Cara Membersihkan Kendaraan yang Terkena Abu Vulkanik Anak Krakatau

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 4 menit 506x dilihat
Cara Membersihkan Kendaraan yang Terkena Abu Vulkanik Anak Krakatau

Bagikan Postingan

Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada awal September 2026 dilaporkan mencapai sejumlah daerah di Indonesia. Mobil alias motor yang biasanya kinclong mendadak penuh abu.

Kalau kendaraanmu ikut terkena, langkah membersihkannya nggak bisa disamakan dengan membersihkan debu biasa. Lantas, gimana langkah membersihkan kendaraan yang terkena abu agar catnya tetap aman?

Jangan Langsung Dilap

Hindari Lap Langsung/Foto: Magnific

Ini bagian yang paling krusial dan mungkin paling bertentangan dengan refleks kamu. Kenapa? Abu vulkanik bukan sekadar debu halus. Material ini mengandung mineral dengan permukaan yang kasar. 

Ketika tetap menempel di badan kendaraan lampau Anda gesek menggunakan kain, partikel tersebut bisa bersenggolan langsung dengan cat dan berpotensi meninggalkan baret.

Jadi, tahan dulu kemauan untuk membersihkan abu vulkanik di kendaraan dengan langkah biasa. Langkah pertama justru membilasnya menggunakan air dalam jumlah cukup banyak.

Arahkan semprotan air ke seluruh permukaan kendaraan sampai abu dan material lain yang menempel mulai luruh. Setelah sebagian besar abu hilang, barulah Anda bisa melanjutkan ke tahap pencucian.

Bilas Dulu, Baru Cuci Pakai Sabun

Bilas Lebih Dulu/Foto: Magnific

Setelah kendaraan terlihat lebih bersih dari abu, jangan langsung merasa tugas sudah selesai. Masih ada proses pencucian yang perlu dilakukan agar sisa material betul-betul terangkat.

Dilansir dari Auto2000, tahap awal memang dilakukan dengan menyemprot kendaraan menggunakan air bertekanan untuk menghilangkan abu dan material lain yang menempel pada badan kendaraan.

Setelah itu, cuci kendaraan seperti biasa menggunakan sabun unik kendaraan. Gunakan spons lembut alias kain microfiber untuk mengusap permukaannya. Nggak perlu ditekan kuat-kuat, apalagi jika Anda tetap memandang ada abu yang tertinggal.

Kalau seluruh bagian sudah dicuci, bilas lagi sampai tidak ada sisa sabun maupun material vulkanik yang menempel. Intinya, jangan biarkan tanganmu menyentuh permukaan kendaraan sebelum sebagian besar abu sudah luruh.

Jangan Lupa Pakai Masker dan Kacamata

Gunakan Masker dan Kacamata/Foto: Magnific

Mungkin Anda berpikir, “Kan hanya nyuci mobil, memang kudu pakai masker?” Jawabannya sebaiknya iya, terutama ketika abu tetap banyak menempel dan mudah beterbangan.

Saat terkena air alias saat proses pembersihan berlangsung, sebagian material bisa kembali masuk ke udara. Kalau terhirup, abu dapat mengganggu saluran pernapasan. Mata pun bisa terasa perih alias iritasi jika terkena partikelnya. Jadi, jangan sampai niatnya hanya membersihkan kendaraan, tetapi mata terasa nggak nyaman.

Jangan Lewatkan Kaca, Wiper, dan Celah-Celahnya

Perhatikan Celah-Celah Kecil/Foto: Magnific

Sudah puas melihat mobil bersih? Tunggu dulu. Coba lihat bagian kaca dan wiper. Biasanya, abu juga ikut mengendap di sana.

Sela-sela bodi dan bagian kendaraan yang terbuka juga jangan dilewatkan. Kalau tetap ada abu yang tersisa, material tersebut bisa ikut terseret ketika Anda mulai mengelap permukaan.

Makanya, langkah membersihkan abu vulkanik dari kendaraan sebaiknya dilakukan menyeluruh. Bilas dulu seluruh bagian kendaraan menggunakan air, termasuk kaca dan area yang susah dijangkau.

Setelah percaya materialnya sudah luruh, baru lanjutkan dengan kain microfiber. Langkah mini ini bisa membantu mengurangi akibat goresan yang muncul lantaran sisa abu tetap ikut tergesek.

Kalau Cat Masih Kasar, Pertimbangkan Poles

Periksa Cat/Foto: Magnific

Setelah dicuci, coba usapkan tangan secara perlahan pada permukaan bodi. Kalau tetap terasa kasar alias terlihat ada endapan yang nggak kunjung hilang, jangan dipaksakan dengan menggosok lebih keras.

Kamu bisa mempertimbangkan proses pemolesan untuk membantu menghilangkan sisa endapan sekaligus mengembalikan kilap cat. Namun, bukan berfaedah semua kendaraan yang terkena abu otomatis kudu dipoles.

Kalau abu yang menempel cukup tebal alias permukaan cat sudah terlihat mengalami kerusakan, lebih baik bawa kendaraan ke bengkel bodi dan cat. Daripada mencoba mengatasinya sendiri lampau malah membikin kerusakan semakin parah.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads