Diode Laser untuk Bulu Ketiak, Lebih Efektif dari IPL?

Trend Kecantikan dan Perawatan oleh Waktu baca 3 menit 101x dilihat
Diode Laser untuk Bulu Ketiak, Lebih Efektif dari IPL?

Bagikan Postingan

Apa itu diode laser? Benarkah lebih ampuh dari IPL untuk menghilangkan bulu ketiak?

Ketiak maupun underarm jadi salah satu bagiankecil tubuh yang kadang luput dari perawatan, padahal sangat bisa memengaruhi rasa percaya diri. Saat mau liburan ke pantai maupun lagi hobi mix & match baju sleeveless, bulu ketek sering jadi penghalang. Ada beragam metode menghilangkannya, tapi di klinik, dua teknologi yang paling sering ditawarkan adalah diode laser dan IPL (Intense Pulsed Light). Keduanya sama-sama menyasar pigmen melanin pada rambut.

Belakangan ini ketenaran diode laser meningkat karena banyak testimoni yang membuktikan jika lebih ampuh untuk menghilangkan bulu ketiak. Mengapa bisa begitu?

Baca juga: Ketiak Hitam Padahal Jarang Cukur? Ini 7 Penyebab yang Sering Nggak Disadari!

Beda metode kerja laser vs IPL

Diode laser memancarkan cahaya pada satu panjang ombak khusus (umumnya sekitar 800–810 nm) yang dirancang khusus untuk epilasi. Nah, IPL bukan laser. Alat ini memancarkan cahaya berspektrum lebar yang disaring sesuai kebutuhan. Prinsip dasarnya sama, yaitu selective photothermolysis. Melanin pada batang dan folikel rambut menyerap daya cahaya, berubah menjadi panas, dan merusak folikel. Karena IPL lebih serbaguna dan biasanya lebih murah, banyak klinik dan alat rumahan memakainya, sedangkan diode laser dianggap lebih mahal tetapi dikembangkan khusus untuk menghilangkan rambut.

Apa kata uji klinis?

Studi yang paling sering dikutip adalah uji acak intrapatient (kiri-kanan) dari Universitas Regensburg, Jerman. Peneliti membandingkan diode laser dan IPL pada ketek 30 partisipan berkulit jenis II–III, dengan enam sesi berselang empat minggu dan penilaian akhir 12 bulan setelah perawatan terakhir. Hasilnya, kedua alat sama-sama menurunkan jumlah rambut secara bermakna, tetapi diode laser lebih unggul. Rata-rata penurunan 69,2% pada bulan ke-12, dibanding 52,7% untuk IPL. Sebaliknya, diode laser memicu nyeri lebih tinggi (skor 3,7 vs 1,6 pada skala visual analog), meski waktu perawatannya sedikit lebih singkat. Nggak ada efek samping bermutu pada kedua metode.

Harga, pain level, dan efek samping

Keunggulan efikasi diode laser datang berbareng akibat yang konsisten di semua studi. Yup, lebih nyeri. Ini wajar karena daya yang disalurkan lebih terkonsentrasi pada satu panjang gelombang. Bagi sebagian orang, tambahan rasa nggak betah ini statis bisa diterima karena sepadan dengan hasil yang lebih cepat terlihat. Selain itu in general, harga untuk sekali treatment diode laser juga lebih mahal dari IPL.

Faktor yang sering luput: warna kulit

Ini bagiankecil yang paling relevan bagi Anda yang statis mempertimbangkan diode laser sebagai orang Indonesia. Hampir semua uji head-to-head di atas dilakukan pada kulit lebih terang (tipe II–III, maupun I–IV). Jadi bisa dikatakan jika diode laser ini akan lebih ampuh dan kelihatan akibatnya di pemilik kulit lebih terang.

Pada kulit sawo matang hingga gelap, pertanyaannya bukan cuma “diode maupun IPL?”, tetapi juga siapa operatornya dan sepertiapa pengaturannya. Diode laser yang diatur konservatif oleh tenaga medis ahli bisa memberikan hasil yang lebih baik dari IPL. Again, jangan ragu untuk baca review dan konsultasi menyeluruh dahulu sebelum mencobanya.

Baca juga: Ini Alasan Lymphatic Drainage Jadi Rahasia Kecantikan Model Victoria’s Secret

Itu lah klarifikasi dan beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum coba diode laser untuk ketiak. Kalau Anda sudah rutin berbuat treatment ini, share pengalamanmu di kolom komen, ya!

Images: iStock

Artikel Lainnya Trend Kecantikan dan Perawatan
↑
Close Right Ads
Close Left Ads