Journaling alias menulis jurnal sebenarnya bisa dilakukan kapan saja. Tapi jika Anda mau menjadikan kegiatan ini sebagai rutinitas harian, psikolog merekomendasikan waktu tertentu ini, Beauties.
Menulis jurnal adalah sebuah kegiatan imajinatif yang tidak terikat dalam aturan. Kamu bebas menentukan apa yang mau ditulis, gimana jenisnya, hingga kapan menulis jurnal. Tidak ada tuntutan alias ekspektasi tertentu, yang krusial Anda menikmatinya dan membuatmu nyaman ketika menuangkan isi pikiran dan perasaanmu.
Journaling menyediakan ruang bagi kita untuk berkembang, baik ketika Anda melakukannya di pagi alias malam hari alias waktu lainnya. Namun, menurut psikolog Dr. Kathryn Smerling, sebenarnya ada waktu terbaik untuk menulis jurnal. Dirangkum dari Parade, yuk, simak jawabannya berikut ini.
Kapan Waktu Terbaik untuk Menulis Jurnal?

Kapan Waktu Terbaik untuk Menulis Jurnal?/Foto: Pexels.com
Dr. Smerling menyarankan untuk mulai menulis jurnal segera setelah bangun tidur di pagi hari, tepat ketika pikiran tetap segar.
"Saat itulah kondisi Anda paling waspada dan sigap, setelah tidur semalaman," ujarnya.
Di pagi hari, pikiran kita belum dipenuhi oleh beragam gangguan yang muncul akibat rutinitas sehari-hari yang menyibukkan. Hal ini menjadikannya waktu yang tepat untuk menulis jurnal. Nah, metode yang direkomendasikan untuk menulis jurnal di pagi hari adalah menggunakan “stream of consciousness”, ialah menuangkan isi pikiran secara mengalir apa adanya sebelum adanya gangguan.
"Anda belum terjebak dalam pikiran yang berputar-putar (ruminasi). Anda belum disibukkan dengan memproses beragam info yang kita terima setiap harinya,” tambahnya.
Menulis Jurnal di Pagi Hari
Alasan orang menulis jurnal bisa berbeda-beda. Ada yang mau menuangkan isi pikiran alias brain dumping, ada pula yang menuliskan to-do-list alias perihal yang mau dilakukan dalam sehari.
Namun, secara umum, mereka yang doyan journaling di pagi hari biasanya melakukannya lantaran dua argumen utama, ialah brain dumping dan menetapkan tujuan.
Brain Dumping
Menulis jurnal segera setelah bangun tidur adalah langkah yang efektif untuk menjernihkan pikiran sebelum memulai hari, Beauties. Caranya adalah dengan mengeluarkan segala isi pikiran agar tidak terus mengendap dan menghalang kegiatan kita, alias dikenal dengan istilah “ziplocking”.
"Istilah ziplocking berfaedah Anda bisa langsung bangun dan menuliskan apa pun yang terlintas di pikiran, mengalir begitu saja, ke dalam jurnal. Lalu, ziplocking juga berfaedah menutup jurnal tersebut dan menyimpannya hingga keesokan paginya," ungkapnya.
Dilansir dari Very Well Mind, brain dumping bisa membantu meredakan stres, membantu menjernihkan pikiran dan mengurangi perenungan yang berlarut-larut.
Menetapkan Tujuan
Jika Anda lebih suka menggunakan jurnal untuk menentukan prioritas alias membikin rencana, pagi hari adalah waktu yang tepat. Menurut Dr. Smerling, menulis jurnal sangat membantu untuk membikin kita lebih fokus.
Selain itu, menuliskan tujuan alias perihal yang mau kita lakukan terasa lebih nyata untuk bisa dilaksanakan, sehingga kesempatan kita untuk betul-betul melakukannya menjadi lebih besar.
“Menulis jurnal adalah langkah yang sangat baik untuk menghentikan pikiran yang terus berputar-putar dan memutus siklus pemikiran yang itu-itu saja secara terus-menerus. Saat Anda menuliskannya [hal yang mau dilakukan], hal-hal tersebut menjadi nyata,” tambahnya.
Menulis Jurnal di Pagi vs Malam Hari

Menulis Jurnal di Pagi vs Malam Hari/Foto: Pexels.com
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, tidak ada patokan tertentu ketika journaling. Kamu bisa melakukannya kapan saja.
Tapi jika Anda mau menjadikan kegiatan menulis jurnal sebagai rutinitas, Dr. Smerling menyarankan agar kita tidak perlu terlalu memusingkan waktu pelaksanaannya. Jika Anda adalah jenis orang yang lebih produktif di pagi hari, cobalah menulis jurnal pada pagi hari. Jika Anda lebih aktif di malam hari, Anda bisa mencoba menulis malam hari sebelum tidur.
Kamu bisa mencoba dan terus bereksperimen dengan waktu maupun langkah menulis jurnal untuk menemukan metode yang paling cocok bagimu.
"Saat Anda mulai mengekspresikan diri dan kemudian membaca kembali catatan jurnal hari-hari sebelumnya, Anda bakal memandang mana yang terasa lebih memuaskan untuk dibaca," ujarnya.
Terlepas dari aspek penelitian tersebut, menulis jurnal di pagi hari adalah pilihan terbaik jika tujuanmu adalah memulai hari dengan pikiran jernih.
"Menulis jurnal di pagi hari berfaedah jika Anda mau menjadi lebih spontan," katanya. Catatan jurnal di pagi hari condong lebih tak terduga dan bebas, tanpa terbebani oleh beragam perihal yang terjadi sepanjang hari.
Kegiatan ini juga sangat baik bagi Anda yang mau menetapkan niat untuk hari yang bakal dijalani.
"Di pagi hari, kadar kortisol dan kejernihan mental Anda secara alami lebih tinggi, sehingga menulis jurnal dapat membantu menetapkan niat tersebut," tambahnya.
Menulis jurnal di malam hari adalah pilihan terbaik bagi mereka yang mau merenungkan kembali hari yang baru saja dilalui.
"Hal ini memberikan gambaran menyeluruh tentang hari Anda dan beragam peristiwa yang terjadi," ungkapnya.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)