Kebiasaan Baik yang Membahayakan Imun Tubuh

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 4 menit 510x dilihat
Kebiasaan Baik yang Membahayakan Imun Tubuh

Bagikan Postingan

Kita tentu mau punya tubuh yang sehat dan daya tahan yang kuat. Karena itu, wajar jika Anda giat olahraga, menjaga kebersihan, apalagi mengonsumsi suplemen.

Namun, Beauties, rupanya beberapa kebiasaan yang terlihat baik juga bisa menjadi masalah ketika dilakukan secara berlebihan. Nah, inilah lima kebiasaan baik yang membahayakan imun tubuh yang perlu Anda perhatikan dilansir dari Eating Well!

Terlalu Banyak Mengonsumsi Zinc/Fot

Terlalu Banyak Mengkonsumsi Zinc/Foto: Magnific

Zinc cukup terkenal sebagai suplemen, terutama ketika tubuh sedang terasa kurang fit. Popularitasnya juga meningkat setelah sejumlah informasi menunjukkan potensinya terhadap kondisi jangkitan COVID-19.

Namun, bukan berfaedah semakin banyak zinc bakal semakin baik. Lisa Andrews, M.Ed., RD, LD, seorang mahir diet terdaftar di Cincinnati, menjelaskan bahwa konsumsi zinc berlebihan dapat mengganggu penyerapan unsur besi dan tembaga.

Padahal, tembaga berkedudukan krusial dalam perkembangan serta kegunaan sel imun. Jadi, sebelum mengonsumsi suplemen dalam jumlah besar, pastikan Anda betul-betul memperhatikan kebutuhan tubuh.

Menjalani Pola Makan Terlalu Rendah Lemak

Menjalani Pola Makan Terlalu Rendah Lemak/Foto: Magnific

Kamu mungkin pernah mengira bahwa semakin sedikit lemak dalam makanan, semakin sehat pula tubuh. Faktanya, tubuh tetap memerlukan jenis lemak tertentu untuk menjalankan beragam kegunaan penting.

Michelle Rauch, M.Sc., RDN, mahir diet dan nutrisi terdaftar untuk The Actors Fund, menjelaskan bahwa lemak sehat krusial bagi kegunaan imun. Contohnya termasuk lemak tak jenuh dari minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, ikan berlemak, chia seed, dan kenari.

Asam lemak omega-3 dan omega-6 juga berkedudukan dalam produksi eikosanoid. Molekul tersebut membantu tubuh mengatur respons imun ketika menghadapi kondisi seperti cedera alias infeksi.

Terlalu Berlebihan Menjaga Kebersihan

Terlalu Menjaga Kebersihan/Foto: Magnific

Menjaga kebersihan jelas merupakan kebiasaan baik untuk membantu mencegah penyakit. Namun, terlalu sering mensterilkan lingkungan dan tubuh dapat membatasi paparan terhadap beragam mikroorganisme.

Hal tersebut berangkaian dengan konsep asumsi kebersihan, yang menyebut bahwa kurangnya paparan terhadap mikroorganisme tertentu sejak awal dapat berangkaian dengan meningkatnya kerentanan terhadap alergi dan gangguan autoimun.

Meski begitu, bukan berfaedah Anda boleh melewatkan kebiasaan dasar seperti mencuci tangan. Kebersihan tangan tetap menjadi bagian krusial dalam pengendalian infeksi, sedangkan penggunaan sabun antibakteri secara berlebihan dalam jangka panjang tetap menjadi perihal yang diperdebatkan sebagian ahli.

Olahraga Secara Berlebihan

Olahraga Berlebihan/Foto: Magnific

Olahraga memang bagus untuk menjaga kebugaran, tetapi latihan berlebihan tanpa waktu pemulihan dapat memberikan pengaruh berbeda. Latihan intens alias terlalu lama dapat meningkatkan hormon stres seperti kortisol.

Kadar kortisol yang meningkat dapat menghalang kegunaan sel imun sehingga tubuh lebih rentan terhadap infeksi. Selain itu, latihan berlebihan juga dapat menyebabkan kelelahan dan memengaruhi keseimbangan kuman baik dalam usus.

Jadi, jika Anda sedang giat olahraga, jangan merasa bersalah ketika mengambil hari istirahat. Pemulihan justru menjadi bagian krusial agar latihan tetap mendukung imun tubuh.

Hanya Mengandalkan Suplemen untuk Nutrisi

Hanya Mengandalkan Suplemen untuk Nutrisi/Foto: Magnific

Suplemen memang dapat menyediakan vitamin dan mineral tertentu. Namun, mengandalkannya sepenuhnya dapat membikin Anda kehilangan beragam senyawa berfaedah yang secara alami terdapat dalam makanan.

Makanan utuh mengandung flavonoid, polifenol, dan antioksidan yang turut mendukung kegunaan imun. Selain itu, beragam nutrisi di dalam makanan dapat bekerja secara sinergis sehingga tubuh lebih optimal dalam menyerap dan menggunakannya.

Contohnya, Anda mungkin mengandalkan suplemen vitamin C sembari jarang makan jeruk. Padahal, buah seperti jeruk juga mengandung hesperidin, ialah flavonoid yang mempunyai faedah antioksidan dan dapat membantu mengurangi peradangan.

Jadi, Beauties, tetaplah giat menjaga kesehatan, tetapi jangan lupa mendengarkan kebutuhan tubuh. Pola makan seimbang, olahraga dengan pemulihan cukup, kebersihan yang wajar, serta penggunaan suplemen secara bijak bisa menjadi kombinasi yang lebih masuk akal. Semoga bermanfaat, ya, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads