cara cuci kangkung | foto ilustrasi: Gemini AI
Kincai Media - Kangkung jadi salah satu sayuran hijau yang nyaris selalu ada di meja makan. Selain harganya ramah di kantong, kangkung juga mudah diolah menjadi beragam menu, mulai dari tumisan, cah, hingga pelengkap hidangan berkuah.
Meski terlihat sederhana, proses mencuci kangkung rupanya tidak boleh asal. Bagian batang yang berliang sering menjadi tempat berlindung ulat alias kotoran, sehingga perlu dibersihkan lebih teliti sebelum dimasak. Di sisi lain, langkah mencuci juga bisa memengaruhi tampilan akhir masakan, terutama warna hijau kangkung yang sering berubah menjadi kusam jika penanganannya kurang tepat.
Tak sedikit orang memilih merendam kangkung dengan air garam untuk membantu membersihkan kotoran dan (benih)penyakit mini yang menempel. Cara ini memang cukup umum dilakukan di dapur. Namun, ada satu bahan tambahan yang rupanya juga dimanfaatkan untuk membantu menjaga warna hijau kangkung saat dimasak.
Melalui kanal YouTube IDE USAHA, seorang pembuat membagikan trik sederhana saat menyiapkan kangkung sebelum ditumis. Selain menggunakan garam, dia juga menambahkan baking soda ke dalam air rendaman.
Kenapa Kangkung Perlu Dicuci dengan Teliti?
Batang kangkung mempunyai rongga alami yang memungkinkan sisa tanah, pasir, hingga ulat mini terselip di bagian dalamnya. Karena itu, membilas kangkung sekali saja sering kali belum cukup untuk mengangkat seluruh kotoran.
Selain aspek kebersihan, tahap pencucian juga berpengaruh terhadap kualitas hasil masakan. Penanganan yang tepat membantu kangkung tetap segar, sementara waktu memasak yang tidak terlalu lama dapat mempertahankan warna hijau alaminya.
Agar lebih mudah dipahami, berikut perbedaan kegunaan masing-masing bahan yang digunakan saat mencuci kangkung.
Tabel Fungsi Bahan untuk Mencuci Kangkung
| Garam | Membantu melepaskan kotoran serta (benih)penyakit mini yang menempel pada sayuran. | Umum digunakan sebagai larutan pencuci sayuran sebelum dibilas kembali. |
| Baking soda | Membantu proses pencucian permukaan sayuran dan sering digunakan untuk menjaga tampilan warna hijau saat proses memasak berjalan singkat. | Gunakan secukupnya, lampau bilas hingga bersih sebelum dimasak. |
| Air mengalir | Mengangkat sisa garam, baking soda, dan kotoran yang sudah terlepas. | Disarankan dilakukan setelah proses perendaman selesai. |
Cara Mencuci Kangkung agar Bebas Ulat dan Tetap Hijau
foto: YouTube/IDE USAHA
Dalam video yang dibagikan, kangkung lebih dulu dipotong menjadi beberapa bagian. Satu ikat kangkung dipisahkan menjadi tiga bagian, ialah dua bagian batang dan satu bagian daun. Setelah itu, seluruh potongan dimasukkan ke dalam wadah untuk dicuci.
1. Cuci kangkung hingga tiga kali
Bilas kangkung menggunakan air bersih sebanyak tiga kali. Langkah ini bermaksud membantu mengurangi sisa tanah maupun kotoran yang tetap menempel pada batang dan daun.
2. Rendam dengan garam dan baking soda
foto: YouTube/IDE USAHA
Setelah dicuci, siapkan air rendaman yang sudah diberi sekitar ¼ sdm garam dan ¼ sdm baking soda. Rendam kangkung selama kurang lebih 5 menit, tidak perlu terlalu lama.
Menurut pembuat dalam video tersebut, penambahan baking soda menjadi salah satu trik agar warna hijau kangkung tetap terjaga setelah dimasak.
3. Bilas kembali dan tambahkan sedikit minyak
foto: YouTube/IDE USAHA
Usai direndam, tiriskan kangkung lampau bilas sekali lagi menggunakan air bersih agar sisa garam dan baking soda ikut terangkat.
Langkah terakhir yang dibagikan adalah menambahkan sekitar 1 sdm minyak goreng ke dalam wadah berisi kangkung sebelum dimasak. Setelah itu, kangkung siap diolah.
Tips Supaya Kangkung Tetap Hijau saat Ditumis
Selain proses pencucian, lama memasak juga ikut menentukan hasil akhirnya. Kangkung termasuk sayuran yang sigap matang, sehingga tidak perlu dimasak terlalu lama.
Dalam video tersebut disarankan menumis kangkung sekitar 2 menit saja. Waktu memasak yang singkat membantu teksturnya tetap renyah sekaligus mempertahankan warna hijau alami.
Perlu diketahui, warna hijau sayuran umumnya dipengaruhi oleh pigmen klorofil. Memasak terlalu lama dapat membikin klorofil berubah sehingga warna sayuran tampak lebih kusam. Karena itu, selain menggunakan baking soda sesuai kebutuhan, mengatur waktu memasak juga menjadi aspek krusial untuk mendapatkan hasil yang tetap segar.
FAQ
1. Apakah baking soda wajib digunakan saat mencuci kangkung?
Tidak wajib. Garam dan air mengalir sudah banyak digunakan untuk membersihkan kangkung. Baking soda merupakan bahan tambahan yang dipakai pada trik ini.
2. Bolehkah kangkung direndam lebih dari 5 menit?
Sebaiknya tidak terlalu lama. Perendaman secukupnya membantu proses pembersihan tanpa membikin tekstur daun sigap layu.
3. Kenapa kangkung perlu dibilas lagi setelah direndam?
Supaya sisa garam, baking soda, dan kotoran yang sudah terlepas ikut hanyut berbareng air bilasan.
4. Apakah semua jenis kangkung bisa menggunakan langkah ini?
Bisa. Baik kangkung darat maupun kangkung air dapat dibersihkan dengan langkah yang sama.
5. Bagaimana langkah menyimpan kangkung yang sudah dicuci?
Tiriskan hingga tidak ada air berlebih, lampau simpan dalam wadah alias kantong berlubang di lemari es agar kesegarannya lebih terjaga sebelum dimasak.
(brl/tin)