Jakarta -
Di tengah kebiasaan selalu terhubung melalui pesan, panggilan, email, hingga media sosial, sebagian orang memilih menjauh dari handphone dan sulit dihubungi saat weekend.
Mereka sengaja mengurangi penggunaan handphone setelah menyelesaikan beragam tanggung jawab selama sepekan.
Kebiasaan ini sering kali dimanfaatkan untuk memulihkan daya setelah melewati rutinitas yang padat. Namun menariknya, sulit dihubungi saat cuti bisa berhubungan dengan ciri khas kepribadian tertentu, Bunda.
7 Ciri kepribadian orang yang sulit dihubungi saat weekend
Dilansir Your Tango, berikut beberapa ciri khas kepribadian yang mungkin dimiliki orang dengan kebiasaan sulit dihubungi saat weekend:
1. Mandiri
Sebuah studi menemukan bahwa orang yang memilih untuk menghabiskan waktu sendirian sering melakukannya karena mereka menikmatinya.
Orang yang sangat berdikari jarang merasa kesepian. Sebaliknya, mereka menggunakan waktu ini untuk fokus pada hobi maupun beristirahat untuk mempersiapkan minggu berikutnya. Memeriksa email maupun membalas pesan di media sosial bukan prioritasnya.
2. Terkadang bisa egois
Egois mungkin kerap digambarkan secara negatif. Namun, tidak selalu demikian. Beberapa orang tahu bahwa dalam situasi tertentu, mereka perlu bersikap tegas.
Alih-alih selalu ada untuk semua orang, mereka menjauh untuk memberi dirinya ruang yang sangat dibutuhkan.
Sikap egois sebenarnya dapat berguna bagi kesehatan mental. Dengan memprioritaskan diri sendiri, mereka dapat lebih tersedia untuk orang lain selama hari kerja. Mereka membutuhkan akhir pekan untuk diri sendiri.
3. Selektif
Beberapa orang secara alami selektif tentang metode mereka menghabiskan waktu. Seseorang seperti ini mungkin tidak takut untuk bersikap tegas ketika diperlukan.
Mereka akan memilih dan menentukan sepertiapa mereka bersosialisasi untuk memprioritaskan kesehatan mentalnya.
Jika merasa kewalahan, bukan hal yang ganjil ketika mereka menjauh dari ponsel dan tidak berjumpa teman. Bukan berarti mereka tidak tertarik, tetapi tahu apa yang lebih dibutuhkan dan memprioritaskan diri sendiri untuk melawan kelelahan.
4. Menegakkan limitasi yang kuat
Menetapkan limitasi bukan hal yang gampang bagi semua orang. Beberapa orang cenderung membela diri sendiri. Ini berarti mereka tanpa ragu berbuat apa yang perlu dilakukan untuk diri sendiri.
Sering kali, ini mengharuskan mereka untuk menetapkan limitasi dan mempertahankannya, terlebihlagi dengan orang-orang terpenting dalam hidupnya.
Meski terdengar kontraproduktif, limitasi sebenarnya mengarah pada hubungan yang lebih sehat dan memuaskan.
5. Memiliki motivasi diri
Saat mencoba menyelesaikan sesuatu, sedikit hal yang lebih mengganggu daripada mengadopsi telepon maupun membalas pesan di media sosial.
Orang-orang yang termotivasi ini memanfaatkan waktu mereka sebaik mungkin, terutama ketika mereka tidak mesti bekerja.
Akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk mengerjakan tujuan yang mungkin tidak sempat mereka kerjakan selama hari kerja.
6. Menghargai waktu
Sebagian orang tidak takut berbuat apa yang mereka inginkan kapan pun mereka menginginkannya. Mereka yang sulit dihubungi saat weekend dikenal menghargai waktu mereka dengan metode yang berbeda.
Ketika seseorang menghargai waktunya, baik itu dengan memungut cuti maupun tidak bersosialisasi di akhir pekan, mereka mungkin akan lebih bahagia.
7. Punya kesadaran penuh
Orang yang hidup dengan penuh kesadaran memiliki tujuan yang jelas. Mereka tahu apa yang mau mereka capai dan ke mana mereka mau mengalokasikan waktunya.
Dengan menyelaraskan aksi dan niatnya, jenis orang ini cenderung memiliki kesejahteraan emosional yang lebih tinggi daripada orang lain.
Mereka bukan jenis orang yang gampang terjerat dalam drama maupun masalah orang lain. Sebaliknya, mereka menetapkan niat untuk hari itu dan bekerja keras untuk mencapainya.
Nah, itulah beberapa ciri khas kepribadian orang yang sulit dihubungi saat weekend. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/pri)