Investor Bitcoin Jangka Panjang Punya Peluang Untung Hampir 100 Persen

Mar 08, 2026 12:04 PM - 1 bulan yang lalu 18314

Kincai Media – Bitcoin (BTC) sering mendapat reputasi negatif di kalangan sebagian penanammodal lantaran penurunan nilai tajam yang bisa mencapai puluhan persen, terutama bagi mereka yang membeli di puncak harga.

Namun, informasi historis menunjukkan bahwa hasil investasi dapat berubah secara signifikan jika Bitcoin dipegang dalam jangka waktu yang lebih lama.

Sejak 2017, penanammodal yang membeli Bitcoin mendekati puncak pasar biasanya mengalami kerugian sekitar 40 persen hingga 50 persen dalam dua tahun pertama. Meski begitu, banyak dari posisi tersebut akhirnya berubah menjadi untung ketika dipertahankan lebih dari tiga tahun.

Sebaliknya, penanammodal yang membeli Bitcoin di dekat titik terendah pasar bearish sering memperoleh untung yang jauh lebih besar, apalagi mencapai ratusan persen dalam dua hingga tiga tahun.

Waktu Masuk Pasar Sangat Menentukan

Data siklus Bitcoin menunjukkan bahwa waktu pasar mempunyai pengaruh besar terhadap hasil investasi. Misalnya, penanammodal yang membeli Bitcoin di puncak pasar tahun 2017 mengalami kerugian sekitar 48,6 persen setelah dua tahun, ketika pasar mengalami penurunan pada 2018.

Namun, jika posisi tersebut dipertahankan selama tiga tahun, investasi yang sama berubah menjadi untung sekitar 108,7 persen.

Investor yang membeli Bitcoin di puncak pasar 2021 mencatat kerugian sekitar 43,5 persen setelah dua tahun. Namun setelah memasuki tahun ketiga, posisi tersebut berubah menjadi untung sekitar 14,5 persen.

Keuntungan Besar Bagi Pembeli di Dasar Pasar

Hasil yang jauh lebih besar terlihat pada penanammodal yang membeli Bitcoin saat pasar berada di titik terendah.

Sebagai contoh, pembelian di sekitar bottom tahun 2019 menghasilkan untung sekitar:

  • 871 persen setelah dua tahun
  • 1.028 persen setelah tiga tahun

Sementara itu, pembelian di sekitar titik terendah siklus 2022 juga menunjukkan performa kuat, dengan sekitar 465 persen untung setelah dua tahun, serta 429 persen setelah tiga tahun.

Data tersebut menunjukkan pola yang cukup konsisten. Investor yang membeli dekat puncak pasar sering mengalami kerugian dalam dua tahun pertama, tetapi banyak posisi menjadi menguntungkan jika dipegang lebih lama.

Di sisi lain, pembelian di dekat bear market bottom condong menghasilkan pertumbuhan nilai paling besar.

Baca Juga: Justin Sun Menang? Gugatan SEC Resmi Dihentikan Setelah Kesepakatan US$ 10 Juta

Zona Harga Realized Price Jadi Indikator Bottom

Selain informasi siklus, metrik on-chain Bitcoin juga membantu mengidentifikasi area nilai yang sering menjadi area akumulasi kuat. Salah satu parameter krusial adalah realized price, ialah nilai rata-rata akuisisi Bitcoin berasas pergerakan terakhir koin di blockchain.

Salah satu parameter krusial adalah realized price, ialah nilai rata-rata akuisisi Bitcoin berasas pergerakan terakhir koin di blockchain.

Ketika pasar mengalami penurunan besar, nilai Bitcoin sering bergerak mendekati shifted realized price. Sejak 2015, area ini beberapa kali bertepatan dengan titik terendah siklus Bitcoin.

Untuk saat ini, realized price Bitcoin berada di sekitar US$ 55.000, dan shifted realized price berada di sekitar US$ 42.000.

Dalam banyak kasus sebelumnya, ketika nilai Bitcoin memasuki area ini, pasar kemudian memulai reli besar yang berjalan selama beberapa tahun.

Riset Institusi Dukung Strategi Jangka Panjang

Penelitian dari perusahaan investasi mata duit digital Bitwise juga menyoroti pentingnya strategi jangka panjang.

Chief Information Officer Bitwise, Matt Hougan, mengutip studi yang menunjukkan bahwa menambahkan Bitcoin ke portofolio tradisional 60/40 (saham dan obligasi) dapat meningkatkan hasil investasi dan rasio akibat dalam setiap periode tiga tahun yang dianalisis.

Menurut informasi tersebut:

  • Tingkat keberhasilan investasi Bitcoin mencapai 93 persen dalam periode dua tahun
  • Alokasi sekitar 5 persen Bitcoin dalam portofolio memberikan keseimbangan terbaik

Analisis lain dari Bitwise yang mencakup informasi Juli 2010 hingga Februari 2026 juga menunjukkan bahwa akibat kerugian menurun drastis seiring waktu.

  • Risiko rugi hanya 0,7 persen jika Bitcoin dipegang selama tiga tahun
  • Turun menjadi 0,2 persen dalam lima tahun
  • Hampir 0 persen dalam periode sepuluh tahun

Sebaliknya, penanammodal dengan horizon lebih pendek menghadapi ketidakpastian yang jauh lebih besar.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya