Ibu Hamil dengan Hipertensi Disarankan Melahirkan Lebih Awal, Ini Alasannya

Jul 14, 2026 07:30 AM - 1 bulan yang lalu 18545

Saat mengetahui tekanan darah meningkat selama hamil, mungkin Bunda langsung merasa khawatir. Apalagi jika master mulai membahas kemungkinan persalinan lebih awal. Padahal, bukankah semakin lama bayi berada di dalam kandungan semakin baik?

Ternyata, pada kondisi tertentu justru melahirkan lebih awal bisa menjadi pilihan yang lebih kondusif untuk Bunda dan Si Kecil.

Hal ini juga didukung oleh tinjauan studi terbaru yang dipublikasikan dalam Cochrane Database of Systematic Reviews. Peneliti menemukan bahwa pada ibu mengandung yang mengalami hipertensi setelah usia kehamilan 34 minggu, persalinan yang direncanakan lebih awal dapat menurunkan akibat komplikasi serius pada ibu tanpa meningkatkan kemungkinan operasi caesar.


Kenapa ibu mengandung dengan hipertensi bisa disarankan melahirkan lebih cepat?

Hipertensi saat mengandung bukan sekadar tekanan darah yang sedikit naik, Bunda. Kondisi ini bisa memengaruhi aliran darah ke plasenta sehingga pasokan oksigen dan nutrisi untuk janin ikut terganggu.

Kalau tekanan darah terus meningkat, risikonya juga bisa berkembang menjadi preeklamsia, ialah komplikasi kehamilan yang dapat membahayakan ibu dan bayi. Karena itulah master bakal terus memantau kondisi Bunda. Jika faedah melahirkan lebih awal dinilai lebih besar dibandingkan mempertahankan kehamilan, master mungkin bakal menyarankan induksi alias tindakan persalinan lainnya.

Dalam ulasan tersebut, peneliti menganalisis sejumlah penelitian yang melibatkan ibu mengandung dengan hipertensi setelah usia kehamilan 34 minggu. Hasilnya menunjukkan bahwa persalinan yang direncanakan lebih awal dapat membantu menurunkan akibat komplikasi serius pada ibu, seperti preeklamsia berat dan gangguan kesehatan lainnya.

Menariknya lagi, strategi ini juga tidak meningkatkan nomor persalinan caesar. Bahkan, ada kemungkinan dapat menurunkan akibat bayi meninggal di dalam kandungan (stillbirth), meski peneliti menyebut tetap diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memperkuat temuan tersebut.

Apakah semua ibu mengandung hipertensi kudu melahirkan lebih awal?

Jawabannya tentu tidak, Bunda.

Setiap kehamilan mempunyai kondisi yang berbeda. Dokter bakal mempertimbangkan banyak perihal sebelum menentukan waktu persalinan, mulai dari usia kehamilan, seberapa tinggi tekanan darah, apakah sudah muncul tanda-tanda preeklampsia, hingga kondisi Si Kecil di dalam kandungan.

Kalau tekanan darah tetap terkontrol dan kondisi ibu serta janin baik, biasanya master bakal tetap memantau kehamilan hingga waktu persalinan yang dianggap paling aman.

Sebaliknya, jika kondisi mulai memburuk, melahirkan lebih awal justru bisa menjadi langkah terbaik untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

Apa saja akibat hipertensi saat hamil?

Hipertensi yang tidak ditangani bisa meningkatkan akibat beragam komplikasi, di antaranya:

Preeklampsia.

  • Kejang akibat kehamilan (eklamsia).
  • Solusio plasenta alias lepasnya plasenta sebelum waktunya.
  • Pertumbuhan janin terhambat.
  • Persalinan prematur.

Karena itu, krusial bagi Bunda untuk tidak melewatkan agenda kontrol kehamilan. Lewat pemeriksaan rutin, master dapat memantau tekanan darah dan mendeteksi jika ada tanda ancaman sejak dini.

Kapan Bunda kudu segera ke dokter?

Selain rutin kontrol, Bunda juga perlu waspada jika mengalami indikasi seperti sakit kepala dahsyat yang tidak membaik, pandangan kabur, nyeri dahsyat di ulu hati, sesak napas, alias pembengkakan yang muncul tiba-tiba pada wajah dan tangan.

Jika salah satu indikasi tersebut muncul, jangan menunda untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit.

Yang terpenting untuk diingat, rekomendasi melahirkan lebih awal bukan berfaedah kondisi kehamilan Bunda pasti berbahaya. Justru, keputusan tersebut biasanya diambil setelah master mempertimbangkan dengan matang mana yang paling kondusif bagi Bunda dan Si Kecil. Dengan pemantauan yang baik dan penanganan yang tepat, sebagian besar ibu dengan hipertensi tetap bisa menjalani persalinan dengan aman.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya