Daftar Pertanyaan dan Jawaban tentang Mitos Kehamilan yang Bunda Perlu Ketahui, Catat Ya!

Daftar Pertanyaan dan Jawaban tentang Mitos Kehamilan yang Bunda Perlu Ketahui, Catat Ya!

Kehamilan menjadi salah satu fase yang penuh kebahagiaan sekaligus menghadirkan banyak daftar pertanyaan bagi calon Bunda. Banyak pertanyaan ini kerap dikaitkan dengan mitos seputar kehamilan.

Sayangnya, beragam mitos yang beredar di masyarakat terkadang membikin calon ibu bingung dengan kebenaran yang sebenarnya. Tak sedikit calon Bunda apalagi cemas jika mitos ini bisa memengaruhi perkembangan janin.

Menurut presiden Royal Australian and New Zealand College of Obstetricians and Gynaecologists, Dr. Nisha Khot, beberapa perihal yang umumnya dikhawatirkan oleh ibu mengandung bisa saja tidak sesederhana yang mereka kira. Lantas, apa saja mitos seputar kehamilan yang perlu diluruskan agar tidak membikin cemas para Bunda? Simak penjelasannya berikut ini!


Mitos seputar kehamilan

Melansir dari laman 7News, berikut telah Kincai Media rangkum beberapa daftar pertanyaan dan jawaban tentang mitos kehamilan yang perlu Bunda ketahui:

1. Apakah ibu mengandung boleh berolahraga dan mengangkat beban?

Bagi kebanyakan perempuan, kehamilan bukan berfaedah kudu menghentikan kegiatan fisik. Bila mau berolahraga saat hamil, Bunda sebaiknya mengetahui kondisi tubuh dan memahami kebiasaan yang telah dibangun sebelum mengandung janin.

Seseorang yang sebelumnya sudah terbiasa lari, melakukan latihan kekuatan, alias olahraga intensitas tinggi mungkin dapat melanjutkan kegiatan selama kehamilan. Tetapi, perihal itu mungkin bakal susah dilakukan pada wanita yang sebelumnya tidak aktif melakukan olahraga intens.

Secara umum, Knot mengatakan bahwa olahraga sebenarnya bisa sangat berfaedah bagi kesehatan bentuk dan mental ibu mengandung dan dapat membantu meningkatkan hasil kehamilan yang positif. Tapi, ibu mengandung mungkin merasa lebih mudah capek selama dan kudu menyesuaikan diri. Kuncinya adalah mendengarkan tubuh dan melambat jika diperlukan.

2. Apakah ibu mengandung tetap boleh minum kopi?

Ibu mengandung tidak dilarang minum kopi ya. Tapi menurut Khot, wanita perlu memikirkan asupan kafein mereka secara keseluruhan, daripada memandang setiap minuman secara terpisah.

Itu berfaedah Bunda perlu mempertimbangkan konsumsi kopi berbarengan dengan teh, minuman cokelat dengan tambahan kafein, dan sumber lain yang dikonsumsi sepanjang hari. Khot mengatakan, dua alias tiga cangkir teh alias kopi tidak masalah selama kehamilan, sementara minuman berkafein tinggi dan berkarbonasi kudu dihindari.

Perlu diketahui, kehamilan dapat mengubah langkah tubuh merespons kafein. Artinya, beberapa wanita mungkin mendapati jumlah kafein yang sebelumnya dapat mereka toleransi tiba-tiba membikin mereka merasa resah alias jantung berdebar kencang.

3. Apakah ibu mengandung betul-betul perlu menghindari begitu banyak makanan?

Banyak calon ibu mempunyai daftar panjang larangan makanan selama kehamilan. Selama alasannya masuk akal, larangan ini dapat dibenarkan ya, Bunda.

Misalnya, ibu mengandung umumnya disarankan untuk menghindari salad bungkusan alias makanan yang belum matang. Makanan tersebut dapat berisiko terkontaminasi bakteri, sehingga bisa menyebabkan jangkitan yang memengaruhi kehamilan dan janin.

"Risikonya adalah tertular jangkitan alias penyakit pencernaan yang sangat parah yang membikin ibu mengandung sakit parah, alias tertular jangkitan yang kemudian menular dari ibu mengandung ke bayinya," kata Khot.

4. Apakah ibu mengandung boleh naik pesawat saat hamil?

Untuk kehamilan tanpa komplikasi, penerbangan pada umumnya aman. Tetapi, ada beberapa perihal yang perlu dipertimbangkan. Misalnya, kehamilan sudah meningkatkan akibat pembekuan darah, dan penerbangan jarak jauh dapat menambah akibat tersebut.

Di tahap kehamilan yang lebih lanjut, ada juga kekhawatiran praktis tentang kemungkinan melahirkan saat berada di pesawat, itulah sebabnya maskapai penerbangan memberlakukan pembatasan sendiri tentang seberapa lama penumpang mengandung dapat terbang. Khot menyarankan ibu mengandung untuk memeriksa patokan maskapai penerbangan sebelum melakukan perjalanan. Ibu mengandung dengan aspek akibat persalinan prematur sebaiknya berkonsultasi dengan master sebelum bepergian.

"Jika kehamilan tidak menimbulkan kekhawatiran bakal persalinan dini, maka tidak ada argumen kenapa ibu mengandung tidak bisa terbang," ungkapnya.

5. Apakah ibu mengandung boleh mandi air hangat?

Bunda tetap bisa menikmati mandi air hangat di rumah sendiri selama kehamilan. Satu-satunya yang menjadi kekhawatiran adalah kepanasan.

Suhu tubuh ibu mengandung sudah sedikit lebih tinggi selama kehamilan. Mandi air yang sangat panas dapat menyebabkan suhu tubuh meningkat lebih tinggi dan membikin tubuh tidak lezat badan, dehidrasi, alias pingsan.

Jadi, masalahnya bukan pada suhu air mandi itu sendiri, melainkan suhu yang terlalu panas. Menggunakan air yang lebih hangat kondusif selama kehamilan.

6. Apa ibu mengandung boleh mewarnai rambut alias merawat kuku?

Perawatan kecantikan umum biasanya kondusif untuk wanita di semua tahap kehamilan. Menurut Khot, perihal itu termasuk pewarna rambut, perawatan kuku, dan produk penggelap kulit buatan. Sebagian besar produk yang digunakan tersebut tidak masuk ke aliran darah dengan langkah yang dapat membahayakan bayi.

Tapi, Bunda disarankan untuk sangat berhati-hati dalam memilih produk dan menunggu hingga setelah 12 minggu pertama, ketika organ bayi sedang terbentuk. Tetapi, Khot mengatakan bahwa perawatan kecantikan yang umum bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti oleh ibu mengandung pada umumnya.

7. Apakah berasosiasi intim selama kehamilan dianggap aman?

Bagi sebagian besar perempuan, hubungan intim selama kehamilan sepenuhnya aman. Namun, ada beberapa keadaan di mana master mungkin menyarankan untuk tidak melakukannya, termasuk setelah ketuban pecah, pada kasus plasenta previa, alias perdarahan di awal kehamilan yang belum diketahui penyebabnya.

Di luar situasi tersebut, Khot mengatakan bahwa hubungan intim tidak rawan bagi ibu mengandung alias bayi. Berhubungan intim di akhir kehamilan juga tidak dapat memicu persalinan.

"Itu adalah mitos yang sangat terkenal. Tetapi sebenarnya, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa itulah yang terjadi," katanya. Demikian beberapa pertanyaan dan jawaban mengenai mitos kehamilan. Semoga info ini berfaedah ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Selengkapnya
Sumber Portal Kesehatan Ibu dan Anak
InMotion Shared Hosting
CloudWays Cloud Hosting