Artikel ini merangkum FAQ Klinik Patella, mulai dari profil klinik, kondisi medis yang ditangani, jasa dan prosedur pengobatan, tim master spesialis, hingga kerja sama asuransi dan pedoman kunjungan.
Nyeri dengkul adalah keluhan yang sangat umum dialami banyak orang, mulai dari usia muda yang aktif berolahraga hingga lansia yang mengalami penuaan sendi.
Sayangnya, tetap banyak yang bingung kudu mencari info ke mana, jasa apa yang tersedia, dan master mana yang perlu ditemui. Cek FAQ Klinik Patella selengkapnya di bawah ini.
Profil dan Layanan Umum Klinik Patella
1. Apa itu Klinik Patella?
Klinik Patella adalah klinik ahli nyeri dengkul dan sendi yang berlokasi di Jakarta Selatan. Klinik ini berfokus menangani beragam keluhan dengkul dan kaki, mulai dari nyeri ringan hingga cedera yang lebih kompleks, dengan pendekatan medis yang terintegrasi.
2. Sejak kapan Klinik Patella berdiri?
Klinik Patella berdiri sejak tahun 2019 di Jakarta Selatan dan sejak saat itu terus mengembangkan jasa penanganan nyeri dengkul dan sendi bagi masyarakat.
3. Klinik Patella berada di bawah naungan siapa?
Klinik Patella merupakan salah satu klinik nyeri dengkul terbaik bagian dari Lamina Group, yang juga menaungi Lamina, Lamina Hydrotherapy, Lamina Rehab, dan Saffron Wellness.
4. Di mana letak Klinik Patella?
Klinik Patella berlokasi di Jl. Hj. Tutty Alawiyah No.34B, RT.7/RW.5, Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, DKI Jakarta – 12740.
5. Apa konsentrasi utama jasa Klinik Patella?
Fokus utama Klinik Patella adalah menangani masalah nyeri dengkul dan kaki secara menyeluruh, dengan mengutamakan metode yang minim akibat dan tidak selalu berjuntai pada operasi besar.
6. Disiplin pengetahuan apa saja yang diintegrasikan di Klinik Patella?
Klinik Patella mengintegrasikan tiga disiplin pengetahuan kedokteran dalam satu atap, ialah ortopedi, kedokteran bentuk dan rehabilitasi, serta anestesi dan manajemen nyeri. Pendekatan ini memungkinkan penanganan yang tidak hanya meredakan gejala, tetapi juga menyasar akar masalah pasien.
7. Apakah Klinik Patella hanya menangani lutut?
Selain lutut, Klinik Patella juga menangani gangguan sendi patellofemoral serta nyeri pada kaki dan pergelangan kaki, sehingga cakupan layanannya cukup luas untuk beragam keluhan sendi dan tulang di area tungkai bawah.
8. Bagaimana langkah menghubungi Klinik Patella?
Klinik Patella dapat dihubungi melalui WA di nomor 0811-8124-2022 alias melalui telepon di 021-7919-6999 untuk konsultasi maupun pertanyaan seputar layanan.
9. Apakah Klinik Patella mengutamakan pengobatan tanpa operasi?
Ya, Klinik Patella mengedepankan pendekatan konservatif terlebih dahulu, sehingga operasi baru direkomendasikan andaikan memang diperlukan secara medis setelah metode lain tidak lagi memberikan hasil yang memadai.
10. Apa kelebihan utama Klinik Patella dibanding klinik umum?
Keunggulan utamanya terletak pada kerjasama langsung antara master ahli dari beragam bagian dalam satu atap, sehingga pasien mendapat penilaian dan penanganan yang menyeluruh, bukan sekadar penanganan sebagian dari keluhannya.
Kondisi Lutut dan Sendi yang Ditangani
11. Apa saja kondisi dengkul yang ditangani Klinik Patella?
Kondisi yang ditangani meliputi osteoarthritis lutut, cedera ligamen dan meniskus, rheumatoid arthritis, gout arthritis, bursitis dan tendinitis lutut, nyeri dengkul akibat degenerasi, cedera lutut, hingga gangguan sendi patellofemoral.
12. Apa penyebab dengkul bengkak?
Lutut bengkak umumnya disebabkan oleh peradangan pada area dengkul dan sekitarnya, misalnya akibat osteoarthritis, rheumatoid arthritis, alias cedera. Pembengkakan ini bisa membikin mobilitas dengkul menjadi tidak leluasa.
13. Kenapa dengkul bisa terasa nyeri?
Nyeri dengkul dapat muncul lantaran beragam faktor, seperti penuaan yang mengubah struktur penyusun lutut, tumbuhnya taji tulang, kerusakan tulang rawan, alias robekan pada meniskus dan ligamen. Pekerjaan yang mengharuskan sering bertimpuh juga bisa memicu keluhan ini.
14. Apa penyebab dengkul kaku?
Kekakuan pada dengkul bisa disebabkan oleh jangkitan pada tendon alias tulang, cedera pada ligamen sekitar lutut, pengapuran sendi, alias adanya penumpukan cairan di dalam sendi lutut.
15. Kenapa dengkul bersuara saat digerakkan (krepitus)?
Bunyi pada dengkul saat bergerak, yang dikenal dengan istilah krepitus, dapat dikaitkan dengan kemungkinan cedera alias robekan pada meniskus maupun ligamen anterior cruciate (ACL). Penyebab pastinya perlu dipastikan melalui pemeriksaan bentuk dan radiologis oleh dokter.
16. Apa itu osteoarthritis lutut?
Osteoarthritis lutut, alias yang sering disebut pengapuran sendi, adalah kondisi degeneratif ketika tulang rawan pelindung di dalam sendi dengkul perlahan-lahan menipis dan aus, sehingga menimbulkan nyeri dan kekakuan, terutama saat bangun tidur alias setelah tidak bergerak dalam waktu lama.
17. Apa bedanya osteoarthritis dan rheumatoid arthritis?
Osteoarthritis adalah kondisi degeneratif akibat keausan sendi seiring bertambahnya usia, sedangkan rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun yang membikin sistem kekebalan tubuh menyerang persendian, biasanya menyerang kedua dengkul sekaligus secara simetris dan dapat dialami pada usia yang lebih muda.
18. Apa itu cedera ACL?
Cedera ACL adalah robekan pada ligamen anterior cruciate, ialah ligamen yang menyilang di tengah dengkul dan berkedudukan menjaga stabilitasnya. Cedera ini sering terjadi akibat aktivitas memutar tiba-tiba alias mendarat dari lompatan dengan posisi kaki yang kurang tepat, dan biasanya membikin dengkul bengkak serta terasa tidak stabil.
19. Apa itu bursitis lutut?
Bursitis adalah peradangan pada bursa, ialah kantung mini berisi cairan di sekitar sendi yang berfaedah mengurangi gesekan antarjaringan. Ketika meradang, kondisi ini dapat menyebabkan pembengkakan, rasa hangat, dan nyeri, terutama saat dengkul ditekuk alias diluruskan.
20. Berapa lama proses pengobatan cedera lutut?
Lama pengobatan berjuntai pada tingkat keparahan cedera. Cedera ringan umumnya membaik dalam beberapa minggu, cedera sedang seperti robekan parsial ligamen alias meniskus memerlukan sekitar 8 hingga 12 minggu, sedangkan cedera berat yang memerlukan operasi, seperti robekan ACL total, bisa memerlukan waktu 6 hingga 12 bulan sebelum bisa kembali berolahraga dengan intensitas penuh.
FAQ Klinik Patella: Layanan dan Prosedur Pengobatan
21. Apa saja jasa unggulan di Klinik Patella?
Layanan unggulan Klinik Patella meliputi Endoskopi Richard Wolf, Radiofrekuensi Ablasi, Platelet-Rich Plasma (PRP), Stem Cell, Secretome, dan Viskosuplemen, di samping fisioterapi dan program rehabilitasi lutut.
22. Apa itu Endoskopi Richard Wolf?
Endoskopi Richard Wolf adalah prosedur minimal invasif yang digunakan untuk mendiagnosis dan mengobati beragam masalah pada sendi. Dengan support kamera kecil, master dapat memandang dan memperbaiki kondisi di dalam sendi dengkul tanpa perlu membikin sayatan besar.
23. Apa faedah Endoskopi Richard Wolf?
Prosedur ini berfaedah untuk mengatasi nyeri dengkul dan ketidakstabilan sendi, menangani cedera ligamen, kartilago, dan tendon seperti robekan ACL alias meniskus, serta biasanya dianjurkan bagi pasien yang kondisinya tidak membaik meski sudah menjalani terapi bentuk alias obat-obatan.
24. Apa itu Radiofrekuensi Ablasi (RFA)?
Radiofrekuensi Ablasi alias RFA adalah prosedur non-bedah yang menggunakan gelombang radiofrekuensi untuk mengurangi alias menghentikan transmisi sinyal nyeri ke otak, sehingga efektif untuk meredakan nyeri kronis pada sendi tanpa memerlukan rawat inap.
25. Untuk keluhan apa RFA cocok digunakan?
RFA cocok digunakan untuk nyeri dengkul yang disebabkan oleh saraf genikular serta nyeri kronis pada sendi yang tidak lagi merespons terapi konvensional. Prosedur ini juga membantu mengurangi ketergantungan pada obat pereda nyeri dalam jangka panjang.
26. Apa itu terapi PRP?
Platelet-Rich Plasma (PRP) adalah terapi regeneratif yang memanfaatkan konsentrasi tinggi trombosit dari darah pasien sendiri untuk merangsang pengobatan alami tubuh, lantaran trombosit mengandung aspek pertumbuhan yang berkedudukan krusial dalam regenerasi jaringan.
27. Bagaimana prosedur PRP dilakukan?
Prosedur PRP diawali dengan pengambilan sampel darah pasien, kemudian darah diproses menggunakan mesin sentrifugal untuk memisahkan dan mengonsentrasikan trombosit. Konsentrat ini selanjutnya disuntikkan ke area yang bermasalah dengan pedoman ultrasound, dan seluruh proses biasanya berjalan sekitar 30 hingga 45 menit.
28. Apa itu terapi Stem Cell?
Terapi Stem Cell adalah pengobatan regeneratif yang menggunakan sel punca, seperti sel punca dari sumsum tulang alias jaringan lemak, untuk membantu memperbaiki kerusakan struktural pada jaringan dengkul dan mengurangi nyeri secara signifikan.
29. Kondisi apa yang bisa ditangani dengan Stem Cell?
Terapi Stem Cell dapat membantu menangani osteoarthritis lutut, cedera akibat olahraga, kerusakan meniskus, serta keluhan dengkul pada lansia yang mengalami degenerasi alami akibat usia.
30. Apa itu terapi Secretome?
Terapi Secretome adalah prosedur medis yang menggunakan aspek pertumbuhan dan protein bioaktif yang dihasilkan oleh sel punca untuk merangsang perbaikan jaringan sendi, terutama pada kasus osteoarthritis, cedera kartilago, dan degenerasi sendi.
31. Apa bedanya Stem Cell dan Secretome?
Stem Cell bekerja dengan mengubah dirinya menjadi sel-sel baru yang dibutuhkan tubuh, sementara Secretome berfokus pada zat-zat bioaktif yang dihasilkan sel punca untuk memberi sinyal perbaikan pada jaringan di sekitarnya. Pemilihan terapi yang tepat sebaiknya didiskusikan berbareng master ahli berasas kondisi masing-masing pasien.
32. Apa itu injeksi Viskosuplemen?
Injeksi Viskosuplemen adalah terapi yang menggunakan masam hialuronat untuk mengembalikan kualitas cairan sendi, sehingga membantu melumasi sendi dan mengurangi nyeri, terutama pada pasien osteoarthritis.
33. Apakah Klinik Patella menyediakan fisioterapi?
Ya, fisioterapi tersedia sebagai salah satu jasa di Klinik Patella dan sering menjadi bagian krusial dari program pemulihan, baik sebagai penanganan berdikari untuk keluhan ringan maupun sebagai pendamping setelah prosedur medis lainnya.
34. Apa faedah fisioterapi untuk nyeri lutut?
Fisioterapi berfaedah untuk memperkuat otot-otot pendukung lutut, terutama otot paha, meningkatkan kelenturan sendi, memperbaiki pola aktivitas yang salah, dan mengurangi beban pada sendi lutut. Program fisioterapi yang dijalani secara konsisten dapat mempercepat pemulihan serta mencegah kekambuhan masalah dengkul di masa depan.
35. Apakah semua pasien memerlukan operasi?
Tidak. Banyak keluhan lutut, mulai dari cedera ringan hingga sedang, dapat ditangani melalui pendekatan konservatif seperti fisioterapi, obat-obatan, alias prosedur minimal invasif. Operasi umumnya baru dipertimbangkan andaikan kondisi pasien tidak membaik dengan penanganan non-bedah alias kerusakan sendi sudah cukup parah.
FAQ Klinik Patella: Tim Dokter Spesialis
36. Siapa saja master ahli di Klinik Patella?
Tim master Klinik Patella terdiri dari dr. Windi Martika, Sp.OT; Prof. Dr. dr. Darto Satoto, SpAn, TI. Subs. An. Reg.; dr. Yulia Hafni, Sp.An-TI, FIP, CIPS; dr. Nelfidayani, Sp.KFR, M.S.(K), FIPM (USG); serta dr. Rifalisanto, Sp.KFR, FIPM (USG), yang bersama-sama menangani pasien dengan pendekatan lintas disiplin.
37. Siapa dr. Windi Martika, Sp.OT?
Windi Martika, Sp.OT adalah master ahli bedah tulang yang menyelesaikan pendidikan Orthopedi dan Traumatologi di Universitas Indonesia, dan menjadi salah satu master yang menangani masalah tulang serta sendi di Klinik Patella.
38. Siapa Prof. Dr. dr. Darto Satoto?
Prof. Dr. dr. Darto Satoto, SpAn, TI. Subs. An. Reg. adalah master ahli anestesi di Klinik Patella yang berkedudukan dalam manajemen nyeri, termasuk pada prosedur-prosedur minimal invasif yang memerlukan penanganan nyeri secara khusus.
39. Siapa dr. Yulia Hafni?
Yulia Hafni, Sp.An-TI, FIP, CIPS adalah master ahli anestesi di Klinik Patella yang turut mendukung beragam prosedur penanganan nyeri dengkul dan sendi.
40. Siapa dr. Nelfidayani?
Nelfidayani, Sp.KFR, M.S.(K), FIPM (USG) adalah master ahli kedokteran bentuk dan rehabilitasi di Klinik Patella yang berfokus pada pemulihan kegunaan mobilitas pasien, termasuk melalui program fisioterapi dan rehabilitasi.
41. Siapa dr. Rifalisanto?
Rifalisanto, Sp.KFR, FIPM (USG) adalah master ahli kedokteran bentuk dan rehabilitasi lain di Klinik Patella yang turut menangani program pemulihan dan rehabilitasi pasien dengan keluhan dengkul dan sendi.
42. Kenapa Klinik Patella melibatkan tim master lintas spesialisasi?
Pelibatan tim master lintas spesialisasi, ialah ortopedi, kedokteran bentuk dan rehabilitasi, serta anestesi, bermaksud agar pasien mendapatkan penilaian dan penanganan yang menyeluruh, bukan hanya dari satu perspektif pandang. Hal ini terutama krusial bagi pasien lansia alias yang mempunyai kondisi kesehatan lain yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan jenis pengobatan.
44. Apakah bisa konsultasi online dengan master Klinik Patella?
Klinik Patella menyediakan opsi konsultasi awal melalui WhatsApp, sehingga pasien dapat menyampaikan keluhan lebih dulu sebelum menentukan agenda kunjungan langsung ke klinik.
FAQ Klinik Patella: Asuransi dan Panduan Kunjungan
45. Apakah Klinik Patella menerima asuransi?
Ya, Klinik Patella bekerja sama dengan beragam perusahaan asuransi dan penyedia jasa kesehatan untuk memudahkan proses pembayaran pasien.
46. Asuransi apa saja yang bekerja sama dengan Klinik Patella?
Beberapa mitra asuransi dan jasa kesehatan Klinik Patella antara lain Tirta Medical, Astra Life, Fullerton, AdMedika, Asuransi Ramayana, Avrist, BCA Life, BNI Life, Car Asuransi, Equity Life, FWD, Garda Medika, Jasindo, Mandiri InHealth, Prudential, Sompo Insurance, Pacific Cross, Sunday Insurance, hingga Yakes Pertamina VVIP, di antara mitra lainnya.
47. Bagaimana jika asuransi saya tidak terdaftar?
Jika perusahaan asuransi yang dimiliki tidak ditemukan dalam daftar mitra, pasien disarankan menghubungi Klinik Patella secara langsung melalui WA di 0811-8124-2022 untuk mendapatkan info lebih lanjut.
48. Bagaimana langkah membikin janji konsultasi di Klinik Patella?
Janji konsultasi dapat dibuat dengan menghubungi Klinik Patella melalui WA di 0811-8124-2022 alias telepon di 021-7919-6999, kemudian tim klinik bakal membantu mengarahkan agenda dan master yang sesuai dengan keluhan.
49. Apa yang perlu dipersiapkan sebelum konsultasi?
Sebaiknya pasien menyiapkan riwayat keluhan, seperti sejak kapan nyeri dirasakan, kegiatan yang memicu alias memperberat gejala, riwayat cedera sebelumnya, serta hasil pemeriksaan penunjang jika sudah pernah dilakukan, agar master dapat melakukan penilaian secara lebih akurat.
50. Kapan sebaiknya periksa ke master untuk keluhan lutut?
Pemeriksaan ke master sebaiknya segera dilakukan andaikan nyeri dengkul sangat dahsyat dan tiba-tiba, disertai pembengkakan signifikan, dengkul terasa tidak stabil, tidak bisa menahan beban tubuh, disertai demam alias kemerahan, alias andaikan nyeri tidak kunjung membaik setelah beberapa hari perawatan berdikari di rumah.
51. Kenapa memilih Klinik Patella untuk mengatasi nyeri lutut?
Klinik Patella menawarkan penanganan dengkul dan sendi yang komplit dalam satu atap, mulai dari fisioterapi hingga prosedur minimal invasif, didukung tim master ahli lintas disiplin serta kerja sama dengan beragam asuransi, sehingga pasien dapat memperoleh pemeriksaan dan solusi yang sesuai dengan kondisinya.
Kesimpulan
Memahami kondisi lutut, pilihan pengobatan, dan tim master yang menangani bakal membantu pasien membikin keputusan yang lebih tepat sebelum berkonsultasi. FAQ Klinik Patella ini bakal membantu Anda dalam perihal ini.
Klinik Patella menghadirkan penanganan dengkul dan sendi secara menyeluruh dalam satu atap, mulai dari fisioterapi hingga prosedur minimal invasif, sehingga pasien tidak perlu berpindah-pindah tempat untuk mendapatkan solusi yang sesuai dengan kondisinya.
Bila keluhan dengkul alias sendi belum kunjung membaik, langkah paling kondusif adalah berkonsultasi langsung dengan master ahli agar penyebabnya dapat dipastikan dan penanganan dapat disesuaikan sejak awal. Sebaiknya baca juga FAQ Klinik Patella.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·