Ciri Orang yang Sulit Maju dalam Hidup, Masih Terikat pada 8 Hal Ini

Ciri Orang yang Sulit Maju dalam Hidup, Masih Terikat pada 8 Hal Ini

Setiap orang tentu mau mempunyai kehidupan yang lebih baik dan terus berkembang. Namun, tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan alias pola pikir yang justru membikin seseorang susah melangkah ke depan.

Hal-hal tersebut bisa membikin seseorang terus berada dalam situasi yang sama dan kesulitan melakukan perubahan. Mengenali karakter orang susah maju dapat menjadi langkah awal untuk memandang kebiasaan yang mungkin tetap menghalang diri.

Lantas, apa saja perihal yang membikin seseorang susah berkembang dan terus terikat dengan masa lampau alias pola pikir tertentu? Yuk, Bunda, simak penjelasan lengkapnya dalam tulisan berikut ini.


8 Ciri orang susah maju dalam hidup yang perlu dihindari

Dikutip dari laman Your Tango, berikut ini sejumlah perihal yang dapat membikin seseorang susah berkembang dan melangkah maju dalam kehidupan.

1. Menjadikan kebahagiaan masa lampau sebagai patokan

Seseorang bisa susah maju ketika tetap menjadikan pengalaman masa lampau sebagai gambaran kehidupan yang ideal. Saat menentukan kemauan untuk masa depan, otak condong menggunakan hal-hal yang sudah dikenal sebelumnya.

Ketika realita tidak sesuai dengan gambaran tersebut, seseorang dapat merasa gagal. Padahal, kondisi yang berbeda dari ekspektasi belum tentu jelek dan bisa saja justru membawa sesuatu yang lebih baik.

Karena itu, krusial untuk tidak terlalu terpaku pada gambaran kebahagiaan di masa lampau dan lebih menghargai apa yang sedang dijalani saat ini.

2. Menganggap kesuksesan sebagai tujuan akhir

Orang yang susah maju dalam hidup terkadang menganggap kesuksesan sebagai titik akhir yang kudu dicapai. Mereka terlalu konsentrasi pada sasaran dan pencapaian hingga lupa menikmati proses belajar dan berkembang yang sedang dijalani.

Menurut studi yang diterbitkan dalam Encyclopedia of Mental Health pada 2023, kondisi tersebut berangkaian dengan konsep hedonic adaptation, ialah kecenderungan seseorang untuk sigap terbiasa dengan pengalaman positif sehingga kebahagiaan yang dirasakan dapat berkurang seiring waktu.

3. Melakukan sesuatu lantaran rasa takut

Saat mau melakukan perihal yang betul-betul disukai, seseorang bisa merasa takut alias tidak nyaman lantaran kudu berani menghadapi kerentanan diri. Namun, emosi tersebut merupakan perihal yang wajar dalam kehidupan.

Dalam mengambil keputusan, rasa takut tidak selalu berfaedah kudu mundur. Perasaan tersebut justru dapat menunjukkan bahwa sesuatu tersebut krusial dan betul-betul diinginkan.

Sebaliknya, jika tidak tertarik pada suatu hal, seseorang condong merasa biasa saja. Dengan begitu, rasa takut bisa muncul lantaran adanya kesukaan terhadap sesuatu yang mau dilakukan.

4. Sering membikin masalah yang tidak perlu

Kebiasaan menciptakan masalah alias drama tanpa argumen yang jelas dapat menjadi corak menghindari sesuatu. Rasa takut terhadap ketidakpastian juga dapat membikin seseorang menciptakan halangan sendiri sehingga enggan keluar dari area nyaman.

Sebuah studi tahun 2011 menemukan bahwa pengalaman kandas alias kejadian jelek di masa lampau dapat membikin seseorang merasa tidak mempunyai kendali atas hidupnya. Akibatnya, mereka condong menghindari tantangan daripada menghadapinya secara langsung.

5. Keyakinan yang terlalu kaku

Orang yang susah berkembang dalam hidup terkadang tetap berpegang terlalu kuat pada kepercayaan yang sudah dimiliki. Padahal, perubahan dapat muncul ketika seseorang mendapatkan pengalaman baru yang membuka pandangan dan membuatnya memandang sesuatu dari perspektif pandang berbeda.

Jika mau mengubah kehidupan, seseorang perlu bersedia mengevaluasi keyakinannya. Pengalaman nyata dapat membantu seseorang memahami dan membentuk kembali apa yang diyakininya, bukan sekadar memaksakan pola pikir baru tanpa mengalami alias memahaminya sendiri.

6. Menganggap masalah sebagai penghalang

Cara seseorang memandang masalah juga dapat memengaruhi kemampuannya untuk berkembang. Ketika masalah hanya dianggap sebagai penghalang untuk mencapai tujuan, seseorang bisa lebih mudah merasa frustrasi dan kehilangan semangat.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Research in Personality menemukan bahwa memandang halangan sebagai sesuatu yang susah diatasi dapat membikin seseorang lebih mudah menyerah alias memilih tidak bertindak. Kondisi ini juga dapat menciptakan pola yang justru membikin halangan tersebut betul-betul menghalangi keberhasilan.

Sebaliknya, masalah dapat menjadi bagian dari proses yang mendorong seseorang mengambil tindakan dan mencari jalan keluar. Cara pandang seperti ini berangkaian dengan growth mindset, ialah memandang tantangan sebagai kesempatan untuk berkembang.

7. Membiarkan masa lampau menentukan diri

Pengalaman masa lampau terdiri dari beragam kenangan, perasaan, dan kejadian. Cara seseorang mengingat dan memaknainya dapat mencerminkan kondisi pikirannya saat ini.

Namun, terus membiarkan masa lampau menentukan siapa diri kita dapat membikin seseorang susah berkembang. Masa lampau sebaiknya tidak diabaikan, terutama jika berisi pengalaman menyakitkan, tetapi diterima sebagai bagian dari proses perjalanan hidup.

Dengan begitu, pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari perkembangan diri, bukan sesuatu yang terus menghalang langkah ke depan.

8. Berusaha mengubah orang lain

Kebiasaan mencoba mengubah perilaku alias keadaan orang lain juga dapat menghalang perkembangan diri. Mengutip dari American Psychological Association (APA) tentang pengelolaan kemarahan, berupaya mengendalikan alias mengubah situasi orang lain ketika sedang marah dapat membikin seseorang semakin susah menyelesaikan masalah yang sebenarnya.

Dengan mengenali beragam kebiasaan dan pola pikir tersebut, Bunda bisa mulai memahami hal-hal yang mungkin tetap menghalang langkah untuk berkembang dan menjalani kehidupan yang lebih baik. Semoga bermanfaat, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Selengkapnya
Sumber Portal Kesehatan Ibu dan Anak
InMotion Shared Hosting
CloudWays Cloud Hosting