Orang yang punya sedikit kawan bukan berfaedah enggak gaul, Bunda. Jumlah kawan tidak bisa dijadikan patokan apakah seseorang mudah berbaur alias tidak. Sebab, tidak semua orang memerlukan lingkaran pertemanan yang besar.
Ada orang yang justru lebih nyaman dengan hanya segelintir kawan dekat. Mereka juga tidak keberatan mempunyai jumlah kawan yang tidak banyak, asalkan punya kawan yang bisa dipercaya dan hubungan yang dijalani terasa bermakna.
Ini berarti, sedikit kawan tidak selalu membikin seseorang kesenyapan alias susah bergaul. Kualitas hubungan sosial juga bisa menjadi perihal yang penting, bukan hanya seberapa banyak kawan yang dimiliki.
Ciri orang yang nyaman punya sedikit teman
Setiap orang tentu mempunyai kebutuhan sosial yang berbeda. Ada yang senang mempunyai banyak kawan dan sering berjumpa banyak orang, sementara yang lain lebih nyaman dengan lingkaran kecil.
Seperti apa karakter orang yang nyaman punya sedikit kawan dan lebih memilih hubungan yang berkualitas? Berikut beberapa di antaranya yang dirangkum dari beragam sumber.
1. Lebih mementingkan kedekatan daripada jumlah teman
Melansir Your Tango, orang yang nyaman mempunyai sedikit kawan biasanya tidak terlalu mempermasalahkan berapa banyak orang yang ada dalam lingkaran sosialnya. Mereka menghargai hubungan yang mendalam dan langgeng, sehingga lebih memilih mempunyai beberapa kawan yang betul-betul dekat daripada mengenal banyak orang tetapi tidak mempunyai hubungan yang mendalam.
Penelitian mengenai hubungan sosial juga menunjukkan bahwa kualitas hubungan berangkaian dengan kesejahteraan.
Dalam sebuah studi jangka panjang, kualitas hubungan sosial pada usia 30 tahun ditemukan lebih berangkaian dengan sejumlah hasil psikososial di usia 50 tahun dibandingkan jumlah hubungan sosial.
Ini berarti, banyak kawan bukan satu-satunya ukuran apakah kehidupan sosial seseorang melangkah dengan baik.
2. Memilih kawan berasas kecocokan
Orang yang nyaman mempunyai sedikit kawan bisa saja lebih mempertimbangkan kecocokan ketika menjalin pertemanan. Mereka mungkin merasa lebih nyaman berkawan dengan orang yang mempunyai nilai, minat, alias langkah pandang yang terasa sejalan.
Penelitian mengenai pembentukan pertemanan menunjukkan bahwa kemiripan nilai dapat berkedudukan dalam pilihan seseorang untuk menjalin persahabatan.
Studi lain terhadap jaringan pertemanan juga menemukan bahwa orang yang mempunyai kemiripan dalam nilai alias karakter kepribadian condong lebih mungkin menjadi teman.
Jadi, mempunyai sedikit kawan tidak selalu berfaedah seseorang susah berteman. Mereka bisa saja lebih nyaman membangun hubungan dengan orang-orang yang dirasa cocok.
3. Nyaman melakukan kegiatan sendiri
Orang yang mempunyai sedikit kawan bisa saja tidak selalu memerlukan kawan untuk menemani setiap aktivitas. Mereka bisa pergi sendiri, membaca, menonton film, mengerjakan hobi, alias sekadar menikmati waktu di rumah tanpa merasa ada yang kurang.
Penelitian mengenai unsociability juga membedakan preferensi untuk menghabiskan waktu sendiri dari menarik diri lantaran rasa takut alias kekhawatiran sosial. Dalam studi terhadap orang dewasa muda, unsociability yang didasari preferensi untuk menyendiri ditemukan berangkaian dengan kreativitas.
Ini artinya, menikmati waktu sendiri tidak otomatis menunjukkan bahwa seseorang mengalami masalah dalam bersosialisasi.
4. Lebih nyaman dengan percakapan yang bermakna
Untuk sebagian orang, mengobrol dengan banyak orang bukan berfaedah hubungan sosialnya lebih memuaskan. Mereka mungkin lebih menikmati percakapan dengan satu alias dua kawan yang sudah dipercaya, terutama ketika bisa membicarakan perihal yang lebih personal, pengalaman hidup, alias sesuatu yang memang dianggap penting.
Penelitian mengenai kualitas hubungan sosial menemukan bahwa aspek seperti kedalaman percakapan dan keterbukaan diri juga berangkaian dengan kesejahteraan dan rasa terhubung secara sosial.
Karena itu, orang dengan sedikit kawan belum tentu mempunyai kehidupan sosial yang dangkal. Bisa saja justru sebaliknya.
5. Tidak merasa kudu berkawan dengan semua orang
Orang yang nyaman dengan lingkaran pertemanan yang mini biasanya tidak merasa kudu memaksakan hubungan hanya agar terlihat punya banyak teman.
Mereka mungkin tetap ramah kepada orang lain, tetapi tidak merasa setiap kenalan kudu berubah menjadi kawan dekat.
Hal ini juga sejalan dengan konsep friendship quality. Penelitian mengenai kualitas pertemanan menunjukkan bahwa kedekatan dan support yang dirasakan dalam hubungan pertemanan berangkaian dengan kesejahteraan.
Jadi, menjaga pemisah dalam pertemanan tidak selalu berfaedah seseorang antisosial alias sombong.
6. Bisa menjaga beberapa hubungan dalam jangka panjang
Memiliki sedikit kawan juga bisa membikin seseorang lebih banyak mencurahkan waktu dan perhatian kepada hubungan yang sudah dianggap penting.
Mereka mungkin tidak sering bertukar-tukar lingkaran pertemanan, tetapi berupaya mempertahankan hubungan dengan orang-orang yang sudah dipercaya.
Melansir penelitian Langheit dan Poulin (2024), karakter kualitas pertemanan seperti reliable alliance, ialah kepercayaan bahwa seorang kawan dapat diandalkan, berangkaian dengan kesejahteraan dan rasa kesenyapan pada dewasa muda.
Dalam hubungan pertemanan, rasa bisa mengandalkan satu sama lain memang dapat menjadi bagian krusial dari kualitas hubungan.
7. Tidak terganggu ketika jumlah temannya sedikit
Salah satu perihal yang membedakan orang yang nyaman dengan sedikit kawan dan orang yang sebenarnya merasa terisolasi adalah gimana mereka merasakan kondisi tersebut.
Orang yang nyaman mungkin memandang lingkaran pertemanannya yang mini sebagai sesuatu yang memang sesuai dengan kebutuhannya. Mereka tidak terus-menerus merasa kurang hanya lantaran tidak punya banyak teman.
Dalam The American Friendship Project, lebih dari 75 persen responden dewasa Amerika mengatakan puas dengan jumlah kawan yang mereka miliki. Namun, lebih dari 40 persen merasa belum sedekat yang mereka inginkan dengan teman-temannya.
Jadi, jumlah kawan dan kepuasan terhadap hubungan pertemanan merupakan dua perihal yang tidak selalu sama.
8. Tetap bisa membangun hubungan sosial ketika dibutuhkan
Nyaman mempunyai sedikit kawan bukan berfaedah seseorang kudu menghindari lingkungan sosial.
Seseorang tetap bisa bekerja sama dengan rekan kerja, berasosiasi dalam komunitas, menghadiri kegiatan keluarga, alias mengenal orang baru ketika memang memerlukan alias menginginkannya.
Sebab, mempunyai lingkaran pertemanan yang mini tidak sama dengan menghindari hubungan sosial. Yang perlu dilihat bukan hanya berapa banyak kawan yang dimiliki seseorang, tetapi juga gimana dia menjalani hubungan sosialnya.
Sedikit kawan bukan berfaedah kesepian
Memiliki sedikit kawan tidak otomatis menjadi masalah, Bunda. Melansir Healthline, tidak punya banyak kawan belum tentu berfaedah seseorang kesenyapan alias mempunyai masalah dalam kehidupan sosialnya.
Selama seseorang tidak merasa terisolasi dan tidak terganggu dengan kondisi tersebut, mempunyai sedikit kawan bisa saja baik-baik saja. Laman Healthline juga menyebut bahwa kebutuhan seseorang terhadap kawan dan waktu bersosialisasi bisa berbeda-beda.
Selama seseorang tetap mempunyai hubungan yang bermakna, merasa nyaman dengan kehidupan sosialnya, dan tidak merasa terpaksa hidup dalam keterasingan, jumlah kawan bukan satu-satunya ukuran kesejahteraan.
Psikologi juga semakin banyak memandang kualitas hubungan, bukan hanya ukuran jaringan sosial. Tinjauan sistematis terhadap 38 penelitian menemukan bahwa kualitas pertemanan dan kegiatan berbareng kawan berangkaian dengan kesejahteraan orang dewasa.
Namun, bukan berfaedah semakin sedikit kawan selalu semakin baik. Hubungan sosial tetap penting. Orang yang sebenarnya mau mempunyai kawan tetapi kesulitan membangun hubungan, merasa terisolasi, alias mengalami kesenyapan tentu memerlukan perhatian yang berbeda.
Jadi, jika Bunda hanya punya beberapa kawan dekat, tidak perlu langsung merasa ada yang salah. Bunda bisa jadi memang lebih nyaman mempunyai lingkaran mini dengan hubungan yang terasa dekat, aman, dan bermakna.
Pada akhirnya, bukan soal punya berapa banyak teman, tetapi apakah hubungan yang kita punya membikin kita merasa terhubung dan dihargai.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)