Gimana Cara Menjaga Kulit dari Abu Vulkanik? Ini Tips dari Expert!

Trend Kecantikan dan Perawatan oleh Waktu baca 5 menit 521x dilihat
Gimana Cara Menjaga Kulit dari Abu Vulkanik? Ini Tips dari Expert!

Bagikan Postingan

Cara paling efektif menjaga kulit dari abu vulkanik adalah membatasi kontak langsung dengan menggunakan busana tertutup dan masker, serta membilas kulit yang terpapar dengan air mengalir tanpa digosok!

Nggak hanya pernapasan yang perlu dijaga, Anda juga patut menjaga kulit dari abu vulkanik yang muncul dari Krakatau. Selain membatasi kontak langsung dengan menggunakan busana tertutup dan masker, serta membilas kulit yang terpapar dengan air mengalir tanpa digosok, lakukanlah double cleansing setelah beraktivitas di luar, dan pakai skincare untuk menjaga skin barrier tetap kuat, ya!

Berbeda dari debu biasa, abu vulkanik mengandung partikel silika yang tajam sehingga penanganannya nggak boleh sembarangan, lho. Yuk, simak pedoman lengkapnya di bawah ini!

Baca juga: Wajah Terkena Debu Vulkanik? Ini 4 Rekomendasi Facial Wash yang Bisa Kamu Pakai!

Kenapa Abu Vulkanik Berbahaya untuk Kulit?

Abu vulkanik itu beda jauh sama debu yang biasa kita temui sehari-hari. Dilansir dari CNBC, Menurut Skin Expert Claudia Christin, MBBS, Ph.D. (Dermatology), abu vulkanik bukan debu biasa lantaran partikelnya bisa berkarakter tajam sehingga berpotensi melukai permukaan kulit. Kalau menempel di kulit, abu ini bisa menimbulkan gatal, kemerahan, hingga rasa nggak nyaman, dan risikonya lebih tinggi buat Anda yang punya kulit sensitif. Itulah kenapa penanganannya perlu lebih hati-hati dibanding sekadar mencuci muka seperti biasa.

Apa yang Harus Dilakukan Sebelum Keluar Rumah?

Langkah paling krusial adalah perlindungan fisik, bukan hanya mengandalkan skincare. Kalau memungkinkan, tetap di dalam rumah selama abu vulkanik tetap menyebar di udara. Kalau terpaksa kudu keluar, gunakan masker (idealnya N95 alias KN95, alias masker medis sebagai alternatif), busana lengan panjang dan celana panjang berbahan rapat, topi untuk melindungi kulit kepala dan rambut, serta kacamata pelindung alias goggles untuk mencegah iritasi mata. dr. Claudia menekankan bahwa perlindungan bentuk dalam situasi seperti ini lebih krusial dibanding penggunaan produk skincare apapun. Buat Anda yang punya kulit kering alias sensitif, memakai pelembap dengan tekstur lebih rich alias diaplikasikan agak tebal juga bisa jadi lapisan perlindungan tambahan.

Bagaimana Cara Membersihkan Kulit yang Sudah Terpapar Abu Vulkanik?

Jawaban ialah bilas dulu dengan air mengalir, jangan langsung digosok. Kalau kulit Anda langsung digosok pakai cleanser alias handuk saat tetap ada partikel abu menempel, itu justru bisa menggesekkan partikel tajam tersebut ke kulit dan memperparah iritasi. Jadi urutannya, bilas dulu area yang terpapar dengan air mengalir untuk menyingkirkan partikelnya, baru bersihkan wajah secara lembut. Saat mengeringkan pun, hindari menggosok dengan handuk, cukup tepuk-tepuk alias tekan perlahan.

Baca juga: 5 Vitamin Penting untuk Melindungi Tubuh dari Dampak Paparan Abu Vulkanik

Apakah Perlu Double Cleansing Setiap Hari?

Nggak selalu, tergantung kegiatan kamu. Kalau Anda sempat beraktivitas di luar rumah dan terpapar abu, double cleansing disarankan untuk memastikan nggak ada partikel abu yang tertinggal di kulit. Kamu bisa mulai dengan cleansing oil alias cleansing balm, lampau dilanjutkan sabun pembersih yang gentle dengan air suam-suam kuku. Tapi jika Anda seharian di dalam rumah, nggak perlu terlalu cemas sampai kudu mencuci wajah acapkali sepanjang hari, lantaran mencuci wajah berlebihan justru bisa merusak skin barrier.

Bagaimana Cara Menjaga Skin Barrier selama Terpapar Abu Vulkanik?

Kunci utamanya adalah menyederhanakan rutinitas skincare. Kalau kulit mulai terasa sensitif alias perih, kurangi alias hentikan sementara penggunaan bahan aktif yang berpotensi memicu iritasi, seperti exfoliating acids dan retinoid. Fokuskan rutinitas Anda pada pelembap untuk menjaga dan memulihkan skin barrier. Kalau kulit sudah sangat sensitif, pertimbangkan produk berformat spray, termasuk untuk reapply sunscreen, agar mengurangi kontak dan gesekan langsung pada permukaan kulit.

Apa yang Perlu Dilakukan di Dalam Rumah agar Kulit Tetap Terlindungi?

Perlindungan nggak berakhir di kulit aja, tapi juga soal menjaga kualitas udara di dalam rumah. Jadi, jangan lupa untuk memastikan pintu dan jendela tetap tertutup selama kondisi udara tetap dipenuhi abu vulkanik. Kamu juga bisa menutup celah di bawah pintu dengan busa alias kain basah. Kalau punya air purifier, rutin cek kondisi filternya agar perangkat tetap bekerja optimal menyaring udara yang masuk ke ruangan.

Baca juga: Skin Barrier Rusak? Ini Cara Bantu Kulit Kamu Kembali Sehat!

FAQ Seputar Menjaga Kulit dari Abu Vulkanik

Apakah abu vulkanik bisa menyebabkan iritasi kulit permanen? Iritasi akibat abu vulkanik umumnya berkarakter sementara seperti gatal, kemerahan, alias rasa nggak nyaman, dan bisa membaik dengan penanganan yang tepat. Tapi jika iritasi nggak kunjung membaik alias semakin parah, sebaiknya segera konsultasi ke master kulit.

Apakah sunscreen tetap perlu dipakai saat hujan abu vulkanik? Ya, sunscreen tetap perlu digunakan. Kalau kondisi udara sedang berabu dan Anda perlu reapply, pertimbangkan format spray untuk meminimalkan gesekan pada kulit yang sensitif.

Bahan aktif skincare apa saja yang sebaiknya dihindari sementara? Sebaiknya kurangi alias hentikan sementara penggunaan exfoliating acids dan retinoid saat kulit mulai terasa sensitif alias perih akibat paparan abu vulkanik.

Kapan kudu ke master kulit setelah terpapar abu vulkanik? Segera periksakan diri jika muncul keluhan seperti kemerahan yang tidak membaik, rasa perih yang menetap, alias iritasi yang semakin parah meski sudah dibersihkan dengan benar.

Menjaga kulit selama musim abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau ini sebenarnya nggak rumit, asal Anda mengerti urutannya. Jadi, Anda bisa ikuti tips di atas agar kulit tetap sehat meski kondisi udara lagi kurang bersahabat! 

Image: iStock

Artikel Lainnya Trend Kecantikan dan Perawatan
↑
Close Right Ads
Close Left Ads