Fakta Baru, Ternyata Ini Penyebab Windows 11 Menginstal Update Yang Tidak Kamu Perlukan

Jul 23, 2026 09:17 PM - 7 jam yang lalu 304

Jika Anda termasuk pengguna Windows 11 yang suka mendapatkan fitur baru lebih cepat, kemungkinan besar Anda pernah mengaktifkan opsi “Get the latest updates as soon as they’re available” di laman Windows Update.

Sekilas memang terdengar menarik, lantaran Microsoft menjanjikan pengguna bakal menjadi yang pertama mendapatkan fitur, perbaikan bug, dan peningkatan terbaru.

Namun ternyata, ada akibat lain yang mungkin selama ini tidak banyak diketahui loh dan rupanya perihal ini apalagi baru dikonfirmasi Microsoft.

Jadi, Microsoft sekarang mengonfirmasi bahwa pengaturan tersebut juga dapat membikin Windows 11 menginstal pembaruan yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh perangkatmu.

Contoh Nyata di Kasus Dell

Nah belum lama ini, Microsoft merilis update darurat KB5121767 untuk mengatasi masalah overheating, shutdown mendadak, hingga penurunan performa yang hanya terjadi pada beberapa laptop Dell setelah pembaruan Juli 2026.

Bahkan Microsoft sendiri sudah menegaskan bahwa pembaruan tersebut hanya direkomendasikan untuk perangkat Dell yang terdampak. Artinya, jika Anda pengguna Asus, HP, Lenovo dan lainnya, pembaruan tersebut bisa dilewatkan dan apalagi tidak perlu diinstall.

Namun masalahnya, rupanya banyak pengguna justru mendapati pembaruan tersebut otomatis terunduh meskipun mereka sama sekali tidak menggunakan perangkat Dell. Saya sendiri salah satunya, padahal jelas GEEKOM A5 bukan brand milik Dell.

Penyebabnya apa?, nah inilah yang menarik lantaran rupanya ini terjadi lantaran satu pengaturan Windows tersebut, ialah Get the latest updates as soon as they’re available”.

Bukan Bug

Sebelum dianggap bug, Microsoft sudah memberikan penjelasan bahwa opsi “Get the latest updates as soon as they’re available” diaktifkan, Windows tidak hanya memprioritaskan perangkatmu untuk menerima fitur baru lebih cepat.

Namun itu juga bakal otomatis menawarkan beragam pembaruan non-wajib termasuk Update Preview (Opsional), Out-of-Band Update (Update Darurat), Perbaikan bug yang tetap dirilis berjenjang dan Fitur baru melalui Controlled Feature Rollout (CFR).

Dengan kata lain, Anda menjadi “pengguna prioritas” setiap kali Microsoft merilis sesuatu, apalagi jika pembaruan tersebut sebenarnya tidak ditujukan untuk perangkatmu

Jadi Apakah Lebih Baik Untuk Dimatikan?

Jawabannya sih tergantung ya, jika Anda termasuk pengguna yang suka mencoba fitur baru lebih awal, memahami akibat pembaruan preview, dan tidak keberatan jika sewaktu-waktu muncul bug, maka sebenarnya tidak ada argumen untuk mematikannya.

Namun bagi kebanyakan pengguna, terutama yang menggunakan PC untuk bekerja setiap hari, perangkat yang jarang meninggal dan restart, jelas mematikan opsi ini adalah keputusan yang lebih aman, lantaran meskipun dimatikan, Windows tetap bakal menerima seluruh pembaruan keamanan krusial secara normal.

Nah intinya sih, selama ini banyak pengguna mengira opsi “Get the latest updates as soon as they’re available” hanya berfaedah agar mendapatkan fitur Windows lebih cepat. Padahal kenyataannya, pengaturan tersebut juga membuka pintu bagi beragam pembaruan opsional yang mungkin sebenarnya tidak dibutuhkan oleh perangkatmu sendiri.

Jadi gimana menurutmu? apakah Anda sudah tahu perihal menarik ini? komen dibawah guys.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya