Cerita Perempuan Yang Hamil Dua Kali Dalam Seminggu, Kini Miliki 3 Bayi

May 13, 2026 01:30 PM - 4 jam yang lalu 162

Jakarta -

Banyak orang mengira kehamilan hanya bisa terjadi satu kali dalam satu waktu. Namun ternyata, ada kondisi langka yang membikin seorang wanita bisa mengandung lagi meski dirinya sudah lebih dulu mengandung.

Fenomena unik ini dialami oleh Deonna Fletcher. Kisahnya viral setelah master menemukan bahwa dirinya mengalami kehamilan kedua hanya dalam selang kurang dari satu minggu setelah kehamilan pertama terjadi.

Akibat kondisi super langka tersebut, Deonna akhirnya mengandung tiga bayi sekaligus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Awalnya mengira hanya mengandung satu bayi

Deonna dan pasangannya, Antonio Livingston, awalnya sangat senang saat mengetahui dirinya mengandung anak pertama. Namun beberapa minggu kemudian, Deonna mengalami sakit perut dahsyat ketika sedang bekerja sebagai penata rambut. Ia pun langsung pergi ke rumah sakit lantaran cemas terjadi sesuatu pada kandungannya.

Saat menjalani pemeriksaan USG, master memastikan bayi pertama dalam kondisi baik. Tetapi tak lama kemudian, master menemukan ada dua janin lain di dalam rahim Deonna. Yang membikin master terkejut, ukuran kedua janin tersebut berbeda dari bayi pertama.

Hamil lagi saat sudah hamil

Dokter kemudian menjelaskan bahwa Deonna mengalami kondisi langka berjulukan superfetation.

Superfetation adalah kondisi ketika seorang wanita kembali mengalami ovulasi dan pembuahan meski dirinya sudah mengandung lebih dulu. Akibatnya, muncul kehamilan kedua dengan usia janin berbeda.

Fenomena ini sangat jarang terjadi pada manusia lantaran saat mengandung tubuh biasanya otomatis menghentikan ovulasi. Selain itu, perubahan hormon dan kondisi rahim juga membikin kehamilan kedua nyaris mustahil terjadi. Menurut laporan medis yang dipublikasikan dalam jurnal Obstetrics & Gynecology, hanya sedikit kasus superfetation yang pernah tercatat di bumi medis.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal Journal de Gynécologie Obstétrique et Biologie de la Reproduction, superfetation merupakan kejadian yang sangat jarang terjadi pada manusia dan hanya sedikit kasus yang terdokumentasi dalam literatur medis. Peneliti menjelaskan bahwa superfetation terjadi ketika sel telur kedua dibuahi dan menempel di rahim saat kehamilan pertama sudah berlangsung. 

Studi lain dalam jurnal BMC Pediatrics juga menyebut bahwa pengarsipan kasus superfetation pada manusia sangat jarang ditemukan. Peneliti menemukan adanya perbedaan usia janin yang cukup jauh dalam satu rahim, sehingga diduga terjadi pembuahan di waktu berbeda. 

Selain itu, laporan kasus yang dimuat di Clinical Case Reports tahun 2024 menyebut teknologi reproduksi berbantu seperti program fertilitas dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya superfetation, meski kasus alaminya tetap sangat langka. 

Apa penyebab superfetation?

Sampai saat ini, superfetation tetap menjadi kejadian medis yang sangat jarang dan belum sepenuhnya dipahami.

Secara normal, hormon kehamilan bakal menghentikan pelepasan sel telur baru. Namun dalam beberapa kasus langka, tubuh diduga tetap bisa mengalami ovulasi sehingga pembuahan kedua tetap terjadi. Menurut beragam laporan medis, jumlah kasus superfetation yang terdokumentasi di bumi sangat sedikit.

Dalam kasus Deonna, bayi pertama diketahui dikandung sekitar enam hari lebih awal dibanding bayi kembar lainnya.

Kehamilan berisiko tinggi

Karena usia ketiga janin berbeda, master mengategorikan kehamilan Deonna sebagai kehamilan berisiko tinggi. Dokter juga sempat mengkhawatirkan kemungkinan terjadinya twin-to-twin transfusion syndrome (TTTS), ialah kondisi ketika bayi kembar berbagi aliran darah secara tidak seimbang di dalam rahim.

Agar kondisi kandungan tetap aman, Deonna kudu menjalani pemantauan ketat dan bed rest selama masa kehamilan.

Melahirkan tiga bayi sekaligus

Pada Januari 2021, Deonna akhirnya melahirkan ketiga bayinya melalui operasi caesar di usia kandungan 32 minggu.

Ketiga bayi wanita tersebut diberi nama Amani, Amber, dan Dream. Meski lahir prematur dan sempat dirawat di NICU, ketiganya sukses tumbuh sehat.

Kini hidup senang berbareng 4 anak

Tepat sebelum mereka berumur dua tahun, Deeonna mendapat kejutan lain. Ia mengandung lagi… tapi hanya satu!

“Saya mengandung lagi. Untungnya, kali ini hanya satu,” tuturnya.

Pada Oktober 2022, dia menyambut seorang anak laki-laki, Antonio Junior, alias AJ. Kini, Deonna dan keluarganya hidup senang berbareng empat anak mereka. Kisahnya pun menjadi salah satu contoh nyata bahwa tubuh manusia tetap menyimpan banyak misteri yang apalagi bisa membikin bumi medis ikut kagum.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya