Jakarta -
Memasuki mengandung 15 minggu, Bunda sudah berada di trimester kedua. Pada fase ini, sebagian ibu mengandung mulai merasa lebih nyaman lantaran mual dan muntah yang sebelumnya cukup mengganggu perlahan mereda. Namun, tubuh tetap mengalami beragam perubahan seiring rahim dan janin yang terus bertumbuh.
Lalu, mengandung 15 minggu apa yang dirasakan? Apakah perut sudah mulai terlihat? Bagaimana perkembangan janin di usia kehamilan ini? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Hamil 15 minggu, apa yang dirasakan?
Setiap kehamilan bisa memberikan pengalaman yang berbeda. Ada Bunda yang merasa jauh lebih segar pada usia kehamilan 15 minggu, tetapi ada juga yang tetap mengalami sejumlah keluhan. Mengutip laman NHS, berikut beberapa yang dirasakan Bunda mengandung 15 minggu.
- Nyeri pada sisi perut alias round ligament pain.
- Sakit kepala.
- Hidung mudah berdarah.
- Perut kembung.
- Sembelit.
- Gangguan pencernaan alias heartburn.
- Payudara tetap terasa nyeri alias sensitif.
- Kram pada kaki.
- Tubuh terasa lebih panas.
- Pusing.
- Tangan dan kaki mengalami sedikit pembengkakan.
- Keputihan lebih banyak.
- Gusi bengkak alias mudah berdarah.
Sebagian Bunda mungkin juga tetap mengalami mual, perubahan suasana hati, kemauan makan makanan tertentu, alias lebih sensitif terhadap bau.
Salah satu keluhan yang cukup unik pada usia ini adalah rasa nyeri menusuk alias tertarik di bagian samping perut. Kondisi tersebut dapat berangkaian dengan peregangan ligamen yang menopang rahim seiring rahim membesar.
Bunda juga mungkin mulai merasa lebih berenergi. Pada trimester kedua, indikasi seperti mual dan kelelahan yang sebelumnya terasa berat pada sebagian ibu mengandung mulai mereda.
Perubahan pada ibu mengandung saat kehamilan memasuki 15 minggu
Memasuki trimester kedua, tubuh Bunda terus menyesuaikan diri dengan pertumbuhan rahim dan janin. Perubahan yang terlihat maupun terasa bisa semakin jelas. Mengutip laman Thebump dan NHS, berikut perubahan yang terjadi pada ibu mengandung 15 minggu:
1. Perut mulai membesar
Rahim yang semakin besar mulai mendorong perubahan corak perut. Pada sebagian Bunda, baby bump mungkin sudah terlihat jelas, sedangkan pada ibu mengandung lainnya perut tetap tampak seperti perut biasa alias sekadar sedikit membuncit.
Perbedaan ini normal lantaran ukuran tubuh, corak rahim, posisi janin, jumlah kehamilan sebelumnya, serta kondisi otot perut dapat memengaruhi kapan baby bump mulai terlihat.
Jika ini adalah kehamilan pertama, mungkin sudah mulai terlihat sedikit baby bump. Namun, jika Bunda pernah mengandung sebelumnya, perut mungkin sudah tampak lebih besar.
2. Payudara dan puting berubah
Payudara dapat terus membesar dan terasa lebih penuh. Area puting dan areola juga bisa menjadi lebih gelap sebagai bagian dari perubahan hormonal selama kehamilan.
3. Keputihan meningkat
Peningkatan aliran darah ke area panggul selama kehamilan dapat menyebabkan produksi keputihan meningkat. Keputihan normal pada kehamilan umumnya berwarna bening, putih, alias krem tidak berbau menyengat dan flek ringan.
Namun, jika mengalami perdarahan selama kehamilan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan master alias bidan.
4. Gairah seks meningkat
Memasuki usia kehamilan 15 minggu, Bunda mungkin mulai merasa lebih bertenaga. Kondisi ini pada sebagian ibu mengandung juga bisa membikin libido meningkat.
Namun, tidak semua ibu mengandung merasakan perihal yang sama. Bunda mungkin justru belum terlalu tertarik untuk berasosiasi seksual, dan itu juga normal. Perubahan hormon selama kehamilan memang dapat memengaruhi antusiasme seksual dengan langkah yang berbeda-beda.
5. Kulit mengalami perubahan
Sebagian ibu mengandung mengalami penggelapan warna kulit alias muncul bercak kecokelatan pada wajah yang dikenal sebagai melasma alias mask of pregnancy. Kulit juga dapat menjadi lebih berminyak sehingga jerawat lebih mudah muncul.
6. Rambut terasa lebih tebal
Perubahan hormon selama kehamilan dapat membikin rambut terasa lebih tebal dan berkilau. Kondisi ini termasuk perubahan bentuk yang dapat terjadi selama trimester kedua.
Adakah perubahan corak perut ibu mengandung 15 minggu?
Ya ada, perut bisa mulai terlihat berubah saat mengandung 15 minggu, tetapi tingkat perubahannya berbeda pada setiap Bunda. Pada usia kehamilan ini, sebagian ibu mungkin sudah mempunyai baby bump yang cukup terlihat. Sementara itu, Bunda lainnya mungkin baru memandang perut sedikit membesar.
Mengutip laman Cleveland Clinic, banyak orang mulai terlihat mengandung pada rentang kehamilan sekitar 13-16 minggu, terutama pada kehamilan berikutnya. Jika ini merupakan kehamilan pertama, otot perut yang tetap relatif kencang dapat membikin baby bump belum terlalu menonjol. Sebaliknya, pada kehamilan kedua alias berikutnya, perubahan corak perut bisa terlihat lebih cepat.
Jadi, jangan membandingkan ukuran perut Bunda dengan ibu mengandung lainnya. Perut mini alias besar pada usia 15 minggu tidak dapat menjadi patokan tunggal untuk menentukan kesehatan alias ukuran janin. Selain pertumbuhan rahim, kembung dan sembelit juga dapat membikin perut tampak lebih besar.
Kapan corak perut berubah saat hamil?
Bentuk dan ukuran perut tiap ibu mengandung bisa sangat bervariasi. Namun, secara umum:
-
Minggu ke-12 hingga 16 minggu
Rahim mulai membesar melampaui panggul, sehingga perut mulai terlihat sedikit membuncit.
-
Minggu ke-20 ke atas
Kebanyakan ibu mengandung sudah mempunyai baby bump yang tegas dan jelas terlihat oleh orang lain.
Perbedaan ini sangat dipengaruhi oleh postur tubuh, kekuatan otot perut, jumlah kehamilan sebelumnya, serta posisi janin di dalam rahim.
Tips saat mengandung 15 minggu
Agar kehamilan tetap sehat dan Bunda merasa nyaman sepanjang trimester kedua, coba terapkan beberapa tips praktis saat mengandung 15 minggu mengutip laman Healthline.
1. Menjalani pola makan sehat
Pada tahap kehamilan ini, nafsu makan Bunda mungkin sudah kembali. Ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk mulai menyusun pola makan sehat yang dapat diterapkan hingga akhir kehamilan.
Perlu diingat, tambahan kalori yang dikonsumsi selama kehamilan sebaiknya berasal dari makanan yang bergizi. American Pregnancy Association menyarankan tambahan sekitar 300 kalori per hari ke dalam pola makan ibu hamil. Kalori tambahan tersebut sebaiknya berasal dari makanan bergizi, seperti daging tanpa lemak, produk susu rendah lemak, buah-buahan, sayuran dan biji-bijian utuh.
Dengan menerapkan pola makan sehat, Bunda tetap dapat menikmati beragam makanan yang memberikan nutrisi krusial untuk tubuh dan Si Kecil. Pola makan ini juga dapat membantu Bunda membikin pilihan makanan yang lebih sehat ketika makan di luar rumah.
2. Lakukan pemeriksaan rutin
Salah satu perihal yang wajib dilakukan agar mengandung 15 minggu kondusif dan sehat adalah pemeriksaan rutin. Periksa debar jantung janin, perkembangannya melalui USG, kondisi ibu secara menyeluruh salah satunya pemeriksaan yang dapat dilakukan Bunda pemeriksaan Multiple Marker Screen (MMS), yang juga dikenal sebagai Quad Screen Test, mungkin dilakukan mulai minggu ini hingga sekitar usia kehamilan 20 minggu.
Pemeriksaan ini memberikan penilaian akibat terhadap beberapa kelainan tabung saraf dan kelainan kromosom tertentu.
Bunda biasanya melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin sebulan sekali. Namun, jangan menunggu agenda pemeriksaan berikutnya jika muncul indikasi yang tidak biasa. Segera hubungi master untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.
3. Tetap aktif bergerak
Jika kehamilan melangkah normal dan master tidak memberikan larangan khusus, kegiatan bentuk ringan hingga sedang dapat membantu menjaga kebugaran Bunda saat mengandung 15 minggu.
Pilih kegiatan yang nyaman dan sesuaikan dengan kondisi tubuh. Hindari memaksakan diri ketika merasa lelah, pusing, alias tidak nyaman.
Lakukan kegiatan bentuk seperti Jalan kaki pagi alias sore. Prenatal yoga alias stretching ringan membantu melancarkan sirkulasi darah, mengurangi nyeri punggung, dan menjaga suasana hati tetap positif.
4. Istirahat cukup
Walaupun daya biasanya mulai meningkat pada trimester kedua, tubuh tetap memerlukan waktu istirahat. Sebaiknya Bunda tidur 7–9 jam per malam, dan jangan ragu mengambil waktu rehat di siang hari jika lelah. Mulailah tidur miring ke kiri untuk memperlancar aliran darah ke janin.
5. Hindari rokok, alkohol, dan obat sembarangan
Zat rawan sangat mudah memengaruhi perkembangan janin di dalam kandungan. Pastikan Bunda tidak mengonsumsi alkohol, rokok, alias obat tanpa rekomendasi dokter.
6. Minum air yang cukup
Pastikan Bunda minum minimal 8 gelas air putih per hari agar tubuh tetap terhidrasi, membantu pembentukan cairan ketuban, dan mengurangi akibat sembelit.
Perkembangan janin saat mengandung 15 minggu
Pada usia kehamilan 15 minggu, ukuran bayi kira-kira sebesar buah pisang. Rata-rata janin usia 15 minggu mempunyai berat sekitar 4,1 ons (116 gram) dan panjang sekitar 6,6 inci (16,8 cm). Proporsi tubuh bayi juga mulai terlihat semakin seimbang. Kaki Si Kecil sekarang sudah lebih panjang daripada lengannya.
Sekitar usia kehamilan ini, bayi juga mulai dapat mendengar. Bunda bisa mengajaknya berbincang lantaran kemungkinan Si Kecil sudah dapat mendengar bunyi Bunda. Ia juga dapat mendengar debar jantung Bunda serta suara-suara yang berasal dari sistem pencernaan Bunda.
Begitulah penjelasan tentang mengandung 15 minggu apa yang dirasakan sampai perubahan apa yang terjadi. Semoga informasinya berfaedah ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)