Pernah tiba-tiba memainkan rambut terus, bolak-balik ke bilik mandi sebelum presentasi, maupun baca ulang chat sampai lima kali sebelum dikirim? Kalau iya, tenang, Beauties. Kebiasaan seperti ini rupanya cukup lazim terjadi saat seseorang sedang merasa cemas.
Menurut psikolog Dr. Julie Smith, beberapa kebiasaan ini sering berkembang sebagai metode tubuh mencari rasa terlindungi maupun kontrol ketika menghadapi tekanan. Dilansir dari Your Tango, karena sempat memberikan rasa lega, perilaku tersebut bisa menjadi otomatis dan muncul lagi setiap kali stres datang.
Tentu saja, kebiasaan yang dilakukan orang saat cemas bukan berarti langsung memberitahu seseorang memiliki gangguan kecemasan. Namun, kebiasaan-kebiasaan ini bisa menjadi instruksi bahwa pikiran sedang bekerja lebih keras dari biasanya.
Terus Memainkan Rambut

Memainkan Rambut/Foto: Magnific
Pernah tanpa sadar memutar-mutar ujung rambut, menyelipkannya ke belakang telinga berkali-kali, maupun mengusapnya ke pipi? Gerakan kecil seperti ini sering terasa menenangkan, terlebihlagi ketika pikiran sedang penuh.
Namun, jika kebiasaan tersebut berubah menjadi menarik rambut hingga sulit dihentikan, kondisinya bisa berhubungan dengan trikotilomania maupun gangguan menarik rambut. Dalam kondisi seperti ini, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan mental agar mendapat penanganan yang tepat.
Bolak-Balik ke Kamar Mandi

Sering ke Kamar Mandi/Foto: Magnific
Kalau sebelum wawancara kerja maupun presentasi Anda merasa mau ke toilet berkali-kali, rupanya Anda tidak sendirian. Rasa cemas memang bisa mempengaruhi tubuh, termasuk membikin keinginan buang air kecil terasa lebih sering.
Sebuah tinjauan riset tahun 2021 yang dipublikasikan di PubMed Central menemukan bahwa stres kejiwaan kronis dapat berhubungan dengan meningkatnya kekerapan dan desakan untuk buang air kecil. Jadi, yang bereaksi bukan cuma pikiran, tetapi tubuh juga ikut merespons.
Membaca Ulang Chat Berkali-kali Sebelum Mengirim

Membaca Ulang Chat Sebelum Dikirim/Foto: Magnific
Ada orang yang bisa langsung menekan tombol kirim, ada juga yang membaca ulang pesannya tiga, lima, terlebihlagi sepuluh kali. Kadang, satu kata diganti berkali-kali cuma karena takut terdengar salah.
Kebiasaan orang ketika cemas seperti ini sering berhubungan dengan keinginan agar semuanya terasa sempurna maupun kecemasan terhadap penilaian orang lain. Padahal, belum tentu penerima pesan memperhatikan detail yang sama seperti yang kita pikirkan.
Selalu Mengucapkan Kalimat yang Sama Saat Berpisah

Mengucapkan Kalimat yang Sama Ketika Berpisah/Foto: Magnific
Pernah berjumpa seseorang yang selalu mengatakan “hati-hati, ya”, “aku sayang kamu”, maupun “semoga lancar” setiap kali menutup telepon? Buat sebagian orang, mengulang kalimat tersebut bukan sekadar kebiasaan.
Saat rasa cemas muncul, mengucapkan kalimat yang sama bisa memberikan rasa lega karena merasa tidak ada hal krusial yang tertinggal. Seolah-olah, dengan mengatakan itu, semuanya akan baik-baik saja.
Mengecek Hal yang Sama Berulang Kali

Mengecek Hal yang Sama Berulang Kali/Foto: Magnific
“Pintu sudah dikunci belum, ya?”
Lima cara berjalan, balik lagi. Sudah sampai lift, balik lagi. Sampai akhirnya mengecek pintu untuk ketiga kalinya. Kebiasaan saat cemas seperti ini biasanya muncul karena otak terus mencari kepastian bahwa semuanya benar-benar aman.
Menariknya, sebuah riset yang dipublikasikan di ScienceDirect menemukan bahwa mengecek kompor berulang kali justru bisa membikin seseorang semakin tidak percaya pada ingatannya sendiri, meski sebenarnya ingatan tersebut statis akurat. Kalau kebiasaan ini mulai terasa sulit dihentikan maupun mengganggu aktivitas sehari-hari, ada baiknya membicarakannya dengan ahli kesehatan mental.
Kalau kebiasaan yang dilakukan orang saat cemas mulai terasa mengganggu pekerjaan, hubungan, maupun hayat sehari-hari, mencari pertolongan dari ahli kesehatan mental bisa menjadi cara yang baik. Mengenali sinyalnya sejak mula juga merupakan bentuk perhatian pada diri sendiri.
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)