Cara Mengenali Tanda Serangan Jantung di Usia Muda

Aug 03, 2026 08:40 PM - 2 jam yang lalu 5

Jakarta -

Serangan jantung rupanya bukan lagi masalah kesehatan yang dialami orang dewasa. Sebuah studi menunjukkan bahwa penyakit ini juga bisa dialami usia muda.

Meskipun serangan jantung tetap menjadi penyebab utama kematian, pergeseran ke arah orang yang lebih muda ini semakin meningkat.

Menurut American College of Cardiology, nomor serangan jantung pada golongan usia muda meningkat nyaris dua persen setiap tahun selama studi 16 tahun dari 2000 hingga 20216. Saat ini, sekitar satu dari lima serangan jantung terjadi pada orang di bawah usia 40 tahun.


Tren ini signifikan dibandingkan dengan dasawarsa sebelumnya ketika serangan jantung jarang terjadi pada populasi yang lebih muda.

Penyebab serangan jantung di usia muda

Dilansir Northwestern Medicine, beberapa aspek akibat berkontribusi terhadap peningkatan ini, tetapi dua aspek menonjol sebagai pendorong utama.

“Meningkatkan serangan jantung pada orang muda berangkaian dengan epidemi dobel yang semakin meluas, ialah glukosuria dan obesitas,” ujar mahir jantung di Northwestern Medicine, R. Kannan Mutharasan, MD.

Sementara itu, ada juga aspek akibat lainnya untuk penyakit jantung pada orang dewasa yang meliputi berikut ini:

1. Kondisi keturunan medis

  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol tinggi
  • Riwayat family dengan penyakit jantung

2. Gaya hidup dan perilaku kesehatan

  • Pola makan yang buruk
  • Kurangnya olahraga
  • Stres kronis

“Jika mempunyai riwayat family yang kuat mengenai penyakit jantung, Anda berisiko lebih tinggi terkena serangan jantung,” ungkap Mutharasan.

Meskipun riwayat penyakit jantung dalam family dapat meningkatkan akibat serangan jantung, pilihan style hidup seringkali menjadi aspek penentu. Baik aspek keturunan maupun perilaku dapat menyebabkan kerusakan pada arteri koroner dan melemahnya otot jantung.

Tanda serangan jantung pada orang di bawah 40 tahun

Gejala bentuk serangan jantung seperti nyeri alias tekanan di dada dan sesak napas tidak selalu muncul alias langsung terlihat pada orang dewasa muda. Tanda-tanda awal lainnya yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Keringat yang tidak dapat dijelaskan
  • Pusing
  • Rasa tidak nyaman di leher, rahang, alias lengan.
  • Pada wanita mungkin bakal mengalami indikasi yang berbeda alias tambahan, termasuk:
  • Kelelahan
  • Muntah
  • Mual
  • Sakit perut alias rasa tidak nyaman di bagian perut di atas pusar yang mungkin disalahartikan sebagai masam lambung

Perlu dicatat bahwa indikasi serangan jantung bisa berbeda untuk setiap orang. Gejalanya juga bisa muncul dalam beragam pola. Terkadang, gejalanya berkembang secara berjenjang dari waktu ke waktu dan terkadang muncul tiba-tiba.

Pencegahan serangan jantung sejak dini

Mencegah serangan jantung dimulai dengan kebiasaan yang menyehatkan jantung. American Heart Association merekomendasikan mengikuti serangkaian langkah krusial untuk meningkatkan dan menjaga kesehatan jantung. Berikut di antaranya:

  • Konsumsi makanan sehat
  • Jadilah lebih aktif
  • Berhenti merokok
  • Dapatkan tidur yang sehat
  • Kelola berat badan
  • Perhatikan kadar kolesterol
  • Kelola kadar gula darah
  • Kelola tekanan darah

Selain itu, Bunda juga dianjurkan untuk mengetahui angka-angka kesehatan seperti tekanan darah dan aspek akibat seperti riwayat keluarga.

Orang-orang dengan aspek akibat yang meningkat sebaiknya mulai melakukan pemeriksaan seperti tekanan darah dan kolesterol pada usia 20 tahun. Hal ini membantu menilai akibat penyakit jantung sejak dini.

“Lakukan pemeriksaan yang sesuai usia seperti pemindaian kalsium koroner. Kamu bisa mulai dengan konsultasi berbareng master tentang apa yang dapat dilakukan sekarang untuk membantu mencegah penyakit jantung,” tutur Mutharasan.

Nah, itulah langkah mengenali tanda serangan jantung di usia muda hingga pencegahannya yang dapat Bunda lakukan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Selengkapnya