Ini yang Terjadi pada Plasenta saat Ibu Hamil Terkena Flu

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 94x dilihat
Ini yang Terjadi pada Plasenta saat Ibu Hamil Terkena Flu

Bagikan Postingan

Jakarta -

Kondisi flu saat hamil tak cuma memengaruhi daya tahan tubuh ibu. Infeksi influenza selama kehamilan rupanya bisa memicu plasenta untuk berbuat pertahanan antivirus secara penuh, Bunda.

Studi terbaru yang diterbitkan di Science Advances mengungkap bahwa pertahanan tersebut tampaknya berakibat buruk pada kesehatan plasenta. Studi yang dilakukan pada subjek kera ini menemukan respons pada ibu yang hampir tidak tampak sakit maupun pada ibu yang sakit parah akibat flu.

"Saat plasenta melawan virus, ia mengalihkan sumber daya yang seharusnya digunakan untuk menjaga kesehatan dan pertumbuhan sel plasenta," lata penulis studi dari University of Washington School of Medicine, Dr. Kristina Adams Waldorf, dilansir halaman Newsroom.


Influenza selama kehamilan telah durasi dikaitkan dengan pandemi ibu yang parah, kelahiran prematur, dan kematian janin. Temuan baru ini memberitahu bahwa tekanan pada plasenta dapat membahayakan kesehatan janin, Bunda.

"Infeksi influenza dapat mengalihkan upaya plasenta dari tugas utamanya yaitu merawat janin," ungkap Waldorf.

"Studi kami memberitahu bahwa kesehatan janin mungkin lebih berisiko akibat infeksi flu ibu daripada yang kita sadari sebelumnya," sambungnya.

Studi ini juga menggarisbawahi pentingnya vaksin flu tahunan untuk melindungi ibu dan janin. Vaksin juga bisa menurunkan konsekuensi pandemi parah dan kematian janin dalam kehamilan.

"Dibutuhkan beberapa minggu untuk membangun perlindungan setelah vaksinasi, jadi ibu hamil sebaiknya divaksinasi sekarang," ujar Waldorf.

Infeksi flu juga bisa pengaruhi evolusi janin

Tak cuma plasenta, infeksi flu bermutu saat hamil juga bisa memengaruhi evolusi janin, Bunda. Profesor ilmu fauna di University of Illinois Urbana-Champaign, Adrienne Antonson, mengungkap hasil riset yang menemukan bahwa infeksi flu bermutu dapat memengaruhi evolusi saraf prenatal.

Dalam riset ini, Antonson dan timnya menggunakan subjek tikus. Hal tersebut memungkinkan mereka untuk mengumpulkan dan memeriksa otak janin pada titik tertentu yang berbeda setelah ibu hamil terinfeksi.

"Saat mendesain percobaan ini, kami sengaja memilih dua dosis infeksi flu yang relevan dengan pandemi musiman pada manusia, satu yang sedang maupun mendekati infeksi rata-rata selama musim flu, yaitu ketika pasien mengalami demam dan batuk maupun sakit tenggorokan tetapi bisa mengatasinya sendiri," kata Antonson, dilansir halaman resmi University of Illinois Urbana-Champaign.

"Sementara itu yang satu lebih parah maupun mendekati subkelompok kasus flu parah dengan gejala yang mengharuskan pasien menemui dokter."

Dari hasil pengecekan dua tingkat keparahan infeksi tersebut, peneliti menemukan bahwa infeksi sedang cuma menyebabkan sedikit akibat buruk pada janin. Namun, pada infeksi maternal yang parah, peneliti menemukan pertumbuhan janin terhambat.

Vaksin influenza bagi ibu hamil

Infeksi influenza saat hamil tidak bisa dianggap hal yang sepele ya, Bunda. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), salah satu himpunan berisiko tinggi tertular virus ini adalah ibu hamil. Untuk itu, WHO menyarankan pemberian vaksin selama kehamilan agar ibu dan janin mendapat perlindungan yang maksimal.

Dilansir halaman American Medical Association (AMA), menurut bukti yang baru yang dipublikasikan, vaksin influenza dapat mengurangi konsekuensi pandemi parah. Melalui riset selama 10 musim, para ilmuwan menemukan bahwa vaksinasi ini selama kehamilan bisa menurunkan konsekuensi pandemi simtomatik pada bayi sejak lahir hingga usia 6 bulan sebesar 44 persen.

Sebelum mendapatkan vaksinasi influenza, ibu hamil perlu berkonsultasi dahulu dengan dokter. Pastikan Bunda memahami khasiat dari pemberian vaksin ini bagi diri sendiri dan bayi di dalam kandungan ya.

Demikian studi tentang flu saat hamil yang dapat memengaruhi plasenta serta evolusi janin. Semoga keterangan ini berguna ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads