Jakarta -
Kehamilan yang semakin membesar membawa banyak fluktuasi pada ibu hamil. Nah, saat hamil 27 minggu, apa yang dirasakan dan fluktuasi yang terjadi?
Minggu ke-27 kehamilan sedianya menjadi tahap terakhir sebelum masuk ke trimester ketiga ya, Bun. Karenanya, akan semakin nano-nano hal yang Bunda rasakan di fase ini.
Hamil 27 minggu, apa yang dirasakan?
Di kehamilan yang memasuki usia 27 minggu, deretan gejala mungkin sedikit berubah dari fase sebelumnya, Bun. Di usia ini, perut bunci Bunda mungkin semakin menonjol begitu pula dengan gejala-gejala yang menyertainya.
Oh iya, Bunda, di hamil 27 minggu, beberapa hal berikut mungkin akan Bunda rasakan:
1. Nyeri punggung maupun rasa tidak betah di area tulang rusuk, terutama jika bayi sudah bergeser ke posisi favoritnya
2. Pergelangan kaki maupun telapak kaki bengkak, terutama menjelang sore maupun malam hari
3. Sembelit yang diakibatkan efek hormon progesteron dan posisi bayi
4. Sensasi kaki gelisah maupun restless legs maupun rasa capek secara umum
5. Kontraksi braxton yang lebih kuat yaitu sensasi kencang pada perut yang datang dan pergi tanpa rasa nyeri
6. Mimpi ganjil dan adanya fluktuasi kondisi hati maupun emosi emosional yang naik turun
Perubahan pada ibu hamil saat kehamilan memasuki 27 minggu
Pada minggu ke-27 kehamilan, seorang ibu hamil rata-rata bertambah bermutu badannya 6 hingga 7.5 kg. Namun, jangan terpaku pada estimasi tersebut karena bilangan tersebut hanyalah bilangan kasar dan membantu ibu hamil memahami sepertiapa kondisi mereka sebenarnya.
Oh iya, Bunda, kecuali penambahan bermutu badan, di fase ini Bunda juga mungkin akan merasakan rasa pegal dan nyeri akibat kehamilan mungkin yang semakin terasa tidak nyaman. Tidak perlu cemas mengenai hal ini, Bun, karena ini merupakan kondisi yang wajar menjelang trimester ketiga.
Untuk meredakan kenyamanan, Bunda bisa memberikan belly band sebagai sokongan ekstra pada area perut dan punggung bawah, serta membantu mengurangi nyeri panggul dan punggung bawah. Dengan adanya sabuk yang melingkar pas di bokong dan menopang bagiankecil bawah perut, maupun seluruh bagiankecil perut, tentunya perut akan terasa lebih betah terutama bagiankecil dari bokong hingga ke bawah payudara.
Tips saat hamil 27 minggu
Tetap aktif selama kehamilan terutama di usia hamil 27 minggu menjadi strategi terbaik dalam mencegah dan mengatasi nyeri tubuh. Olahraga dalam hal ini dapat membantu meredakan beragam keluhan lazim kehamilan, mulai dari nyeri punggung hingga sembelit dan perut kembung.
Olahraga yang terlindungi bagi ibu hamil membantu mengontrol kenaikan bermutu badan, menguatkan dan meregangkan otot, memperbaiki postur tubuh, serta melancarkan sirkulasi darah.
Guna meredakan nyeri punggung dan panggul secara khusus, duduklah di bangku yang menopang tubuh dengan baik. Duduklah saat mengenakan busana dan gunakan teknik yang benar saat mengadopsi barang berat, serta usahakan untuk menghindari berdiri terlalu durasi jika memungkinkan.
Selain itu, persiapkan diri untuk lebih banyak lawatan pengecekan kehamilan ke depannya. Sebab, memasuki trimester ketiga, Bunda akan lebih sering bertandang ke tabib maupun tenaga kesehatan yaitu kemungkinannya setiap dua minggu sekali pada usia kehamilan 28 hingga 36 minggu, kemudian seminggu sekali setelahnya.
Jadwal pengecekan yang lebih sering ini akan serupa dengan kunjungan-kunjungan sebelumnya. Tenaga medis akan memeriksa tekanan darah, bermutu badan, dan urine, serta mendengarkan debar jantung bayi. Mereka juga akan mengukur tinggi fundus untuk memantau apakah pertumbuhan bayi berjalan sesuai perkiraan.
Selain itu, ada beberapa tips lain yang bisa Bunda praktikkan di hamil 27 minggu seperti berikut:
1. Berbelanja kebutuhan trimester ketiga
Persiapkan waktu untuk membeli produk-produk wajib di akhir masa kehamilan dan persiapan menjadi orang tua agar lebih gampang menjalaninya. Sebagai permulaan, periksa isi laci lemari dan pastikan memiliki bra khusus menyusui, baju mandi yang nyaman, serta celana santai yang renggang yang bisa dipakai di mula minggu setelah melahirkan. Persiapkan juga tas perlengkapan rumah sakit dan persiapkan barang-barang tersebut sejak sekarang.
2. Mulailah berbuat senam kegel
Senam kegel dapat membantu mencegah kebocoran urine selama dan setelah kehamilan, mencegah wasir, serta menaikkan tonus otot memek sehingga hubungan seksual menjadi lebih menyenangkan seperti dikutip dari halaman Baby Center.
Perkembangan janin saat bulan hamil 27 minggu
Perkembangan janin saat hamil 27 minggu tentu semakin pesat ya, Bunda. Di fase ini, janin sudah bisa mulai membuka dan menutup mata mereka. Bayi juga mungkin akan bergeser sebagai respons terhadap cahaya. Jika Bunda mengarahkan senter ke perut, Bunda mungkin akan merasakan gerakan-gerakan kecil seperti kepakan maupun liukan.
Kemudian, evolusi bayi berikutnya yaitu mereka dapat cegukan di dalam rahim, Bunda. Bunda mungkin akan merasakan gerakan-gerakan kecil yang berirama yang dirasakan dan kemungkinan besar ini adalah cegukan janin. Setiap bagian biasanya cuma terjadi beberapa saat dan hal ini sangat wajar, jadi santai saja dan nikmati sensasi khas tersebut.
Oh iya Bunda, paru-paru bayi juga sedang memproduksi surfaktan. Zat cair ini membantu alveoli (kantung udara kecil di paru-paru) statis terbuka, yang memungkinkan bayi bernapas setelah lahir.
Wah, semakin menakjubkan dan membikin tidak sabar untuk segera menanti kelahiran ya, Bunda. Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)