Menjaga konsentrasi di tengah kegiatan sehari-hari memang tidak selalu mudah. Baru mulai bekerja beberapa menit, sudah ada notifikasi masuk, pesan yang kudu dibalas, alias kemauan untuk membuka media sosial. Belum lagi ketika banyak pekerjaan kudu dilakukan dalam waktu bersamaan, perhatian bisa beranjak dari satu perihal ke perihal lain tanpa disadari.
Akibatnya, pekerjaan yang sebenarnya bisa selesai dalam waktu singkat justru memerlukan waktu lebih lama. Fokus bukan hanya soal keahlian berkonsentrasi, tetapi juga tentang gimana mengatur lingkungan dan kebiasaan sehari-hari agar gangguan tidak terlalu mudah mengambil perhatian.
Lalu, kebiasaan apa saja yang bisa dilakukan agar konsentrasi tidak mudah hilang?
1. Berhenti Mengerjakan Banyak Hal Sekaligus

Berhenti mengerjakan banyak perihal sekaligus/ Foto : Magnific/Wayhomestudio
Membalas pesan sembari mengerjakan laporan, mengecek email, dan mengikuti meeting mungkin terlihat seperti langkah untuk menyelesaikan banyak pekerjaan sekaligus. Padahal, terlalu sering beranjak dari satu tugas ke tugas lain dapat membikin perhatian terpecah dan pekerjaan justru memerlukan waktu lebih lama.
Cobalah menyelesaikan satu pekerjaan terlebih dulu sebelum beranjak ke tugas berikutnya. Jika ada pekerjaan lain yang tiba-tiba muncul, catat terlebih dulu agar tidak lupa, lampau kembali konsentrasi pada tugas yang sedang dikerjakan.
Dikutip dari American Psychological Association (APA), multitasking dapat membikin seseorang kehilangan waktu lantaran otak memerlukan waktu untuk beranjak dari satu tugas ke tugas lainnya.
2. Hindari Penggunaan Handphone saat Bekerja

Hindari penggunaan handphone saat bekerja/ Foto : Magnific/Wayhomestudio
Meletakkan HP tepat di samping laptop membikin kita lebih mudah mengecek layar, apalagi ketika tidak ada notifikasi. Awalnya mungkin hanya mau memandang satu pesan, tetapi bisa berhujung dengan membuka media sosial alias membaca beragam info yang tidak berasosiasi dengan pekerjaan.
Saat memerlukan konsentrasi, coba letakkan HP agak jauh dari jangkauan alias aktifkan mode senyap. Dengan begitu, Anda tidak perlu terus menahan kemauan untuk mengecek layar dan bisa memberikan perhatian lebih penuh pada pekerjaan.
3. Kurangi Membuka Media Sosial Setiap Kali Merasa Bosan

Kurangi membuka media sosial setiap kali merasa bosan/ Foto : Magnific/Cookie_Studio
Ketika pekerjaan mulai terasa membosankan alias sulit, membuka media sosial sering menjadi pelarian yang paling mudah. Beberapa menit scrolling terasa seperti istirahat, tetapi tanpa sadar bisa menghabiskan waktu dan membikin kita semakin susah kembali ke pekerjaan.
Cobalah menentukan waktu unik untuk membuka media sosial, misalnya saat jam istirahat. Ketika merasa jenuh saat bekerja, berikan jarak singkat dengan berdiri, minum air, alias melangkah sejenak daripada langsung membuka aplikasi.
4. Jangan Memulai Hari dengan Terlalu Banyak Informasi

Jangan memulai hari dengan terlalu banyak informasi/ Foto : Magnific
Bangun tidur lampau langsung membuka chat, email, berita, dan media sosial membikin otak menerima banyak info dalam waktu singkat. Belum sempat menentukan prioritas, perhatian sudah dipenuhi beragam perihal yang sebenarnya tidak kudu diselesaikan saat itu juga.
Jika memungkinkan, berikan waktu beberapa menit setelah bangun sebelum membuka ponsel. Gunakan waktu tersebut untuk bersiap, sarapan, alias menentukan kegiatan utama yang mau diselesaikan hari itu.
Menurut WHO, membatasi paparan info yang membikin stres dapat membantu seseorang mengelola tekanan dan menjaga kondisi mental.
5. Berhenti Menunda Pekerjaan yang Paling Berat

Berhenti menunda pekerjaan yang paling berat/ Foto : Magnific/diana.grytsku
Pekerjaan yang susah alias membosankan sering menjadi tugas pertama yang mau dihindari. Kita memilih mengerjakan hal-hal mini terlebih dulu lantaran terasa lebih mudah, padahal tugas utama tetap ada di belakang pikiran dan membikin hari terasa semakin terbebani.
Cobalah mengerjakan bagian paling krusial dari tugas tersebut terlebih dahulu, meskipun hanya sedikit. Setelah sukses memulainya, pekerjaan biasanya terasa lebih mudah dilanjutkan lantaran tidak lagi hanya menjadi sesuatu yang terus dipikirkan. Membagi pekerjaan besar menjadi langkah-langkah mini dapat membantu membikin tugas terasa lebih mudah dikelola.
6. Berhenti Terlalu Memikirkan Banyak Hal

Berhenti terlalu memikirkan banyak hal/ Foto : Magnific/Pressfoto
Sulit konsentrasi tidak selalu disebabkan oleh gangguan dari luar. Pikiran yang penuh dengan beragam perihal yang belum selesai juga dapat membikin perhatian terus berpindah. Mulai dari pekerjaan yang belum selesai, pesan yang kudu dibalas, sampai urusan pribadi yang belum sempat dilakukan.
Jika terlalu banyak perihal yang muncul bersamaan, tuliskan semuanya dalam catatan. Setelah itu, tentukan mana yang kudu dikerjakan terlebih dahulu. Dengan memindahkan hal-hal tersebut dari pikiran ke catatan, Anda bisa lebih mudah kembali konsentrasi pada pekerjaan utama.
Beauties, itu dia deretan kebiasaan agar konsentrasi tidak mudah hilang. Jangan lupa dilakukan ya!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)