Kenali Tanda Orang yang Belum Dewasa Secara Emosional Lewat Sikap Sehari-hari

Jul 29, 2026 12:00 PM - 2 minggu yang lalu 1011

Jakarta -

Tidak semua orang mempunyai keahlian mengelola emosi dengan baik, Bunda. Seseorang yang belum dewasa secara emosional biasanya lebih mudah bereaksi, impulsif, susah mengendalikan perasaan, dan kurang bijak saat menghadapi masalah.

Sikap tersebut dapat memengaruhi hubungan dengan orang lain hingga menghalang perkembangan dalam karier.

Lantas, apa saja tanda-tanda orang yang belum dewasa secara emosional yang bisa Bunda kenali? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.


Tanda orang yang belum dewasa secara emosional

Dilansir Verywell health, tidak dewasa secara emosional biasanya memengaruhi perilaku, langkah berpikir, dan keahlian berkomunikasi.

Untuk membantu mengenali mereka, berikut beberapa tanda dalam bersikap sehari-harinya:

1. Sering membatalkan rencana mendadak

Ketika membikin rencana dengan seseorang, tentu krusial untuk menepati janji. Namun, orang yang terus-menerus membatalkannya secara mendadak mungkin susah mendapat toleransi lantaran membikin orang lain merasa buang-buang waktu.

Membatalkan rencana lantaran perihal mendesak mungkin wajar, tetapi tidak jika perihal itu terjadi secara berulang kali.

Kemungkinan orang seperti ini belum bisa mengelola waktu dengan baik. Mereka membatalkan rencana tanpa berpikir, dan tidak selalu menyadari dampaknya terhadap orang lain, Bunda.

2. Kurang empati

Orang yang belum matang secara emosional juga menunjukkan ketidakmampuan untuk memahami, alias kurang empati terhadap emosi orang lain.

Mereka mungkin merasa bahwa orang lain terlalu sensitif, menyalahkan korban, bersikap kritis terhadap orang lain, hingga tidak sabar alias mudah frustrasi.

3. Kurangnya keahlian komunikasi

Orang yang belum dewasa secara emosional juga susah berkomunikasi dengan baik, terutama saat mereka disalahkan, terancam, alias terpojok.

Dalam situasi seperti ini, mereka mungkin bakal menyangkal yang telah dilakukan, mendusta untuk menghindari percakapan yang tidak nyaman, alias melontarkan hinaan dan kata-kata yang menyakitkan saat terjadi konflik.

4. Menghindari tanggung jawab

Mereka condong menyalahkan orang lain ketika terjadi kesalahan alias menyangkal perannya dalam sebuah konflik.

Sebagai contoh, selama konflik, orang yang belum dewasa secara emosional kemungkinan bakal bersikap melindungi alias menghindari obrolan tentang bentrok tersebut.

5. Sulit membangun hubungan

Jika menjalin hubungan dengan orang dewasa secara emosional, mungkin Bunda telah memandang sebagian alias seluruh perilaku yang dibahas di sini. Hubungan seperti ini condong bakal susah bertahan.

Mereka mungkin mempunyai perilaku sembrono, seperti berselingkuh, mengintimidasi pasangan, hingga menyalahkan orang lain.

6. Egois

Bersikap egois berfaedah hanya berfokus pada keinginan, kebutuhan, dan kepentingan sendiri. Mereka yang belum dewasa secara emosional sering kali mendambakan pusat perhatian.

Mereka memandang dirinya sebagai sosok yang terpisah dari orang lain, merasa berhak, dan menunjukkan rasa krusial diri yang berlebihan.

7. Sulit mengatur emosi

Orang yang berperilaku tidak dewasa secara emosional juga biasanya menyerang orang lain alias menggunakan sistem pertahanan yang berbahaya, Bunda.

Sebagai contoh, mereka mungkin bakal merasa frustrasi alias menjadi agresif, meninggikan bunyi alias pergi tiba-tiba, ketika berada dalam suatu masalah alias mungkin sesuatu tidak melangkah sesuai dengan yang diinginkan.

Nah, itulah beberapa tanda orang yang belum dewasa secara emosional yang dapat Bunda kenali. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/pri)

Selengkapnya