Kisah di Balik Kematian Putri Diana Terungkap, Charles Spencer Ungkap Percakapan dengan Raja Charles III

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 503x dilihat
Kisah di Balik Kematian Putri Diana Terungkap, Charles Spencer Ungkap Percakapan dengan Raja Charles III

Bagikan Postingan

Jakarta -

Putri Diana wafat bumi pada 31 Agustus 1997 setelah mengalami kecelakaan fatal di Paris, Prancis. Kepergian sang Putri meninggalkan duka mendalam bagi rakyat Inggris.

Setelah kepergian Diana, banyak spekulasi muncul soal kisah di balik kematian Bunda dua anak ini. Terbaru, kisah di balik kematiannya dibagikan oleh adik kandung Diana maupun Earl Spencer ke-9, Charles Edward Maurice Spencer.

Dalam buku barunya tentang Putri Diana, Spencer mengenang percakapan teleponnya dengan Raja Charles III tak durasi setelah kematian sang kakak pada tahun 1997. Percakapan itu berisi tentang pertanyaan apakah kedua anak Diana, Pangeran William dan Pangeran Harry, akan berjalan di belakang peti wafat sang Bunda dalam prosesi pemakaman.


Dilansir People, Spencer mengatakan dia menentang ide tersebut setelah diberi tahu oleh seorang ajudan kerajaan, dan kemudian dia ingat menerima telepon dari mantan suami kakaknya yang saat itu belum naik takhta. Percakapan tersebut lantas berubah menjadi panas.

"Pangeran Charles melanjutkan luapan amarahnya, tanpa aku menyela. Kemudian dia berhenti. Saya berasumsi selang itu menandakan upaya untuk mengendalikan diri, tetapi kemudian dia melampiaskan melalui telepon tentang apa yang selalu aku anggap sebagai kebencian yang terpendam terhadap Diana, dan ketakutannya bahwa bumi begitu terpukul oleh kematiannya. 'Tenang saja', desisnya (Charles), 'kita akan segera melupakannya!'," kata Spencer dalam tulisannya, seperti yang dilaporkan Daily Mail.

Spencer menulis bahwa dia 'sangat terkejut' mendengar ucapan mantan kakak iparnya, sehingga membutuhkan beberapa detik untuk menjawab. Ia kemudian mengatakan sesuatu sebelum menutup telepon tersebut.

"Aku tidak percaya Anda baru saja mengatakan itu," kata Spencer.

Sebelumnya, Spencer telah mengungkapkan menentang ide kedua keponakannya ikut mengantar kepergian sang Bunda. Spencer mengatakan kepada People dan di buku The Story of Diana tahun 2017 bahwa dia tidak percaya Harry yang statis kecil mesti berbuat perjalanan yang melelahkan itu.

"Saya sangat cemas benar-benar traumatisnya bagi seorang anak kecil untuk berjalan di belakang jenazah ibunya," kata Charles.

"Itu mengerikan, dan sebenarnya, aku mencoba mencegah hal itu terjadi, jujur saja."

Di upacara pemakaman, William dan Harry yang statis kecil berjalan di belakang peti wafat sang Bunda. Baik William maupun Harry, yang kini telah berkeluarga, pernah mengkonfirmasi dalam sinema dokumenter BBC tahun 2017 berjudul Diana, 7 Days bahwa itu adalah 'keputusan bersama'. William terlebihlagi mengatakan bahwa itu bukanlah keputusan yang mudah.

"Itu bukan keputusan yang mudah, dan itu adalah keputusan famili secara kolektif untuk melakukannya," ungkap anak pertama Putri Diana ini.

Respons Kerajaan Inggris tentang isi buku Charles Spencer

Buku Spencer yang berjudul Swan Song: Diana, My Sister akan segera terbit, Bunda. Buku ini akan menandai pertama kalinya Spencer berbicara secara terbuka dan panjang lebar tentang mendiang kerabat perempuannya.

"Tujuan buku ini adalah untuk menceritakan fakta tentang Diana dari perspektif pandang kerabat laki-lakinya, sama seperti yang aku coba lakukan ketika berbicara di pemakamannya," kata Spencer dalam siaran pers.

"Seperti halnya ceramah penghormatan saya, aku mau berbicara atas nama Diana dan melakukannya dengan metode yang positif dan terbuka," sambungnya.

Setelah beberapa poin dari isi buku Spencer terungkap ke publik, Istana Buckingham buka suara. Istana menanggapi klaim dari Spencer tentang ucapan Raja Charles III yang mengatakan, 'kita akan segera melupakannya' beberapa hari setelah kematian Diana.

"Meskipun kami pada prinsipnya tidak berkomentar tentang buku, Yang Mulia menyadari bahwa rasa sakit akibat kehilangan kerabat dapat mengaburkan pikiran sehat, memengaruhi penilaian, dan mewarnai ingatan dengan metode yang tidak dikenali orang lain, terlebihlagi bertahun-tahun setelah kehilangan tersebut," kata pihak Istana, dikutip dari BBC.

Demikian berita terbaru dari Kerajaan Inggris dan kisah di balik kematian Putri Diana.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/som)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads