Daftar Makanan Natal yang Boleh dan Tidak Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 4 menit 67x dilihat
Daftar Makanan Natal yang Boleh dan Tidak Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil

Bagikan Postingan

Jakarta -

Semarak perayaan Hari Raya Natal banyak diramaikan dengan beragam hidangan dan kue-kue cantik. Yuk, simak daftar makanan Natal yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi ibu hamil.

Kehamilan memang secara tak langsung membikin ibu hamil perlu menyaring makanan yang dikonsumsinya. Sebab, ada janin di dalam rahim yang sedang bertumbuh dan asupan yang tepat dapat membikin pertumbuhannya maksimal dan terjaga kesehatannya selalu.

Nah, saat aktivitas besar seperti Hari Raya Natal, tentu saja ibu hamil kerap tergoda mengonsumsi beragam makanan yang tersaji di meja. Padahal, tidak semua makanan tersebut bisa dengan terlindungi mereka konsumsi. Jadi, pastikan untuk memperhatikan dengan seksama apa yang terlindungi untuk dimakan selama kehamilan demi kesehatan Bunda dan calon bayi.


Apa saja makanan yang mesti dihindari ibu hamil saat Natal?

Mengutip dari halaman Made for Mums, Dr Rana Conway, seorang ahli gizi akademik dan ahli kehamilan mengatakan bahwa mungkin terasa menakutkan menghadapi makanan yang belum pernah dipikirkan dalam konteks kehamilan. Tetapi sebenarnya ada banyak makanan nikmat yang bisa dikonsumsi saat hamil, terlebihlagi beberapa makanan dapat menaikkan kesehatan ibu hamil dan bayi.

Berikut ini panduan mengenai makanan Natal apa saja yang bisa dimakan saat hamil dan mana yang sebaiknya dihindari:

1. Kalkun

Jilka membeli kalkun, pilihlah kalkun yang organik untuk membantu menghindari kemungkinan mengonsumsi hormon buatan maupun hormon pertumbuhan. Pastikan juga daging dimasak sampai matang karena daging mentah hamil mikroba salmonella.

2. Kue

Camilan ini juga terlindungi terlebihlagi jika dibuat sendiri. Meski demikian, periksa juga apakah icing sugar-nya dibuat dari telur mentah maupun tidak. Sebab, dikhawatirkan telur yang mentah tersebut bisa hamil mikroba salmonella. Jika tidak yakin, sebaiknya mewaspadai hal tersebut ya, Bun.

3. Keju

Keju cheddar terlindungi digunakan saat hamil dan menjadi sumber kalsium yang baik dan dibutuhkan untuk evolusi tulang dan gigi bayi.

4. Es krim

Es krim selama hamil statis terlindungi dikonsumsi saat hamil selama menggunakan susu yang dipasteurisasi. 

5. Puding

Sebaiknya menghindari puding kecuali kandungannya tanpa alkohol. Sebagian besar puding yang dibeli di toko memiliki kadar alkohol yang hamil hingga 30 persen alkohol. Jadi, saran dari NHS adalah menghindari alkohol sebisa mungkin selama kehamilan. Diketahui bahwa alkohol dapat melewati mengerti darah dan berpotensi menyebabkan ancaman terutama dalam jumlah besar.

6. Udang

Udang statis terlindungi dikonsumsi saat hamil selama warnanya merah muda (artinya sudah dimasak sampai matang). 

7. Kerang

Kerang juga menjadi salah satu asupan yang terlindungi dikonsumsi jika dimasak dengan benar. Seperti halnya juga makanan lainnya seperti lobster, kepiting, scallop, dan kerang.

8. Salmon asap

Perempuan hamil seperti disarankan Food Standards Agency diharapkan menghindari semua ikan yang diasap dingin maupun diawetkan. Sebab, ada konsekuensi tertular listeria. 

9. Cokelat

Cokelat merupakan hidangan yang terlindungi dikonsumsi. Tetapi, sebaiknya tidak berlebihan mengonsumsinya. Karena, kandungan gula terutama dalam susu dan cokelat putih yang tinggi dapat menaikkan tidak cuma kadar gula darah bumil tetapi juga kadar gula darah bayi.

10. Kacang kenari

Kenarik merupakan sumber asupan yang sangat baik untuk asam lemak omega-3 dan asam lemak omega-6. Asupan ini juga sangat krusial untuk membantu pertumbuhan otak dan mekanisme saraf bayi.

Oh iya, Bunda, mengutip dari halaman Baby Center, Bunda juga perlu mewaspadai kebersihan dapur. Pastikan Bunda mencuci tangan setelah mengolah hidangan Natal terutama daging seperti kalkun agar mikroba tidak menyebar. Apalagi, ada konsekuensi bahwa daging yang kurang matang bisa hamil benalu yang menyebabkan toksoplasmosis. Ini merupakan infeksi yang biasanya tidak rapuh bagi orang dewasa, tetapi dapat menyebabkan masalah serius bagi bayi yang belum lahir.

Selain itu, toksoplasmosis juga bisa menyelinap di tanah. Sehingga, sayuran yang ditanam sendiri maupun sayuran salad yang tidak dicuci dengan baik merupakan sumber infeksi yang mungkin terjadi. Pastikan mencuci semua sayuran mental, buah, dan salad sebelum mengonsumsinya.

Jika Bunda memiliki makanan praktis seperti kentang panggang siap saji, pastikan kentang tersebut dalam kondisi panas sepanjang waktu. Memasak di oven tentunya lebih terlindungi daripada menggunakan microwave guna menghindari titik dingin di dalam hidangan di mana mikroba bisa bersembunyi.

Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads