Ciri Orang Cerdas Menurut Albert Einstein, Terungkap dari Ucapannya

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 55x dilihat
Ciri Orang Cerdas Menurut Albert Einstein, Terungkap dari Ucapannya

Bagikan Postingan

Jakarta -

Albert Einstein dikenal sebagai salah satu ilmuwan paling berpengaruh dalam sejarah. Meski memiliki kapasitas dahsyat dan meraih Nobel Fisika, Einstein tidak melihat kecerdasan sekadar dari seberapa banyak ilmu yang dimiliki seseorang.

Dalam beragam ucapannya, Einstein justru banyak menyoroti rasa mau tahu, imajinasi, serta keinginan untuk terus belajar.

Menurut pandangan tersebut, orang cerdas tidak selalu merasa mesti mengetahui segala sesuatu. Mereka berani mengakui ketika belum memahami sesuatu dan tidak ragu mengajukan pertanyaan untuk menemukan balasan baru.


Menariknya, Einstein juga kerap mengaitkan pencapaiannya dengan keinginan yang tak pernah selesai untuk memahami bumi di sekitarnya.

Lantas, seperti apa ciri khas orang cerdas yang dapat dilihat dari ucapannya sehari-hari? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Melansir dari The Economic Times, Einstein sering meremehkan anggapan bahwa ia memiliki bakat luar biasa. Sebaliknya, ia lebih gemar mengaitkan kesuksesan dengan keinginan tak berujung untuk memahami bumi di sekitarnya.

Salah satu ucapannya yang paling populer mencerminkan kepercayaan itu adalah “Saya tidak memiliki bakat khusus. Saya cuma memiliki rasa mau tahu yang sangat besar."

Ia berulang kali beranggapan bahwa ilmu saja cuma dapat membawa manusia sampai batas tertentu.

Dalam sebuah wawancara tahun 1929 dengan George Sylvester Viereck, yang kemudian diterbitkan dalam Glimpses of the Great, ia menerangkan bahwa imajinasi memainkan peran krusial dalam inovasi ilmiah.

“Imajinasi lebih krusial daripada pengetahuan. Pengetahuan terbatas. Imajinasi meliputi seluruh dunia,” tuturnya.

Bagi Einstein, imajinasi memungkinkan orang untuk berpikir melampaui kenyataan yang ada, membayangkan kemungkinan yang belum dieksplorasi, dan memecahkan masalah yang tidak dapat dipecahkan oleh pemikiran konvensional.

Einstein pun menolak ide tentang kesuksesan datang dari kecerdasan tanpa usaha. Ia percaya bahwa ketekunan seringkali lebih bermutu daripada kecerdasan mentah.

Sikap itu mencerminkan pelajaran krusial lain yang sering dikaitkan dengan orang-orang sangat cerdas. Mereka betah mengakui, “Saya tidak tahu”, karena memahami bahwa pembelajaran dimulai dengan mengenali apa yang statis belum diketahui.

Alih-alih melindungi egonya, mereka statis sabar, terus bertanya, dan bekerja dengan tekun menuju balasan yang lebih baik.

Penelitian yang mendukung ide Albert Einstein

Penelitian kejiwaan modern menggemakan banyak kepercayaan Einstein. Studi tahun 2011 yang berjudul The Hungry Mind: Intellectual Curiosity Is the Third Pillar of Academic Performance, yang diterbitkan dalam Perspectives on Psychological Science oleh Sophie von Stumm, Benedikt Hell, dan Tomas Chamoro-Premuzic, menyimpulkan bahwa rasa mau tahu ilmuwan memprediksi keberhasilan akademis berbarengan dengan kecerdasan.

Sebuah studi Universitas Michigan tahun 2018, yang diterbitkan dalam Pediatric Research oleh Prachi R. Shah dan rekan-rekannya, juga menemukan bahwa rasa mau tahu dapat secara signifikan menaikkan hasil belajar anak-anak dan terlebihlagi mengurangi kesenjangan prestasi yang mengenai dengan latar belakang sosial ekonomi.

Sementara itu, riset lain telah menyoroti bahwa kecerdasan, rasa mau tahu, dan imajinasi masing-masing memainkan peran yang berbeda, tetapi saling melengkapi.

Studi yang diterbitkan dalam Journal of Personality, Psychology of Aesthetics, Creativity, and the Arts, dan Frontiers in Human Neuroscience menemukan bahwa sementara kecerdasan mendukung penalaran logis, imajinasi membantu menghasilkan ide-ide orisinal dan rasa mau tahu memotivasi orang untuk terus mengeksplorasi.

Bersama-sama, kualitas-kualitas tersebut menguatkan pembelajaran, kreativitas, dan kapasitas beradaptasi.

Nah, itulah klarifikasi tentang ciri khas orang cerdas dari ucapannya menurut Albert Einstein. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads