Dikritik Gagal Diet, Selebgram Clarissa Putri Ungkap Perjuangan Menyusui Sang Anak

Apr 19, 2026 08:50 AM - 2 jam yang lalu 75

Jakarta -

Selebgram Clarissa Putri melahirkan seorang bayi laki-laki berjulukan Malino Adalric Naladhissa, pada 11 Agustus 2025. Sejak melahirkan, Clarissa mulai membatasi aktivitasnya di luar rumah untuk konsentrasi merawat sang putra.

Baru-baru ini, Clarissa mengungkap perjuangan menyusui putranya Malino alias berkawan dipanggil Lino. Perempuan 31 tahun ini membagikan pengalaman mengASIhi untuk menjawab kritikan netizen yang mengatakan bahwa dietnya kandas usai melahirkan.

Perlu diketahui, Clarissa pernah mencuri perhatian publik lantaran sukses menjalani diet hingga menurunkan berat badan sebanyak 50 kilogram (kg). Program diet tersebut dijalaninya sebelum resmi menikah dengan Sandro Fahdhipa pada 7 Juli 2024.

Clarissa konsentrasi menyusui anak usai melahirkan

Clarissa mengaku konsentrasi pada putranya Lino usai melahirkan. Meski sekarang banyak netizen julid dengan perubahan tubuhnya, Clarissa merasa berterima kasih bisa menjalani peran baru sebagai Bunda.

Perempuan kelahiran 1994 ini apalagi merasa bahwa keputusannya tepat untuk menjalani diet sebelum menikah. Pasalnya, dia dimudahkan untuk segera mengandung tak lama setelah berumah tangga.

"Sekarang orang lain selalu komen "Kok dia gendut lagi." Gendut gendut gendut gendut 10000x. Orang lain tahunya diet dan olahraga itu sia-sia. Orang lain tahunya udah capek-capek malah kembali gendut," tulisnya di akun TikTok @clarissaputrih.

"Tapi aku? Aku tahunya saya berterima kasih menjalani diet saat itu, lantaran diet kemarin saya bisa mengandung dan punya kebahagiaan baru yang ga pernah saya rasain sebelumnya."

Bagi Clarissa, proses menyusui sangat krusial untuk memenuhi nutrisi Lino. Ia pun rela untuk berakhir diet lantaran mau memberikan yang terbaik bagi sang putra.

"Tapi anak ku? Dia tahunya ada ibu yang berjuang mengASIhi-nya setiap saat. Ada ibu yang kelaparan setiap abis menyusui. Ada ibu yang kudu memenuhi kebutuhan makannya agar ASI-nya cukup. Ada ibu yang kudu bersabar untuk diet kembali," ungkapnya.

Keputusan Clarissa berakhir sementara untuk diet juga mendapat support dari suaminya. Pasalnya, sang suami memahami betul perjuangan istrinya untuk bisa mengASIhi Si Kecil.

"Tapi suami ku? Dia tahu gimana setiap harinya saya berjuang mengASIhi anakku, dia tahu saya stres saat ASi seret, dia tahu saya menahan banyak rasa sakit setelah melahirkan, dia tahu saya kangen diriku yang dulu dengan segala kegiatannya, dia tahu saya bakal memberikan segalanya untuk anakku termasuk merelakan badan yang kembali gemuk," kata Clarissa.

Di akhir unggahannya, Clarissa mengungkap janjinya untuk hidup sehat demi sang putra. Ia juga meminta maaf kepada netizen yang merasa kecewa dengan perubahannya saat ini, Bunda.

"Ibu janji dan mau nemenin Lino sampai besar. Ibu bakal selalu usahakan. Bukan rela mati, tapi rela hidup dan sehat demi Anda nak. Doakan ibu ya," ujar Clarissa.

"Maafkan atas ketidaksempurnaan ku sekarang. Mungkin banyak yang kecewa dengan perubahanku saat ini. Aku hanyalah seorang manusia di peran yang baru, ialah seorang ibu mengASIhi yang sedang berjuang. Cepat alias lambat saya bakal berjuang kembali demi kesehatan diriku & demi anakku pastinya," sambungnya.

Perubahan berat badan usai melahirkan

Kenaikan berat badan usai melahirkan dapat dialami setiap Bunda. Dilansir laman Baby Center, penambahan berat badan setelah melahirkan dalam jumlah tertentu apalagi bisa jadi dianggap normal.

"Enam bulan setelah melahirkan, wanita rata-rata mengalami penambahan berat badan sekitar 11,8 pon (5,3 kg), artinya berat badan mereka nyaris 12 pon (5,4 kg)lebih banyak daripada sebelum hamil," kata master kandungan Jane van Dis, MD.

"Bahkan, sekitar separuh dari ibu mengalami penambahan berat badan lebih dari 10 pon (4,5 kg) pada enam bulan setelah melahirkan, sementara seperempat dari ibu tetap mempunyai berat badan 20 pon (9 kg) lebih berat daripada sebelum hamil," sambungnya.

Selama kenaikan berat badan ini tetap dianggap normal, Bunda sebaiknya tidak usah ambil pusing. Fokus saja pada proses menyusui sembari tetap menjaga tubuh agar selalu segar dan sehat.

Perlu diketahui, menyusui dapat membantu menurunkan berat badan. Penelitian yang diterbitkan dalam Medical Clinics of North America tahun 2016 menunjukkan bahwa wanita yang menyusui secara eksklusif condong membakar rata-rata 500 kalori tambahan setiap hari. Hal itu setara dengan mengurangi makan kecil, camilan besar, alias melakukan 45 sampai 60 menit latihan bentuk intensitas dengan sedang.

Tetapi perlu diingat ya, penurunan berat badan selama menyusui tetap bakal dipengaruhi asupan makan dan kegiatan fisik. Pemilihan makanan yang sehat dan olahraga rutin tetap diperlukan untuk membantu membakar lemak usai melahirkan.

Selain itu, Bunda perlu menghindari stres dan diet ekstrem usai melahirkan. Keduanya dapat memengaruhi produksi ASI, yang pada akhirnya bisa berakibat pada Si Kecil.

Pentingnya support ayah dalam proses menyusui

Selain menjalani style hidup sehat dan tetap menyusui, seorang Bunda juga perlu support untuk menyukseskan proses mengASIhi. Dilansir laman UNICEF, studi menemukan bahwa ketika pasangan (seperti ayah) lebih mendukung pemberian ASI, para ibu condong untuk mulai menyusui dan melanjutkannya dalam jangka waktu lebih lama.

Menurut UNICEF, salah satu langkah terbaik yang dapat dilakukan para ayah untuk mendukung pemberian ASI adalah dengan memahami sungguh pentingnya perihal tersebut. Ketika orang-orang di sekitar ibu dan bayi mengetahui tentang proses menyusui, mereka condong bakal memberikan dukungan, dorongan, dan nasihat yang paling bermanfaat.

"Memahami kenapa menyusui itu krusial adalah bagian dari persamaan (peran laki-laki dan perempuan). Agar para ayah dapat menjadi pasangan yang sepenuhnya mendukung, mereka juga kudu memahami beberapa dasar menyusui," demikian isi ulasan di laman UNICEF.

Demikian cerita Clarissa Putri yang membagikan kisah perjuangannya menyusui hingga menjawab kritik netizen tentang perubahan fisiknya usai melahirkan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Selengkapnya