan bahwa laki-laki yang lebih muda juga sama pelupanya dengan laki-laki yang lebih tua.
Nah, itulah argumen kenapa laki-laki sering lupa ulang tahun dan tanggal penting. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/rap)