Jakarta -
Kehamilan memang jadi momen yang membahagiakan, tetapi tak sedikit Bunda yang merasa lebih mudah cemas, susah tidur, hingga overthinking menjelang persalinan. Perubahan hormon, kondisi tubuh yang berubah, serta pikiran tentang kesehatan janin sering membikin ibu mengandung lebih sensitif secara emosional.
Karena itu, banyak mahir mulai merekomendasikan praktik mindfulness selama kehamilan. Bahkan, dilansir dari mindbodygreen mengungkap bahwa mindfulness rupanya bisa membantu melindungi kehamilan, terutama saat ibu mengandung mengalami gangguan tidur.
Apa itu mindfulness?
Mindfulness adalah teknik melatih diri untuk konsentrasi penuh pada momen saat ini tanpa menghakimi emosi alias pikiran yang muncul. Dalam kehamilan, mindfulness membantu Bunda lebih sadar terhadap napas, kondisi tubuh, emosi, dan aktivitas si mini di dalam kandungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kehidupan sehari-hari, mindfulness berfaedah kita betul-betul menyadari apa yang sedang dirasakan, dipikirkan, dan dilakukan saat itu juga. Misalnya, saat bernapas, berjalan, makan, alias merasakan aktivitas bayi di dalam kandungan.
Pada ibu hamil, mindfulness membantu Bunda lebih peka terhadap:
- Kondisi tubuh,
- Perubahan emosi,
- Pola napas,
- Gerakan janin.
Teknik ini biasanya dilakukan melalui:
- Latihan pernapasan,
- Meditasi ringan,
- Relaksasi tubuh,
- Yoga kehamilan,
- atau sekadar duduk tenang sembari konsentrasi pada diri sendiri.
Mindfulness bukan berfaedah menghilangkan pikiran negatif sepenuhnya, tetapi membantu Bunda menerima emosi yang muncul tanpa panik alias menghakimi diri sendiri.
Menurut penelitian yang dibahas oleh Mindbodygreen, mindfulness pada ibu mengandung dapat membantu mengurangi stres dan membantu tubuh lebih tenang, terutama saat mengalami gangguan tidur selama kehamilan.
Mindfulness bisa bantu jaga kehamilan
Menurut penelitian yang dimuat dalam jurnal Sleep Health, para peneliti mempelajari 122 ibu mengandung pada trimester kedua dan ketiga. Mereka meneliti hubungan antara kualitas tidur, mindfulness, dan kadar peradangan dalam tubuh.
Hasilnya menunjukkan bahwa ibu mengandung yang mempunyai tingkat mindfulness lebih tinggi, khususnya keahlian acting with awareness alias sadar penuh terhadap momen saat ini, mempunyai kadar peradangan (IL-6) yang lebih rendah.
Menariknya lagi, gangguan tidur rupanya tidak terlalu berakibat pada peradangan tubuh pada ibu mengandung yang rutin menerapkan mindfulness. Peneliti menyebut mindfulness berpotensi menjadi langkah sederhana dan rendah akibat untuk membantu menjaga kesehatan ibu hamil.
Manfaat mindfulness untuk ibu hamil
Selain membantu mengurangi stres, mindfulness juga mempunyai beberapa faedah lain untuk Bunda, yaitu:
1. Membantu mengurangi kecemasan
Penelitian dalam jurnal BMC Pregnancy and Childbirth menemukan bahwa mindfulness berangkaian dengan suasana hati yang lebih baik selama kehamilan. Ibu mengandung dengan tingkat mindfulness tinggi condong mempunyai tingkat kekhawatiran dan stres yang lebih rendah.
2. Membantu tidur lebih nyenyak
Gangguan tidur adalah masalah umum saat hamil. Teknik pernapasan dan relaksasi mindfulness membantu tubuh menjadi lebih tenang sehingga kualitas tidur bisa lebih baik.
3. Membantu mengontrol emosi
Mindfulness membantu Bunda lebih mengenali emosi tanpa bereaksi berlebihan. Ini krusial lantaran perubahan hormon saat mengandung dapat membikin mood naik turun.
4. Membantu bonding dengan janin
Saat melakukan mindfulness, Bunda bisa lebih konsentrasi merasakan aktivitas bayi dan menikmati momen kehamilan dengan lebih sadar dan tenang.
5. Membantu mengurangi keluhan fisik
Sebuah penelitian dari PubMed menemukan bahwa mindfulness berangkaian dengan berkurangnya stres, depresi, kecemasan, dan rasa tidak nyaman bentuk selama kehamilan.
Cara praktis melakukan mindfulness saat hamil
Bunda tidak perlu meditasi lama alias rumit. Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dicoba:
1. Latihan napas dalam
Duduk santuy lampau tarik napas perlahan melalui hidung dan hembuskan perlahan lewat mulut. Fokus pada ritme napas selama 5–10 menit.
2. Fokus pada aktivitas bayi
Saat janin bergerak, coba duduk tenang dan rasakan setiap tendangannya tanpa memikirkan perihal lain.
3. Body scan relaxation
Fokuskan perhatian pada setiap bagian tubuh mulai dari kepala hingga kaki sembari melemaskan otot perlahan.
4. Jalan santuy dengan sadar penuh
Saat melangkah pagi, konsentrasi pada langkah kaki, udara yang dihirup, dan suasana sekitar.
5. Kurangi multitasking
Penelitian terbaru menyarankan ibu mengandung untuk lebih sering melakukan satu kegiatan dalam satu waktu agar pikiran lebih tenang dan tubuh tidak mudah lelah.
Tips kondusif melakukan mindfulness saat hamil
Agar lebih nyaman dan aman, Bunda bisa memperhatikan beberapa perihal berikut:
- Pilih posisi tubuh yang nyaman,
- Hindari menahan napas terlalu lama,
- Jangan memaksakan meditasi saat tubuh lelah,
- Hentikan latihan jika merasa pusing alias tidak nyaman.
- Bunda juga bisa memulai dari lama singkat, misalnya 5 menit setiap hari.
Demikian cara jalani kehamilan sehat dan santuy dengan teknik mindfulness. Jaga kesehatan dan jangan lupa bahagia, lantaran kebahagiaan Bunda juga dirasakan janin di kandungan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·