Jangan Pakai Celana Pendek dan Dress saat Naik Pesawat Menurut Pramugari, Ternyata

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 2 menit 514x dilihat
Jangan Pakai Celana Pendek dan Dress saat Naik Pesawat Menurut Pramugari, Ternyata

Bagikan Postingan

Ketika berjalan menggunakan pesawat, busana menjadi salah satu perihal yang dipertimbangkan. Umumnya orang bakal memilih busana yang nyaman dan melindungi diri ketika melakukan perjalanan. Namun, jenis busana juga krusial diperhatikan lantaran celana pendek menjadi jenis busana yang sebaiknya dihindari saat naik pesawat menurut pramugari.

Informasi mengenai rekomendasi untuk tidak menggunakan celana pendek saat naik pesawat dibagikan oleh Charity Nelms yang telah bekerja sebagai pramugari selama 11 tahun. Ia membagikan tips ini dalam postingan video TikTok.

Menurut Nelms, jenis busana yang membikin kaki seseorang terbuka seperti dress, rok, dan celana pendek sebaiknya dihindari saat naik pesawat. Hal ini disarankan atas pertimbangan kebersihan bangku penumpang yang berisiko kotor meskipun telah dilakukan disinfektan.


"Tidak ada kulitmu yang semestinya menyentuh bangku itu. Saya tidak peduli jika Anda berasosiasi dan mendisinfeksinya. Tidak, tidak, tidak. Pakai celana penuh. Percayalah, saya sudah memandang hal-hal jahat," ungkap Nelms dalam video yang dia bagikan.

Alih-alih menggunakan celana pendek, dress, rok pendek, alias jenis busana lain yang membikin kulit bergesekan dengan kursi, Nelms lebih menyarankan penumpang untuk mengenakan jenis busana yang lebih tertutup, misalnya celana panjang.

Dikutip dari laman Express, saran tentang tidak menggunakan celana pendek saat naik pesawat juga disampaikan oleh  Cher Killoguh, pramugari asal Texas, Amerika Serikat. Ia menganjurkan penumpang pesawat untuk tidak menggunakan celana pendek.

"Berapa kali popok kotor diganti di bangku sungguh menakjubkan. Belum lagi orang-orang muntah, orang-orang juga kotor dan tetap duduk di kursi,” ujar Killoguh.

Alasan yang dia sampaikan pun tidak jauh berbeda dari Nelms, ialah soal kehigienisan bangku pesawat. Killoguh menjelaskan bahwa penumpang sebenarnya tidak pernah betul-betul tahu jenis kotoran apa saja yang mungkin tetap menempel di permukaan bangku tersebut. 

Killoguh juga menyampaikan bahwa menggunakan celana pendek ketika naik pesawat berisiko terpapar penyakit kulit seperti kurap alias jangkitan staph. Infeksi staph adalah jangkitan yang disebabkan oleh kuman Staphylococcus. Ini dapat menyerang kulit, organ dalam, alias aliran darah, serta berpotensi menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani.

Meski pesawat rutin dibersihkan di sela-sela agenda penerbangan, akibat adanya kotoran yang tertinggal tetap saja bisa terjadi, sehingga memilih busana yang lebih tertutup dinilai jadi langkah pencegahan yang lebih kondusif bagi penumpang.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads