Nadya Quamila | Beautynesia
Selasa, 08 Sep 2026 21:30 WIB
Hindari saat Sarapan, Makanan Ini Malah Bikin Kamu Gampang Lapar/Foto: Pexels/Miriam Alonso
Ketika lapar, hatikecil pertama kita tentu mengisi perut dengan makanan alias minuman. Tapi rupanya tak semua makanan berkarakter mengenyangkan, lho, Beauties. Ada beberapa jenis makanan yang malah justru bisa membikin Anda semakin lapar.
Tipe makanan ini tidak cocok dikonsumsi buat Anda yang sedang diet. Alih-alih kenyang, Anda malah mau terus-terusan makan yang tentu bisa berakibat pada berat badan. Selain itu, makanan ini juga sebaiknya tidak dikonsumsi saat sarapan.
Dirangkum dari WebMD, berikut ini makanan yang bikin Anda mudah lapar.
Croissant

Croissant/Foto: Pexels.com/ Claudio Segovia F
Siapa yang doyan makan croissant saat sarapan? Pastry lezat satu ini memang menjadi primadona saat sarapan. Selain praktis, croissant juga menjadi kawan santap yang lezat dengan segelas kopi.
Tapi croissant malah bisa bikin Anda mudah lapar, Beauties. Makanan ini mempunyai skor rendah pada indeks kenyang, tolok ukur seberapa efektif suatu makanan dalam memuaskan rasa lapar. Kandungan nutrisinya minim, tapi kadar lemak dan tepung terigunya sangat tinggi. Akibatnya, asupan kalori bertambah tanpa membikin kita merasa kenyang.
Lebih lanjut menurut ahli nutrisi Trista Best kepada Eat This! Not That, croissant padat kalori dan sarat dengan bahan-bahan yang bakal menyebabkan peradangan, lonjakan glukosa, dan gangguan lainnya. Perut hanya bakal terasa terisi sementara, dan membikin Anda tergoda untuk makan berlebih setelahnya.
Sereal dengan Pemanis Buatan

Sereal dengan Pemanis Buatan/Foto: Magnific.com/freepik
Sereal dengan pemanis buatan juga termasuk salah satu makanan yang bikin Anda gampng lapar. Makanan dengan pemanis buatan dapat memengaruhi kadar gula darah dan justru membikin Anda merasa lebih lapar. Hal ini terjadi lantaran saat Anda merasakan sensasi manis tanpa asupan kalori, tubuh tetap mencari kalori tersebut.
Dilansir dari EatingWell, American Diabetes Association umumnya menyarankan untuk membatasi makanan yang tinggi gula tambahan lantaran makanan tersebut lebih berpotensi meningkatkan kadar gula darah dan biasanya tidak kaya nutrisi.
"Gula adalah karbohidrat sederhana, dan semua jenisnya (bahkan yang alami seperti madu) bakal terurai serta diserap lebih sigap dibandingkan karbohidrat kompleks (yang berasal dari pati)," ujar kata mahir gizi Val Warner, MS, RD, CSSD.
Sereal yang lebih tinggi kandungan protein dan seratnya serta lebih rendah gula tambahannya lebih baik untuk menjaga keseimbangan kadar gula darah dibandingkan sereal yang tinggi gula dan rendah serat. Menambahkan makanan kaya protein, seperti susu alias yoghurt, ke dalam sereal juga dapat mencegah lonjakan kadar gula darah dengan langkah memperlambat laju pencernaan karbohidrat.
Keripik Kentang, Biskuit Asin, dan Roti

Roti Putih/Foto: Magnific.com/jcomp
Keripik kentang, biskuit asin, hingga roti putih adalah makanan yang terbuat dari karbohidrat olahan. Ketika kita mengonsumsi karbohidrat olahan, kadar gula darah bakal melonjak drastis. Dilansir dari TIME, menurut ahli endokrinologi dan peneliti di Boston Children’s Hospital serta Harvard Medical School, reaksi tubuh terhadap perihal ini adalah melepaskan insulin dalam jumlah besar untuk menormalkan kembali kadar gula darah.
"Insulin mendorong gula darah tersebut, ialah daya yang diperoleh tubuh dari makanan, masuk ke dalam "penyimpanan", kata Dr. David Ludwig, seorang guru besar nutrisi di Harvard.
Karena daya tersebut sekarang telah tersimpan, rasa lapar bakal kembali muncul dengan intensitas yang jauh lebih kuat.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.