Chef Firhan Hidupkan Kembali Kenangan Masakan Nenek Lewat Perpaduan Ayam Goreng Dan Kari Medan

Aug 13, 2026 06:30 PM - 1 jam yang lalu 4

Jakarta -

Agustus selalu punya warna tersendiri untuk merayakan Kemerdekaan Indonesia. Bukan hanya lewat semarak perlombaan, tetapi juga melalui cita rasa kuliner Nusantara.

Semangat itulah yang kembali dihadirkan McDonald's Indonesia lewat kampanye tahunan Cinta Warisan Indonesia. Bertepatan dengan seremoni HUT ke-81 Republik Indonesia, masyarakat diajak untuk kembali mengenal kekayaan kuliner kesayangan Nusantara.

Lewat #IniRasaKita2026, masyarakat diajak memandang makanan bukan hanya dari rasa. Di kembali sepiring makanan, ada resep yang diwariskan turun-temurun, cerita keluarga, hingga kenangan masa mini yang mungkin tetap tersimpan hingga kini.


Bagi banyak orang, rasa dari sebuah makanan bisa membawa kembali pada momen tertentu. Seperti kenangan di meja makan berbareng keluarga, masakan yang dibuat ibu, alias resep jagoan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Bangkitkan kenangan masa mini lewat makanan

Associate Director of Marketing McDonald's Indonesia, Caroline Kurniadjaja, mengatakan bahwa makanan mempunyai hubungan yang erat dengan kenangan dan perjalanan hidup seseorang.

"Makanan itu bukan hanya soal rasa, tetapi juga bisa menghadirkan kenangan alias memori tertentu yang tidak bisa dibeli dengan uang. Misalnya, kenangan masa mini berbareng keluarga," ujar Caroline saat ditemui di Kemang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Semangat tersebut kemudian dihadirkan melalui warisan resep keluarga. Masyarakat diajak untuk memandang kembali resep yang diwariskan secara turun-temurun dan gimana cita rasa tersebut dapat menjadi bagian dari cerita keluarga.

Menurut Caroline, Indonesia mempunyai kekayaan kuliner yang begitu beragam. Berbagai makanan dari sejumlah daerah di Tanah Air mempunyai karakter rasa yang unik dan apalagi telah dikenal hingga mancanegara.

"Kami mau memberikan apresiasi terhadap kekayaan kuliner Indonesia, dengan mencoba menghadirkan cita rasa dari beberapa pulau di Indonesia," tuturnya.

Tahun ini, semangat mencintai warisan Indonesia juga diwujudkan dengan mengangkat resep-resep unik daerah yang kemudian diolah menjadi menu McDonald's.

Salah satunya adalah Ayam Crispy McD Kari Medan, yang terinspirasi dari kekayaan rempah unik Sumatera Utara. Ada pula McFlurry Pisang Ijo yang terinspirasi dari kuliner unik Makassar, serta Es Kopi Klepon yang membawa cita rasa unik Jawa.

Beragam menu tersebut menjadi langkah untuk memperkenalkan kekayaan rasa Indonesia dalam corak yang lebih dekat dengan masyarakat.

"Cita rasa yang mau kami tonjolkan adalah makanan Indonesia yang kaya bakal rempah. Ini juga menggambarkan masyarakat Indonesia yang kaya bakal keberagaman," jelas Caroline.

Cerita kuliner warisan kuliner family Chef

Dalam kesempatan yang sama, datang Chef Firhan dan Chef Yulita yang ikut terlibat dalam proses meracik menu tersebut. Tak main-main, keduanya melakukan perjalan langsung ke daerah asal menu untuk menggali lebih dekat cerita, teknik pengolahan, serta kebiasaan masyarakat setempat dalam menjada cita rasa yang telah diwariskan turun temurun.

Firhan menceritakan, inspirasi Kari Medan yang dihadirkan dalam menu ini tidak lepas dari kenangan masa kecilnya berbareng keluarga. Berasal dari family keturunan Timur Tengah yang dekat dengan beragam hidangan kaya rempah, dia sudah berkawan dengan masakan berbumbu kuat sejak kecil.

Salah satu yang paling membekas adalah kari Medan buatan sang nenek. Menurut Firhan, sang nenek doyan memasak hidangan yang medok, bersantan, dan kaya rempah. Kari Medan pun menjadi salah satu makanan yang kerap dia nikmati sejak mini hingga SMA.

"Dari mini sering dibuatkan kari Medan. Sampai SMA itu rasanya tetap menempel di mulut saya," cerita Firhan.

Kecintaan tersebut membikin Firhan mau menghadirkan kembali rasa kari Medan yang begitu familiar baginya. Ia pun merasa cita rasa kari Medan bakal cocok dipadukan dengan ayam crispy lantaran karakter rasanya yang kuat dan kaya rempah.

"Medok, nendang, sedap," ujarnya menggambarkan rasa kari Medan yang lekat dalam ingatannya.

Menariknya, Firhan baru mulai belajar memasak saat duduk di bangku kuliah. Bahkan, sang ibu pun tidak mengetahui resep kari Medan yang biasa dibuat neneknya. Ia hanya mengenali rasa masakan tersebut.

Untuk mendapatkan rasa yang betul-betul sesuai dengan ingatannya, Firhan kemudian belajar dari sejumlah orang yang memahami kari Medan, mulai dari sesepuh keturunan India, orang Jawa dan Tionghoa, hingga penduduk original Medan.

Menurutnya, kari Medan mempunyai karakter yang berbeda dari jenis kari lainnya. Penggunaan rempah, daun kari, hingga rasa pedas yang lebih kuat membuatnya mempunyai cita rasa tersendiri.

Proses panjang tersebut akhirnya membawa Firhan pada satu rasa yang begitu familiar. Saat mencicipinya, warna dan aroma kari tersebut seolah membawanya kembali ke masa mini ketika sang nenek memasak untuk keluarga.

"Begitu makan, rasanya seperti flashback saat nenek masakin waktu kecil," tuturnya.

Melalui beragam cita rasa Nusantara yang dihadirkan ini, harapannya kita bisa semakin mencintai kekayaan kuliner Indonesia ya, Bunda. Sambil menikmati makanan warisan keluarga, kita kembali mengingat cerita dan orang-orang yang membuatnya begitu istimewa.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Selengkapnya